Mencintai Seorang Mafia Kejam

Mencintai Seorang Mafia Kejam
Menghindar


__ADS_3

Tasya dan Desi berjalan beriringan, mereka hanya diam tidak mengeluarkan sepatah katapun dari perjalanan hingga sampai di kampus. Mereka pun sampai di kelas dan langsung duduk di kursi mereka.


"Des kamu udah buat tugas dari dosen?" tanya Tasya memecah keheningan antara mereka.


"Udah kok" jawab Desi


"Tumben rajin" balas Tasya dengan nada meledek.


"Ya lahh Desi kan memang rajin" jawab Desi


Mereka berbincang-bincang hingga jam kampus dimulai.


......................


Dosen pun keluar kelas dan tak lupa memberikan tugas lagi.


"Tugas lagi, tugas lagi, kalo bisa udah pecah ni otak buat tugas terus" Desi menatap kesal ke arah dosen yang telah keluar kelas, karena tugas yang di berikan.


"Hahaha" Tasya hanya tertawa melihat kelakuan sahabatnya.


"Kok ketawa" tanya Desi


"Hehehe gak kok, gak laper? ke kantin yuk?" ajak Tasya


"Laper dong, yuk" jawab Desi.


Disepanjang perjalanan menuju ke kantin, tak sengaja Tasya melihat Ava dengan teman-temannya, dia pun langsung menghindar dan langsung menempatkan tasnya tepat di depan wajahnya.


"Kamu kenapa Sya?" melihat perubahan raut wajah dan tingkah aneh Tasya membuat Desi penasaran.


"Ehh gak papa" jawab Tasya dengan gelagapan

__ADS_1


Desi pun melihat Ava tepat di depan mereka, Ava memandang ke arah mereka dengan tatapan membunuh.


*Kenapa Tasya jadi takut banget liat Ava yaa, baru aja kemarin bilang seneng liat Ava bahkan suka* Batin Desi.


Desi pun menarik tangan Tasya ke taman, mereka tidak jadi ke kantin.


-TAMAN-


Desi mendudukan Tasya di kursi yang berada di taman.


"Sya kamu kenapa takut saat melihat Ava?" tanya Desi


*Glek, kok Desi tau yaa aku takut saat liat Ava?* Batin Tasya.


*Gak kok Des" sanggah Tasya


"Terus kenapa kamu nutup wajah kamu saat liat Ava" Desi tidak percaya dengan yang Tasya ucapkan.


"Ohh" jawab Desi menaikan salah satu alisnya.


"Terus apa kamu bener-bener suka sama Ava?" tanya serius Desi.


"Aku...aku gak tau Des" jawab tasya


Tasya bingung dengan perasaannya, satu sisi dia memang suka dengan Ava namun dia juga takut.


Jauh dari Taman nampak ada seorang gadis memperhatikan mereka berbincang.


"Umpan yang bagus" senyum gadis itu dengan rencana licik yanga akan dia lancarkan.


"Untuk semua siswa silahkan berkumpul di aula karena akan ada pengarahan dari pimpinan kampus" Suara toa yang sangat kencang sehingga seluruh mahasiswa dapat mendengar pengumuman tersebut dan langsung menuju ke aula.

__ADS_1


Di alua terdapat semua mahasiswa telah berkumpul termasuk Tasya dan Desi, Namun beda halnya dengan Ava, dia tidak menampakkan batang hidungnya.


"Fyuhh, untung dia tidak ada" guman Taysa yang tak di dengar oleh Desi.


Penguman pun selesai, dimana seminggu lagi di kampus akan mengadakan perayaan untuk merayakan liburan musim panas atau semesteran, semua mahasiswa diwajibkan mengekuti acara tersebut yang akan diadakan di Greengrice hotel.


......................


Di rooftop tampak Ava tengah duduk bersantai, dan tiba-tiba datang seorang gadis yang mengejutkannya, yang tak lain adalah Vira Angela Smith kekasih Ava.


"Honey" peluk Vira dari belakang


"Kamu mengejutkan ku Vira" Ava dengan wajah yang menggemaskan memoyongkan bibirnya.


"Hahaha maaf honey" Vira tertawa melihat kelakuan Ava yang seperti kenak-kanakan saat bersama dengannya, dan akan berubah 360 derajat saat bersama orang lain.


"Kamu akhir-akhir ini dari mana saja byy, aku sangat merindukanmu" rajuk Ava sambil memeluk pinggang Vira.


"Aku ada urusan keluarga Va" jawab lembut Vira sambil mengelus kepala Ava.


"Ohh ya seminggu lagi kampus akan mengadakan party" jelas vira pada Ava


"Teruss" Ava mendonggakkan kepalanya ke atas manatap mata Vira, dimana posisi mereka sekarang adalah Vira duduk dipangkuan Ava.


"Kamu harus ikut Va"


"Kenapa aka harus ikut byy, aku tidak suka dan pasti akan sangat membosankan"


"Pokoknya kamu harus ikut atau aku gak mau bicara sama kamu" ancam Vira pada Ava


Karena takut Vira tidak mau berbicara dengannya lagi, Ava pun mengiyakan permintaan Vira yang memintanya untuk datang ke perayaan yang akan diadakan di kampus seminggu lagi.

__ADS_1


__ADS_2