
18++
Harap bijak membaca ya readers, kalo masih di bawah umur skip aja. Tapi kalo masih ngotot author gak mau tanggung jawab.
......................
Malam yang sudah dinanti-nanti Ava selama ini, akhirnya malam ini dia akan memiliki Tasya seutuhnya.
"sayang" suara Ava parau di selimuti rasa gairah.
Cup
Bibir mereka bertabrakan, ciuman yang tadi lembut berubah semakin menuntut. Ava menyesap bibir atas dan bibir bawah Tasya. Ava mengangkat tubuh Tasya seperti koala tanpa melepas pungutan mereka.
Brukk
Tubuh mereka bertabrakan dengan kasur yang dimana Ava menidihi tubuh Tasya.
Ava melepas pungutannya karena dirasa Tasya kehabisan oksigen. Dan tanpa menunggu lama Ava kembali mencium bibir Ava.
"ahhh" suara desahan Tasya lolos saat Ava mengecap tengkuknya. Tangan. apa pun tak tinggal diam, tangan nakal itu bergelirya di tubuh Tasya.
Tasya yang semakin mendesah membuat Ava kalang kabut dan segara mungkin dia melepaskan pakain Tasya yang menyisakan pakain dalam Tasya saja.
Tasya semakin malu nampak kini wajahnya merah padam.
"apa kamu malu sayang?" ucap Ava parau dan dibalas anggukan oleh Tasya.
Ava pun melanjukan aktivitas panas itu, melihat dua benda sintal pada dada Tasya membuat Ava tak sabar langsung menyusu seperti bayi dan salah satu tangannya mer**as payu**ra Tasya.
"ahhh Ava pelan-pelan" racau Tasya.
"mendesahlah sayang, aku suka mendengarnya" ucap Ava yang terus menyusu.
__ADS_1
Ava memberikan banyak tanda kepemilikan di tubuh Tasya, sentuhan Ava seakan membuat Tasya melayang-layang.
"ahkkk" ringis Tasya saat jari Ava menc**ok area kewanitaannya.
Ava meng**ok lubang V Tasya dengan cepat dan setelah beberapa saat Ava menambah dua jarinya sekaligus.
Tasya terus mendesar tak karuan. "ahhhkuhh ingin keluar" racau Tasya, Ava yang mendengar mengerti maksud Tasya.
"kaluarkanlah sayang" ucap Ava lembut.
Dengan cepat Ava menangal dalaman Tasya dan membuangnya asal.
"ahkkk Ava" jerit Tasya saat pelepasan pertama Tasya.
Ava langsung melebarkan paha Tasya, memandang area itu penuh dengan cairan. Tanpa ragu Ava mendekatkan wajahnya.
Cup
"ahhh" desah Tasya dan memegang kepala Ava untuk memperdalam.
Ava pun melahap semua cairan itu, dan kini gairah Ava sudah tak terbendung lagi dibawah sana sudah sangat mengeras segera ingin masuk ke dalam.
"apa kamu siap sayang?" ucap Ava sendu dengan gairah yang membara.
Tasya hanya mengangguk, tanpa menunggu lama Ava langsung melebarkan kembali kaki Tasya. Ava mengarahkan jun**rnya ke milik Tasya.
"ini akan terasa sakit sayang, tapi kamu tenang aja aku bakal pelan-pelan" ucap Ava kembali mencium bibir Tasya, sementara di bawah sana si adik kecil sudah memulai tugas.
"ahhkk" ringis Tasya saat sesuatu tanpa bertulang itu mencoba memasukinya.
"sabar sayang" ucap Ava, dia tidak tega namun dia ingin Tasya sepenuhnya menjadi miliknya.
Ava mencoba menghentakkan juni*rnya menembus pertahan Tasya.
__ADS_1
***** ini sangat sempit* batin Ava yang terus memajukan adik kecilnya.
Setelah bebera saat Ava pun berhasil menerobas pertahan Tasya.
"ahhkk Avaaa!!!" teriak Tasya, Ava langsung mencium bibir Tasya. Ava mendiamkan adik kecilnya, dia merasakan sesuatu cariaran mengalir yang tak lain adalah darah keperawanan Tasya.
Kini Tasya sudah sah menjadi miliknya. "apa masih sakit?" Tanya Ava.
"sedikit" ucap Tasya lirih.
"apa aku bolah memulainya?" tanya Ava sendu, melihat itu Tasya pun hanya bisa mengangguk walau sebenarnya dia masih merasa perih.
Ava mulai mengg**jot menaik turunkan tubuhnya dengan pelan, namun lama-kelamaan temponya semakin cepat.
"ahh sayang ini sangat nikmat" racau Ava yang masih mengg**jot Tasya dengan cepat.
"ahh Ava" desah Tasya.
Karena saking bersemangatnya Ava mengg**jot tubuh Tasya sehingga benturan tubuh mekara terdengar.
Malam panas itu berlalu sangat panjang dan berarkhir hingga pukul 4 pagi. Ava benar-benar tidak memberi ampun pada Tasya dia terus menghajar Tasya dia bawah kukuhannya.
"terima kasih sayang" Ava mengecup kening Tasya yang terlelap karena kelelahan. Ava pun menarik selimut menutupi tubuh polos meraka dan memeluk tubuh Tasya.
......................
Sumpahh aku jadi traveling...
Ini pertama kalinya aku nulis kayak gini kalo kurang hot maaf yaa.
btw author belum pernah pacaran, dan kalian pasti bingung kenapa author bisa tau adegan dewasa... itu karena baca novel juga😂
see you readers
__ADS_1