Mencintai Seorang Mafia Kejam

Mencintai Seorang Mafia Kejam
Ampuni Aku!!!


__ADS_3

Prankkk


"Apa kalian aku pelihara hanya untuk bersantai saja" Suara menggelegar memenuhi ruangan.


"Hanya menangkap gadis saja kalian tidak bisa" Ava mendekat ke arah dua pria yang kini tubuhnya bergetar hebat karena ketakutan.


"Apa gunanya kalian hidup!" ucap Ava menodongkan pistol ke arah pria yang sedang menunduk itu.


"Ava tenang dulu" ucap Vino berusaha menenangkan Ava.


"Jangan sampai amarah menguasai kamu Ava!" lanjut Vino


"Diam!!!" ucap Ava menggelegar.


"Apa aku menyuruh kamu bicara" ucap Ava dingin menatap mematikan ke arah Vino.


Kini Ava dikuasi rasa amarah yang begitu kuat, yang sekarang Ava inginkan adalah menghukum Vira yang telah membuat Tasya terbaring di rumah sakit.


“Maaf,, bukan begitu maksudku, mungkin sekarang wanita itu bersama Lucas, dan aku rasa dia akan meminta bantuan Lucas untuk melindunginya" ucap Vino


Ava mengangkat satu alisnya "hahaha" Ava tertawa mengerikan.


"Siapapun tidak dapat melindungi jal**ng itu" ucap Ava dingin.


"Perintahkan semuanya!, malam ini kita akan menerobos ke markas Lucas" ucap Ava.


"Tapi Ava itu akan terlalu beresiko, kita tidak boleh meremehkan Lucas" jawab Vino.


"Apa kau takut?" ucap Ava datar ke arah Vino.


"Bukan begitu..." ucap Vino terpotong

__ADS_1


"Kalau begitu jangan membantah dan turuti kataku" ucap Ava.


......................


Sedangkan disisi lain nampak Lucas duduk di kursi kebesarannya.


Tok Tok Tok


Suara ketukan pintu, "masuk" ucap Lucas datar.


Vira dan Alex pun memasuki ruangan itu, Vira yang tadi lega bisa bertemu dengan Lucas namun sekarang tiba-tiba tubuhnya bergetar takut merasakan aura yang dikeluarkan oleh Lucas, namun dia tepis semua itu dan dengan langkah cepat dia mendekati Lucas.


"Sayang" ucap Vira manja dan bergelayut di lengan Lucas.


Brukkk


Lucas mengehempas tubuh Vira ke lantai "auwww" suara Vira kesakitan.


Vira yang mendengar itu seperti tersambar petir, Lucas berkata kasar padanya.


"Sayanh apa yang kamu katakan" ucap Vira dengan mulut yang bergetar.


"Jangan memanggilku sayang, aku jijik mendengarnya" ucap Lucas lagi.


Segera Vira bangkit dan mendekat ke arah Lucas, "sayang kamu kenapa, apa karena aku tidak dapat membunuh Ava? karena itu kamu marah padaku, aku minta maaf, lain kali aku akan melakukannya tanpa gagal" ucap Vira memohon namun Lucas membuang muka.


"Hehh" dengus Lucas.


"Aku tidak perduli kau membunuh Ava atau tidak tapi kau wanita jal***ng, kau telah menyakiti wanita yang kucintai" ucap Lucas.


Duarrr lagi-lagi Vira kaget mendengar apa yang dikatakan Lucas.

__ADS_1


"Apa yang kamu katakan, kamu hanya mencintaiku, bukan wanita lain" ucap Vira kini air matanya jatuh


"Mencintaimu?" Lucas terkekeh mendengar kata Vira.


"Kamu tidak lebih dari sekadar pion bagiku untuk menjatuhkan Ava" ucap Lucas enteng tanpa rasa bersalah.


"Kamu bohong" ucap Vira berteriak


"Dasar wanita jal***ng, berani sekali kau berteriak padaku!!" ucap Lucas tak kalah tingginya.


"Alex bawa di ke ruang eksekusi, potong lidahnya dan juga tangan yang di gunakan untuk menembakkan pistol kepada wanitaku" ucap Lucas dingin.


Tubuh Vira bergetar, "tidak, tolong ampuni aku, apa kamu lupa kebersamaan kita" ucap Vira memohon di kaki Lucas.


Lucas yang merasa risih menendang Vira hingga tersungkur.


"Dengat wanita jal***ng, aku tidak pernah mencintaimu" ucap Lucas menekankan.


"Lalu untuk apa dulu kamu bilang kamu mencintaiku Lucas" ucap Vira yang kini tangisannya pecah memenuhi ruangan.


"Apa kau tuli, aku sudah bilang kalau kau hanya sebuah pion yang aku gunakan untuk menekan Ava" ucap Lucas dingin.


"Kamu jahat Lucas" ucap Vira sesenggukan.


"Aku memang jahat"seringai Lucas.


"Alex! bawa wanita ini, aku muak melihatnya" ucap Lucas.


Beberapa bodygat pun datang membawa paksa tubuh Vira ke ruang eksekusi.


"Lepaskan!, lepaskan aku!" ucap Vira memberonta namun tenaganya kalah telak dengan pria yang membawanya kini.

__ADS_1


Vira benar-benar menyesal telah mempercayai Lucas dan berhianat pada Ava, namun nasi sudah menjadi bubur, dia hanya dapat menyesali kesalahannya, jika waktu dapat diulang dia tidak akan mau berurusan dengan Lucas.


__ADS_2