
Bella dan Jessica baru saja menyelesaikan fashion show nya. hari sudah larut malam. mereka berdua berjalan keluar dari gedung.
“Apa kau lelah?” Jhon berjalan menghampiri bella
“Tidak.”
“Hmm, Jhon. aku ingin pergi dulu sebentar dengan Jessica. apa kau tidak keberatan kalau pulang duluan?”
“Bella ini sudah sangat larut malam, kau mau kemana? ingat seharian ini kau sudah bekerja dengan penuh!”
“Iya, aku tau. aku hanya pergi sebentar,”
“Kau tenang saja Jhon. aku akan menjaga Bella. dan aku juga akan mengantarkan nya pulang kerumahnya. kami hanya ingin bertemu Yuna dan yang lainnya, ada hal penting yang harus kami bicarakan.” Jessica ikut menjelaskan.
“Baiklah. tapi aku hanya memberimu waktu satu jam. setelah itu kau harus pulang!” Jhon mengacungkan satu jari telunjuk nya
“Iya hanya satu jam,”
”Yasudah kami berangkat ya.” Jessica sudah berada di dalam mobil. Bella segera masuk ke mobil.
setelah mobil Jessica tidak terlihat lagi. Jhon juga masuk ke mobil nya dan pulang.
...----------------...
Jessica memarkirkan mobilnya di depan restoran. setelah nya mereka berdua berjalan masuk. restoran memang sudah terlihat sepi karena ini sudah larut malam, hanya ada beberapa orang yang masih mengisi meja.
“Itu mereka” Jessica menunjuk dua orang temannya.
“Ayo kita ke sana!”
setelah sampai di meja temannya. Jessica dan Bella langsung duduk di kursi yang masih kosong.
“Kalian berdua ini lama sekali sih!” Yasmine ngedumel karena sudah lama menunggu.
“Kalian kan tau, aku dan Jessica baru saja menyelesaikan show malam ini,” jawab Bella.
“Lalu ada apa kalian menyuruh aku dan Bella datang ke sini, malam-malam begini lagi?”
“Bukan aku, tapi dia,” Yasmine menyenggol bahu Yuna
“Aku akan mengatakan nya tapi tunggu Lian dulu, dia masih dalam perjalanan menuju ke kemari,” ujar Yuna.
“Baiklah. aku lapar!” Jessica memegangi perutnya yang keroncongan.
“Bell aku ingin memesan makanan, apa kau juga mau?”
“Iya. samakan saja dengan mu,” jawab Bella.
seorang pelayan datang menghampiri meja mereka. Jessica memesan makanan dan minuman yang sama dengan Bella.
“Saya pesan satu Kopi lagi ya!” Yasmine memesan satu minuman kopi lagi, meskipun di atas meja sudah berjejer gelas yang sudah kosong. karena sudah cukup lama ia dan Yuna menunggu sampai menghabiskan beberapa gelas minuman.
“Kenapa Lian lama sekali? dia yang punya restoran dia yang datang terlambat!” Yasmine kembali ngedumel karena salah satu teman mereka belum juga terlihat.
__ADS_1
“Mungkin sebenarnya lagi, kalian juga sih mau membicarakan sesuatu larut malam begini, memang kenapa tidak besok saja? aku juga Lelah dan ingin istirahat!” ucap Jessica dengan lesu.
“Iya aku bahkan tidak sempat istirahat hari ini.” Bella menyandar kepada ke kursi sofa
“Tidak bisa! kalian tau ini sangat penting?!” Yura menatap ke tiga sahabatnya.
setelah 20 menit menunggu. makanan sudah di hidangkan di atas meja.
“Itu dia Lian.” yuna mengacungkan tangan nya ke atas agar Lian bisa melihat mereka.
“Ah maaf ya kalian pasti sudah lama menunggu ku.” Lian duduk di sebelah Bella.
“Kau pikir bagaimana?! aku bahkan sudah ingin tidur dari tadi. kalau bukan karena dia yang memohonkan, malas sekali aku ke sini.” Yasmine Masih melanjutkan ngedumel nya.
“Maaf, lalu ada hal penting apa? kau membuat kita semua berkumpul seperti ini.”
“Iya langsung katakan saja na?” ujar Jessica sambil menikmati makanannya.
Yuna menarik napasnya. lalu menatap sahabatnya satu persatu. hening, semua nya menunggu jawaban dari Yuna.
“Aku hamil! ”dia menunduk kan kepalanya.
“What ko bisa?” mereka semua menjawab bersamaan dengan suara tinggi. bahkan Jessica menjatuhkan sendok nya karena kaget.
sedangkan Yasmine dan Bella masih diam melongo.
“Kok bisa?” Yasmine kembali mengulang kata-kata nya.
“Iya aku tau. tapi, ini di luar pemikiran ku. aku tidak menyangka aku akan hamil! kalian tau kan bagaimana hubungan ku dengan Edward?”
Epilog
sebenarnya Yuna sudah menikah satu tahun yang lalu dengan suaminya Edward. namun pernikahan itu sengaja di rahasiakan. meskipun saat itu dari pihak laki-laki sangat ingin pernikahan nya di adakan secara terbuka di Depan publik. namun Yuna tidak ingin, ia takut karier nya sebagai seorang aktris bintang film yang saat itu sedang naik daun tiba-tiba merosot turun karena pernikahan nya. apalagi dia banyak memiliki penggemar dari kalangan laki-laki.
dan pernikahannya juga dulu hanya atas dasar keinginan ayahnya. untuk memperluas bisnis dengan keluarga suaminya. pada awalnya Yuna ingin menolak karena ia masih muda dan ingin melanjutkan karier nya. tapi ayahnya memberikan ia pilihan, yaitu menikah namun dengan tertutup dan ia masih bisa melanjutkan karier nya sebagai artis tampa sepengetahuan siapapun, kecuali teman dan kerabat. hingga akhirnya Yuna setuju dengan pernikahan itu. hari-hari berlalu, Yuna melanjutkan karier nya di negara XXX sedang kan suaminya Edward mengurus perusahaan ayahnya di negara AA. meskipun tinggal berbeda negara tapi rumah tangga mereka cukup harmonis.
“Lalu bagaimana? apa kau sudah memberi tahu suamimu?”
Yuna menggeleng kan kepalanya.
“Yang aku pikirkan sekarang aku hanya takut kalau publik tau tentang ini”
“Sudah Lah tenaga saja. jelas kan saja apa yang sebenarnya terjadi lagi pula, kau kan sudah menikah secara sah,” Jessica menyuap makanan nya lagi.
“Jadi ini alasan mu membatalkan tawaran bermain film kemarin?” tanya Yasmine.
Yuna hanya menjawab dengan anggukan.
tiba-tiba hidung Bella meneteskan darah. tepat mengenai baju nya. ia mengambil tisu di depan nya dengan bertunduk lalu langsung menutupi hidung nya dengan tisu sebelum teman-temannya menyadari.
“Aku ke toilet dulu ya.” ia berjalan cepat dan menunduk.
sedangkan yang lain masih membahas tentang kehamilan Yuna
__ADS_1
“Sudah lah na, tidak perlu terlalu di pikirkan. Aku yakin suami mu bisa mengurus ini.” Lian menepuk tangan Yuna memberi dukungan.
“Aku hanya belum siap menjadi seorang ibu di usia muda, dan kalian semua juga tau kan kalau aku sangat menyayangi karier ku!sangat berat bagi ku meningkatkan dunia yang sudah membuat nama ku terkenal,”
“Tidak ada yang akan meninggalkan mu, kalau kau mau menjelaskan kepada publik pasti semua orang akan mengerti.” Lian masih memberi semangat kepada sahabatnya.
“Iya bener na, kami semua akan membantu mu menjelaskan nya nanti. dan kau juga tidak akan kehilangan kariermu!” ucap yasmine sambil menepuk bahu Yuna.
waktu sudah menunjukkan pukul setengah satu sekarang. bahkan sudah lewat satu jam mereka berada di restoran ini.
“Sepertinya ini sudah sangat larut malam, aku harus segera pulang. besok masih banyak jadwal!” Jessica memperhatikan jam yang ada di hpnya. banyak juga telpon dari mommy yang tidak terjawab.
“Yasudah ayo kita pulang!” yasmine sudah berdiri.
“Aku menunggu Bella dulu dia masih di toilet,”
“Baiklah, kami duluan ya.” Yuna dan yasmine sudah berjalan keluar dari restoran.
hanya Lian dan Jessica yang masih duduk di meja.
“kenapa Bella lama sekali si?”
“Iya ini sudah hampir setengah jam dia belum keluar juga.”
“Bagaimana kalau kita susul saja Li?” Jessica terlihat mulai khawatir.
“Ayo! ” mereka berdua sudah berdiri.
tepat sekali. Bella sudah berjalan keluar.
“Itu dia,” Jessica berjalan menghampiri.
“Kenapa lama sekali sih Bell?”
“Tadi perut ku mules Jes,”
“Ayo kita pulang ini sudah sangat larut. Li kami duluan ya.” Jessica melambaikan tangannya
“Baiklah, Ati² ya.” Lian juga membalas dengan melambaikan tangan.
“Ini tolong di bersihkan ya!” Lian menyuruh pelayan nya untuk membereskan sisa-sisa makanan bekas temannya tadi.
kini restoran sudah tutup. Lian berjalan keluar, menuju apartemen nya yang berada tidak jauh dari restoran. dia memang bukan asli kewarganegaraan kota ini. tapi semenjak Deddy nya meninggal ia pindah ke negara XXX.
untuk melanjutkan bisnis Deddy nya di bidang restoran dan perhotelan. dulu ia juga sempet berkarier sebagai model namun setelah Deddy nya meninggal ia harus di sibukkan mengurus bisnis Deddy nya. dan terpaksa meninggalkan dunia permodelan nya.
yang udah mampir ke sini terimakasih ya. mudahan betah baca novel nya. Amin..
jangan lupa like komen dan vote 🙏
dan yang udah like komen dan vote. terimakasih.
BERSAMBUNG......
__ADS_1