Mengejar Cinta Wanita Arogan

Mengejar Cinta Wanita Arogan
35. Mengunjungi toko


__ADS_3

mobil berhenti tepat di depan toko kue. toko masih terlihat sepi hanya ada beberapa orang yang sedang nongkrong. karena memang kebanyakan pelanggan hanya memesan nya lewat online


Bella memasuki toko bersama Jhon yang mengikuti dari belakang. keadaan toko sedikit heboh saat Bella datang. tapi ia tidak perduli Bella langsung berjalan ke belakang menemui kakaknya. sedangkan Jhon ia memilih duduk dan memesan kopi


“Di mana kak belna?” tanya Bella kepada dua orang perempuan karyawan kakaknya. dua orang perempuan itu sedang sibuk membuat kue dengan memasukkan bahan-bahan ke dalam mixser.


mereka langsung berbalik badan ketika mendengar suara seseorang dari belakang.


seketika mereka berdua langsung membuatkan mata melihat siapa yang ada di depan mereka. tentu saja mereka tahu kalau yang ada di depan mereka ini Bella bukan Belna, karena mereka berdua sudah tahu kalau kakak beradik itu memang terlihat sangat mirip tapi tidak kembar, Dulu saat pertama kali bekerja di sini mereka juga sempat berpikir kalau toko ini miliki Bella secara siapa yang tidak kenal dengan nya. tapi saat itu Belna langsung menjelaskan nya kalau ia adalah kakaknya Bella


“Ada nona. saya panggil kan sebentar ya” ucap salah satu dari mereka


“Baiklah” Bella memilih duduk di kursi yang ada di ruangan itu


tidak lama kakaknya muncul dari dari belakang


“Bell, tumben sekali ke sini?”


“Ah, iya. aku sudah selesai bekerja kak, tapi aku malas pulang sekarang jadi aku memilih ke sini”


“Oh, begitu ya di mana Jhon? apa dia langsung pulang setelah mengantar mu ke sini?”


“Jhon, dia ada di depan kak. tadi sih lagi menikmati kopi”


Belna juga duduk di kursi samping adiknya. Dengan membawa kue buatannya


“bell, cobain deh ini resep baru kakak.” meletakkan kue di depan adiknya. kue yang penuh dengan toping coklat yang terlihat menggiyurkan untuk di nikmati


bella langsung mengambil garpu nya. dia yang penyuka makanan manis pun tidak bisa untuk menolak nya apalagi dengan coklat yang meleleh dan di tambah toping lagi di atasnya


Bella langsung menyicipi kue buatan kakaknya itu. suapan pertama membuat matanya berbinar seketika.


“Hmm, ini enak sekali kak!” memasukkan sendok kedua ke dalam mulutnya. enak, itu yang masih ia rasakan. Bella masih menikmati kue itu


“Hha, kakak tau kau pasti menyukainya. tadi sih kakak berniat akan membawakan pulang untuk mu, tapi ternyata kau yang duluan datang ke mari”


“Kakak, belajar dari mana sih, kok bisa buat kue seenaknya ini? aku saja, bahkan tidak bisa masak”


“Ya kalau kita ada niat untuk belajar dengan melihat video-video di sosial media juga bisa”

__ADS_1


“toko kakak juga terlihat lebih besar dari pada yang dulu ya.” memperhatikan setiap dinding ruangan. “ memang sih aku sudah lama tidak ke sini”


dua beradik itu terus mengobrol. sampai kue yang ada di depan Bella sudah raib di makan oleh nya.


“Bell, kakak tinggal sebentar ya. ada beberapa pesanan kue yang belum kakak kerjakan”


Bella juga ikut melihat kakak yang sedang sibuk dengan adunan Tepung itu. meskipun Belna sudah melarang nya, tapi Bella bersi keras untuk tetap ingin membantu kakak nya meskipun hanya membuat orang repot saja. karena ia memang tidak tau apa-apa tentang dapur.


Belna menghembuskan nafas kasar, ia berkacak pinggang, dengan wajah yang frustasi. ini sudah ke 3 kalinya Bella menjatuhkan adunan kue itu kelantai. bahkan tak tanggung-tanggung Bella memasukkan hampir 4 centong gula kedalam adonan kue itu


“Bell, lebih baik kau duduk saja di situ!! tidak perlu membantu, ada karyawan kakak yang akan membantu”


karena merasa bersalah Bella Akhirnya memilih duduk saja, sambil sekali-sekali ia melihat cara pembuatan nya. tapi ia tidak ikut campur lagi


sore pun sudah tiba. ia sudah beberapa kali mencicipi kue buatan kakaknya dengan berbagai rasa. Karena sudah menjelang malam Belna pun menyuruh adiknya untuk pulang lebih dulu. karena ia masih akan melanjutkan pekerjaannya


“sudah sore bell, lebih baik kau pulang duluan saja!”


“Bagaimana dengan kakak?”


“aku bisa pulang nanti. toko juga belum akan tutup jadi aku tidak bisa pulang sekarang”


“Bell, ini kamu kasih ke Jhon ya”. memberikan paper bag yang berisi kue buatannya sendiri


“Apa, ini?”


“Kue” jawab Belna singkat


sebelum pulang Bella berjalan ke arah kakaknya. memeluknya Tampa permisi atau berkata apapun. membuat Belna menjadi kaget apalagi Bella memeluk nya dengan sangat erat, bahkan lama


“Kak, terimakasih ya Selama ini kakak selalu menjaga ku, dan melakukan apapun untuk ku. meskipun kita tidak memiliki orangtuanya, tapi saat aku bersama mu semuanya terasa nyaman. dan maaf kan aku juga sering membuat mu kesal atau khawatir karena ku. aku benar-benar menyayangi mu kak!”


Belna masih terdiam, pikiran nya masih mencerna apa yang di katakan adiknya barusan.


Bella melepaskan pelukannya.


“Aku pulang dulu kak!”


kini ia dan Jhon sudah berada di dalam mobil.

__ADS_1


“Jhon, kak belna tadi menitipkan kue pada ku. katanya ini untuk mu, ini buatan kak belna sendiri lo Sangat enak aku sudah mencobanya”


“Benarkah? kenapa kau tidak memberi ku tadi, malah menikmatinya sendiri?!”


“ Aku lupa, kue itu enak sekali jadi aku malas kalau harus berbagi dengan mu!”


mobil sudah menepi di depan rumah Bella. Jhon turun untuk membukakan pintu nya


“Thanks, jhon” ucap Bella


Jhon mengantar Bella sampai di depan rumahnya.


“Masuklah!” ucap Jhon saat melihat Bella malah berbalik badan dan menatap nya


seketika Bella langsung memeluk tubuh besar dan tinggi itu. membuat Jhon terperangah karena kaget


“Jhon, aku sangat menyayangimu. terimakasih berkat mu aku seperti bisa merasakan kasih sayang seorang Deddy, terimakasih kasih juga sudah menjaga ku sampai sebesar ini. maaf jika nanti aku tidak bisa membalas semua kebaikan mu, tapi aku akan selalu ingat dengan mu”


sama dengan Belna, Jhon juga tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh Bella. karena wanita itu tidak pernah begini sebelumnya. Bella melepaskan pelukannya sambil tersenyum tipis


“Pulang lah Jhon, terimakasih ya sudah mengantar ku”


Bella sudah masuk ke dalam rumah. bahkan sebelum Jhon berkata apa-apa. Jhon melihat wanita itu sudah tidak terlihat lagi, berarti Bella sudah masuk ke dalam kamarnya. Jhon kembali ke mobilnya dan pulang


sedangkan Bella inilah dirinya saat sudah masuk ke dalam kamarnya. air matanya sudah jatuh saat menaiki tangga tadi


ia duduk di tepi ranjang. mengingat kejadian di rumah sakit tadi. Bella bahkan sudah menebak apa yang akan di katakan oleh dokter, kondisi nya sekarang sudah sampai di tahap akhir. Bella juga sudah mengalami perubahan pada dirinya satu bulan belakangan ini. ia sering batuk yang mengeluarkan darah dari mulutnya, berat badannya juga turut drastis sekarang.


Bella berjalan menuju meja rias. melepaskan topi dari kepalanya. rambutnya sudah terlihat menipis bahkan pusaran kepalanya sudah terlihat, Bella menghapus make-up nya. sekarang wajah itu terlihat sangat pucat.


Flashback


di rumah sakit. dokter mengatakan bahwa umur nya tidak lama lagi. setelah mendengar itu Bella langsung syok ia bahkan berlari keluar dari ruangan dokter itu bahkan Tampa permisi atau berkata apapun. dokter Nisa kaget saat ia kembali ke mejanya Bella sudah tidak ada lagi hanya ada kursi kosong di depan nya, ia panik, ia segera bergegas keluar dari ruangannya mencari di mana Bella. ia sudah mencari di sekeliling rumah sakit bahkan sampai ke parkiran mobil tapi tetap saja Bella tidak lagi terlihat.


ia merogoh kocek nya berniat untuk menelpon Bella tapi sudah beberapa kali ia mencoba tidak juga di angkat oleh Bella, bahkan terakhir kali ia menelpon nomor itu sudah tidak aktif lagi.


dokter Nisa pun akhirnya kembali masuk ke dalam, di dalam hatinya ada persamaan yang tidak tenang. meskipun ia dengan Bella tidak memiliki hubungan keluarga apapun tapi tetap saja ia sudah menanggap Bella lebih dari hanya sekedar dokter dengan pasien. karena selama ini ia tau betul bagaimana kehidupan gadis itu


“Pasti perasaan Bella sedang hancur sekarang. seharusnya tadi aku menenangkan nya dulu, sebelum pergi meninggalkan nya untuk mengambil obat”

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2