Mengejar Cinta Wanita Arogan

Mengejar Cinta Wanita Arogan
51. Pertemuan tak sengaja


__ADS_3

Hari ini bella kembali pekerjaan seperti biasa nya ia sudah beberapa harian ini kembali terjun ke dunia modeling.


hari ini ia tidak di temani oleh jhon di karena kan penyakit ibu jhon yang kambuh.


bella juga memilih melewati jalan pintas karena kemacetan yang terjadi. mobil melewati jalanan yang begitu sepi dan lebih gelap di karena kan pohon-pohon yang begitu rindang di pinggiran jalannya di tambah lagi hujan deras dan mendung.


tiba-bila ban mobil oleng. bella turun dari mobil. hujan masih turun deras membuat baju nya basah. ban mobil depan terlihat bocor


“aduh gimana nih? ” ucapnya khawatir. bella melihat-lihat sekelilingnya hanya sepi yang terlihat, seperti hutan. ia juga tahu isu-isu tentang banyak nya perampokan di jalanan ini. apalagi bella sudah pernah mengalami penculikan membuat nya sedikit takut.


tapi dia meyakinkan dirinya jika tidak akan terjadi apa-apa. bella memberanikan dirinya untuk mengganti ban mobil nya. untungnya di bagasi ia membawa perlengkapan yang cukup. ia mengambil ban mobil serep setelah itu mencari benda apa saja yang kuat untuk menahan ban mobil di depan dan belakang. ia mengeluarkan dongkrak dan kunci lalu mengendurkan semua baut nya dan memasang dongkrak nya. bella Kesulitan saat akan melepaskan ban mobil nya, wajar saja ia belum pernah melakukannya sendiri ia hanya kerap melihat jhon melakukannya. hujan deras membasahi seluruh pakaiannya.


dari belakang efbran melihat mobil yang sedang berhenti di tepi jalanan yang sunyi. ia bisa melihat seorang wanita di sampai mobil itu yang sedang berjongkok. samar-samar ia seperti familiar dengan wanita itu.


“apa itu dia? ”


efbran menepikan mobil nya. ia turun dari mobil. melepaskan jas nya lalu mengangkat jas nya tinggi di atas kepala guna menghindari hujan.


efbran berdiri di belakang wanita itu. awalnya bella tidak menyadarinya tapi karena merasa ada pergerakan dari arah belakang ia menoleh. sedikit kaget melihat seorang laki-laki yang tidak ia kenal berdiri di belakang nya


mau apa dia?


“apa kau butuh bantuan?” hal yang tak pernah efbran tawarkan ke pada siapapun sebelumnya.


bella masih diam. ia tetap melanjutkan apa yang dia lakukan. melepaskan ban mobil ternyata sangat sulit bagi nya padahal, dulu saat melihat jhon yang melakukannya mudah-mudah saja


karena tidak di perduli kan akhirnya efbran yang berinisiatif lebih dulu membantu nya


“menyingkirlah sedikit Aku akan membantu mu” efbran ber jungkook di sampai bella. sedangkan bella hanya sedikit menatap laki-laki lalu ia memilih mundur ke belakang dan berdiri.


bella memperhatikan cara kerja efbran dari belakang. cukup lihai. tidak butuh waktu lama akhirnya ban mobil berhasil terganti


efbran berdiri tetap mata mereka bertemu.


sangat cantik! wajah bella yang terkena air hujan semakin terlihat cantik di mata efbran. bella mulai sedikit jengah karena efbran tidak berhenti menatap nya


“sudah selesai kan? bisa kau minggir! Aku ingin masuk ke dalam mobil ku”

__ADS_1


“Namaku efbran” mengulurkan tangannya pada wanita itu. satu hal lagi yang belum pernah efbran lakukan di sepanjang hidupnya, ia tidak pernah sebelumnya mengulurkan tangannya pada wanita manapun. biasa nya wanita-wanita lah yang berharap bisa berkenalan dan berjabatan tangan dengan nya


bella menatap tangan efbran yang Terulur itu dahinya menyerngit. lalu menatap efbran dengan tatapan tajamnya senyum meremehkan terukir di bibir nya


“harus ya kenalan? ” ucapnya sombong


efbran mengepalkan tangannya keras ia seperti di injak oleh wanita ini. bisa-bisanya wanita ini menolaknya. ia mengeraskan rahang nya.


“bisa kau minggir!! ” ucap bella lebih nyaring dari sebelumnya


efbran masih menatap wanita itu dengan tatapan tajamnya. membuat bella merasa kan ada hawa yang tidak nyaman di sekitarnya.


“sorry, Aku tidak biasa kenalan dengan orang asing” ia mengalihkan pandangannya ke arah lain agar tidak bersitatap dengan laki-laki di depannya ini.


pandangan efbran turun ke arah dada bella. bajunya yang bewarna hitam namun tipis begitu transparan saat terkena hujan. efbran menurut jas nya lalu memasang kan nya pada tubuh bella


“apa yang kau lakukan?!” ucapnya panik. bella menepis tangan laki-laki itu


“Aku hanya melindungi mu dari tatapan laki-laki liar di luar sana! ”


“baju mu begitu transparan terkena hujan”


bella seketika langsung menatap dirinya. ia panik setelah melihat dirinya. tangannya tersilang menutupi Dada nya. wajah nya memanas kerena rasa malu


efbran menyerahnya jas nya pada bella yang langsung di ambil cepat oleh gadis itu. ia langsung memakai untuk menutupi tubuh nya


bella menundukkan kepalanya. wajah nya memerah. “Hmm, Thanks” ucapnya. ia langsung melewati efbran begitu saja lalu masuk ke dalam mobil nya. bella tidak berkata apapun lagi ia langsung menghidupkan mesin mobil dan meninggalkan efbran sendiri


“Haha, Lucu juga.”


efbran kembali ke arah mobil nya. wanita yang sangat sombong gumamnya.


...----------------...


malam hari di mansion. efbran sedang rebahan di ranjangnya. david masuk ke kamar itu dan ikut rebahan juga


“Ef”

__ADS_1


“Hmm..”


“apa besok malam kau sudah harus kembali ke negara AAA? ”


“seperti nya belum. Aku akan kembali ke negara AAA bersama dengan yang lainnya juga”


“Hmm kalau kau tidak keberatan mau tidak menghadiri pesta ulang tahun pacar ku”


“apa kau sangat berharap Aku mau menghadiri nya?”


“tidak juga! tapi Aku ingin mengenalkan pacar ku pada mu! ”


lebih tepatnya pamer pada mu sih. kau kan dulu sering begitu saat Aku tidak punya pacar dan sekarang Aku ingin membalas mu. Aku berharap kau iri setelah melihat pacar ku yang cantik itu walaupun itu mustahil sih sebenarnya. sejak kapan juga efbran pernah iri padaku?


“vid, apa menurut mu ada wanita yang berani menolak ku”


pertanyaan macam apa itu. david menyerngit dahinya bingung dengan pertanyaan efbran


“menurut ku semua wanita menyukai mu”


apa jangan-jangan dia baru saja di tolak oleh wanita ya? . haha lucu juga kalau itu benar


“apa kau baru saja di tolak oleh wanita? ” tanya david meyakinkan


“wanita mana yang mau menolak ku?” masih mempertahankan harga dirinya


kecuali dia sih!


“kalau di pikir-pikir benar juga semua wanita menyukai mu”


“ef, apa kau tidak ingin memiliki seorang pacar lagi? menurut ku dua tahun sudah cukup untuk Menghilang kan dia dari pikirkan mu”


“Aku tidak pernah memikirkan nya lagi dulu atau sekarang. kenapa kau mengatakannya begitu? seakan Aku ini tidak bisa move on darinya?! ”


siapa yang bilang kau tidak bisa move on? Aku kan hanya bertanya kenapa kau tidak ingin memiliki pacar lagi! tapi, kenapa malah itu yang kau tangkap!!?


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2