Mengejar Cinta Wanita Arogan

Mengejar Cinta Wanita Arogan
34. Menikmati es krim


__ADS_3

siang pun tiba. hari ini Bella baru saja pulang dari rumah sakit, ia mengendarai mobil nya seorang diri. hari ini ia memang sudah di jadwalkan untuk kemoterapi.


ia harus buru-buru sampai di rumah karena sebentar lagi Jhon pasti akan menjemput nya, ia tidak ingin jika Jhon mengetahui bahwa ia sedang pergi apalagi hanya seorang diri. Bella juga tidak mengatakan pada siapapun bahwa ia pergi ke rumah sakit. termasuk pada kakaknya


ia langsung menaikan gas mobilnya. meskipun ia menyetir dengan tangan yang gemetar karena ia memang jarang membawa mobil apalagi dengan kecepatan tinggi, biasanya juga Jhon yang selalu antar jemput nya. dan hasil memeriksa nya tadi juga masih terbayang-bayang di kepalanya


Bella memejamkan matanya. Air matanya kembali jatuh, ia langsung mengusap nya. ia menepikan mobilnya ke pinggir jalan


“okey, tenang lah Bell” ucapnya pada dirinya sendiri. Bella menghirup udara, lalu membuang nya perlahan. ia kembali melanjukan mobil nya tapi kini hanya dengan kecepatan sedang


Akhirnya mobil sampai juga di depan halaman rumah nya. Bella buru-buru memarkirkan nya, tampaknya Jhon memang belum menjemput nya. Bella buru-buru masuk ke rumah dan langsung menuju kamarnya


“Bell!” tok.. tokk ..


“Iyaa kak” Ucap Bella dari dalam kamar


“ Kakak pergi kerja dulu ya. nanti sebelum kau pergi jangan lupa sarapan!?”


“Iyaa...” Teriakannya dari dalam kamar


Belna berlalu, ia menuruni anak tangga. seperti biasa ia akan di sibukkan dengan pekerjaannya


Bella keluar dari rumah, bersama Jhon yang sudah menunggu nya dari tadi.


Mereka masuk ke dalam mobil, tidak lama mereka pun sudah berada di jalan raya. jalan yang sangat ramai pengendara apalagi menuju siang


“Jhon!” ucap Bella terdengar sangat manja


“Hmm, ada apa?” ia menoleh pada Bella


“Nanti berhenti sebentar di supermarket yang ada di depan ya, aku ingin membeli es krim!”


“Seperti anak kecil saja siang-siang begini ingin makan es krim!”


“enak saja aku bukan anak kecil ya. Ya walaupun usia ku masih muda”

__ADS_1


“Menurut ku kau masih seperti anak kecil. yang selalu ku antar jemput saat pulang sekolah dan selalu minta beli es krim dulu sebelum pulang ke rumah”


“Itu kan dulu saat aku masih sangat kecil sekali. sekarang aku sudah menjadi anak kecil yang berpenghasilan sendiri” kesal Bella. ia menyilang kan tangannya di dadanya, seperti anak kecil yang sedang protes


“Hha, baiklah-baiklah kita beli es krim dulu” tangan Jhon terangkat mengelus kepalanya Bella yang tertutup oleh topi itu, seperti seorang ayah yang gemas melihat tingkah laku anak nya. apalagi sekarang Bella mengerucutkan bibirnya, ia bahkan terlihat sangat imut dan manis. membuat Jhon tidak ingin mengalihkan pandangannya dari gadis itu


mobil berhenti tepat di depan supermarket. kini keduanya sudah berada di dalam. Bella bahkan mengambil banyak es krim dengan berbagai rasa.


“Sudah bell, itu sudah cukup. apa kau mau jadi model gendut beli es krim sebanyak itu?” meskipun terdengar seriyus, tapi Jhon mengatakan nya dengan sangat lembut


“ selama ini aku sudah mati-matian diet. dan Aku juga sudah lama tidak makan, makanan manis seperti ini” Menampilkan wajah super imut nya membuat siapapun yang melihatnya tidak tega untuk menolak keinginannya


mereka kembali lagi ke dalam mobil. akhirnya Jhon juga yang mengalah karena tidak tega melihat wajah cemberut Bella. usianya dengan bella memang terpaut cukup jauh, kini ia sudah menginjak usia 30 tahun, sedang Bella 10 tahun lebih muda darinya.


Jhon satu-satunya laki-laki yang sangat dekat dengan Bella. jadi tidak heran jika banyak media yang beranggapan bahwa mereka sepasang kekasih. karena keakrapan kedua nya yang sering tertangkap kamera paparazi. tapi tidak satu pun dari mereka berdua yang membenarkan hal itu. Bella sudah beberapa kali mengatakan bahwa ia dan Jhon sudah seperti saudara sendiri, jadi bagaimana mungkin saya bisa suka dengan saudara saya sendiri. jawab Bella jika ada reporter yang bertanya pada nya


mobil kembali memecah keramaian jalan raya. Bella sudah nikmati es krim yang mereka beli tadi, sudah 3 bungkus es krim dengan rasa yang berbeda sudah pindah ke dalam perutnya. kini ia masih menikmati es krim yang ada di tangannya.


“Hmm, ini enak sekali! apa kau juga mau Jhon?” memberikan kantong yang penuh berisi es krim pada Jhon yang sedang menyetir


Bella mendekatkan wajahnya pada Jhon. memperhatikan setiap inci wajah itu


“Hha, iyaa si. sepertinya es krim ini juga tidak cocok untuk mu. bagaimana mungkin orang seperti mu masih menikmati es krim seperti ini!”


Bella kembali menikmati es krim nya sesendok es krim lumer di dalam mulutnya, siang yang terasa makin panas memang sangat cocok untuk menikmati es krim. tak terhitung lagi sudah berapa bungkus ia habiskan


“Bell, sudah lah! jangan makan es krim terus. sudah banyak sekali yang sudah kau habiskan, itu tidak baik untuk kesehatan jantung mu jika terlalu banyak makan, makanan yang manis”


“Iya-iya, setelah ini juga tidak lagi” Bella buru-buru menghabiskan es krim yang ada di tangannya dan membersihkan mulutnya dengan tisu


mobil pun sudah memasuki parkiran. Jhon berjalan untuk membukakan pintu mobil


“Jhon tunggu aku di sini saja ya. aku juga tidak akan lama”


“Baiklah, tapi aku akan mengantarmu dulu sampai ke dalam, lalu kembali lagi ke sini”

__ADS_1


“Baiklah”


3 jam berlalu akhirnya Bella sudah selesai dengan pekerjaannya. ia sudah masuk ke dalam mobil.


“Jhon, nanti mampir dulu ya ke toko kak Belna!” mobil sudah berada di jalan raya


“ apa kau mau ke sana?”


“Iya, sejak kak belna kembali membuka toko nya aku belum pernah sekalipun datang ke sana, karena sangat sibuk dan sekarang aku punya waktu luang aku ingin mengunjungi nya!”


“Okey, baiklah!”


Hening, Jhon fokus menyetir mobil. sedangkan Bella memilih menyandarkan tubuhnya pada kursi. ia menatap Jhon di samping nya. orang yang ia anggap sebagai malaikat nya bahkan mungkin sudah seperti seorang ayah yang selalu ada untuk nya


“Jhon!” ucapnya pelan


“Hmm!” Jhon menoleh sebentar lalu kembali fokus menyetir


“Kalau suatu hari aku pergi jauh, dan tidak akan kembali lagi. aku hanya ingin berterimakasih pada mu, selama ini kau sangat baik pada ku” ucap terdengar sangat lirih. Bella memalingkan wajahnya ke sambil menyeka air matanya yang ingin jatuh, sebelum Jhon menyadari nya


setelah mendengar itu Jhon memelankan kecepatan mobilnya. ia langsung menoleh padanya Bella


“Apa maksud mu bell? kau mau pergi ke mana?” dengan ekspresi wajah yang bingung. tidak mengerti apa yang Bella ucapkan tadi


“Tidak, aku tidak akan ke mana-mana. hanya saja kalau suatu hari nanti aku tidak sempat bertemu dengan kedua orang tua ku. aku ingin kau bisa menemukan mereka dan tolong katakan juga pada mereka kalau aku selama ini selalu merindukan kehadiran mereka”


Kali ini Jhon semakin bingung dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh Bella


“kau yang akan mengatakan nya sendiri bell. aku yakin jika orang tua mu masih hidup, kita pasti akan bertemu dengan nya. aku akan membantu mu mencari mereka!”


Hidup ku tidak akan lama lagi Jhon!


“Iya, aku juga berharap seperti itu” tersenyum secerah mungkin


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2