
Satu bulan kemudian. pagi yang cerah di negara XXX
pagi ini Bella ada jadwal untuk melakukan fashion show. ia sudah berada di meja makan bersiap untuk sarapan pagi. sedangkan Belna pagi-pagi sekali ia sudah pergi ke toko kue nya. karena memang sangat ramai pembeli akhir-akhir ini.
Bella menikmati sarapannya sendiri. sebenarnya ia sedang tidak enak badan, karena kemarin ia baru saja kembali dari negara sebelah untuk melakukan fashion show juga di sana. akhir-akhir ini pekerjaan nya memang sangat padat, bahkan ia hampir tidak memiliki waktu istirahat secara cukup.
setelah selesai sarapan, Bella bersiap-siap untuk berangkat. Jhon sudah menunggu nya di mobil. setelah Bella sampai di dekat mobil Jhon membukakan pintu mobilnya
“Terimakasih, Jhon”
Jhon kembali masuk ke dalam mobil. ia menghidupkan mobil nya lalu pergi.
di perjalanan Bella hanya diam. tatapannya lurus ke depan, ia merasa tubuhnya sangat lelah sekarang meskipun sudah istirahat sebelum memulai aktivitas pagi ini. mungkin karena akhir-akhir ini ia sangat jarang tidur secara teratur, dan juga hanya tidur beberapa jam.
“Bell, apa kau baik-baik saja?” Jhon memperhatikan setiap inci wajah Bella, tidak ada yang aneh dan tidak pucat juga. ya karena wajah itu sekarang memang tertutup oleh makeup. biasanya kalau Bella banyak diam seperti itu karena ada masalah atau dia sedang tidak sehat.
“Aku tidak apa-apa jhon.” Bella tersenyum menatap Jhon, menandakan bahwa dia sedang baik-baik saja.
setelah sampai di tempat ia bekerja Bella bertemu dengan banyak teman model nya. tapi Jessica belum ada terlihat. Bella hanya duduk diam di sofa, hanya sesekali mengobrol dengan teman-teman nya yang lain.
sekarang ia sudah duduk di meja rias. siap untuk di make over. setelah Bella siap dengan riasan wajah nya Jessica baru tiba ia terlambat hari ini.
Jessica langsung di make over oleh penata rias. wajahnya sedikit berkeringat mungkin karena ia panik takut terlambat tadi.
__ADS_1
setelah siap dengan busana nya masing-masing. para model sudah bersusun rapi untuk berjalan di catwalk. satu demi satu model berjalan memperagakan busana yang mereka gunakan
begitu juga dengan Bella tapi kali ini kepalanya terasa sangat berat beberapa kali ia menundukkan kepalanya. tidak seperti biasanya, biasanya matanya menatap lurus ke depan begitu juga dengan kepala dan dagunya.
saat melangkahkan kakinya ia merasa kepalanya sangat sakit sekarang. Bella menampilkan senyum tipis saat ia berada di depan, setelah ia berbalik badan beberapa kali tangan nya menyentuh kepalanya.
setelah beberapa jam akhirnya fashion show selesai. Bella tidak bisa menyembunyikan rasa sakit nya lagi beberapa kali air matanya jatuh. ia segera menghapus nya sebelum teman-temannya yang lain melihatnya. Bella berlari ke toilet ia meminum obat nya dengan air mineral yang sempat ia bawa tadi.
setelah meminum obat nya. air matanya tidak bisa ia tahan lagi, kepalanya sangat sakit sekarang Bella menyentuh kepalanya menekan-nekan nya pelan. memberi pijatan di kepalanya. ia melihat pantulan nya di dalam cermin makeup nya Sangat berantakan sekarang, apalagi rambutnya acak-acakan. Bella menyisir rambutnya dengan tangan nya.
banyak rambut yang tiba-tiba rontok di tangannya. Bella menutup mulutnya dengan tangan nya yang satu, ia syok, ia terduduk lemes sekarang napasnya naik nurun. darah kembali mengalir dari hidungnya. tangis tidak bisa ia tahan lagi. ia menangis dengan tangan menutupi mulutnya
setelah hampir satu jam ia berada di toilet Bella berdiri dan membasuh wajahnya dengan air membersihkan sisa darah di hidung dan juga baju nya. beberapa kali pintu toilet di ketuk
“Bella, apa kau baik-baik saja? aku dari tadi mencari mu? sudah berapa lama kau di dalam?” Jessica menyentuh lengan Bella, wajah Jessica nya terlihat sangat khawatir.
“Iya Bell, kami dari tadi ke sana kemari mencari mu,” ucap salah satu teman modelnya
Bella tersenyum.“Aku baik-baik saja Jes,”
“Ayo kita ke sana!” Bella berjalan lebih dulu dari temannya.
Jessica masih diam memperhatikan Bella yang sudah berjalan lebih dulu. ia merasa Bella sedang menyembunyikan sesuatu dari nya.
__ADS_1
siang sudah berganti malam. sekarang Bella sudah di antar pulang oleh Jhon. ia berjalan memasuki rumah nya. sedangkan Jhon yang masih mengendarai mobil untuk pulang merasa aneh dengan sikap Bella akhir-akhir ini. ia merasa wajah itu jarang tersenyum seperti biasanya. ia juga terlihat seperti tidak bersemangat, sangat berbeda dengan biasanya.
Jhon masih berperang dengan pikiran. menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi
“Ah, besok aku tanyakan saja langsung pada nya!”
sedangkan Bella sekarang ia masih duduk di tempat tidurnya. di hatinya ada rasa takut untuk mengatakan hal yang sebenarnya. Bella menyandar kepadanya menatap langit-langit kamar nya. sepintas hal-hal yang pernah ia alami kembali terputar di kepalanya. ketika ia harus bertahan hidup seorang diri dengan kakaknya, bertahan di gemerlap nya dunia model. menahan semua rasa sakit yang ia derita, tidak tau sampai mana ia akan bertahan dengan keadaan nya sekarang.
setelah dua bulan yang lalu diagnosa oleh dokter tentang penyakit yang ia derita. beberapa hari ini bella memang baru merasakan efek-efek hebat dari penyakit nya. Bella menyentuh dadanya merasakan detak kan jantung nya. jika hanya menderita jantung mungkin sekarang ia bisa menahan nya
tapi setelah mendengar diagnosa dokter, ia merasa terpukul dua kali lipat. ia seperti merasa kehilangan separuh hidupnya. ini lah ia yang sebenarnya hanya bisa menangis memeluk diri sendiri di malam hari. bukan wajah tegas dan mata yang menatap tajam ketika menolak laki-laki, dan juga bukan wajah yang tersenyum manis ketika kamera menyorot dirinya.
Belna baru pulang. setelah ia kembali membuka toko kue nya ia sangat sibuk sekarang. di dalam kepalanya sebuah rencana terselubung yang membuat nya harus bekerja lebih keras. Belna berpikir kalau ia bisa membuat toko kue nya menjadi besar dan maju mungkin ia bisa mempunyai cabang di lain tempat suatu hari nanti. itu akan menjadi uang untuk gandengan hidupnya. ia juga tidak ingin menjadi kan adiknya tulang punggung utama.
sebelum masuk ke kamarnya. Belna bertanya pada pelayan wanita. apakah adiknya sudah pulang, pelayan itu menjawab kalau Bella sudah pulang satu jam yang lalu. Belna merasa tenang sekarang, ia berjalan memasuki kamarnya. setelah sampai di kamar ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah selesai mandi tubuhnya sangat lelah setelah seharian beraktivitas.
Belna langsung rebahan di kasur. tidak lama ia langsung tertidur. biasanya ia selalu mengecek adiknya dulu sebelum tidur, tapi mungkin kali ini ia sangat lelah.
di kamar lain Bella juga baru selesai mandi. ia naik di tempat tidurnya. menarik selimut sampai di dadanya. suhu tubuh nya sangat tinggi, Bella berusaha memejamkan matanya. tidak lama tubuh nya menggigil hebat
.
BERSAMBUNG..........
__ADS_1