Mengejar Cinta Wanita Arogan

Mengejar Cinta Wanita Arogan
7. Kejadian di taman


__ADS_3

Tiga gadis sedang berada di kamar yang sama. jellsa hanya tiduran di kasur sambil guling-guling ke sana kemari. sedangkan Airin masih menunggu telpon dari pacarnya. Alyssa sibuk belajar mengisi tugas sekolah nya.


“Kak,” Alyssa memanggil kakaknya


“Kakak!” berteriak keras. karena ke dua kakaknya tidak mendengar kan nya.


“Apa sih? kau ini berisik sekali!"


“Jakak, sih tidak menjawab. aku kan hanya ingin bertanya,”


“Hmm, kau mau bertanya apa?” jellsa yang jadi nya kesal


“Tolong aku ya?” menangkup kan tangannya seperti orang yang sedang memohon.


“Beritahu aku jawaban nya soal ini?” menunjuk buku di depannya yang penuh dengan soal matematika.


“Kakak kan pintar. tolong aku ya!"


“Kau kan sudah punya guru les privat. tanya kan saja padanya!” ucap jellsa acuh


“Kakak, ini kenapa sih? akhir-akhir ini seperti orang yang baru di putuskan pacar saja. dikit-dikit emosi. biasanya kan juga kakak membantu Alyssa.” Airin yang ikut berbicara karena melihat perilaku kakaknya tidak seperti biasanya.


“Hayy!” Kiara sudah berdiri di ambang pintu. dia langsung berjalan masuk


semuanya masih terdiam kaget melihat kehadiran Kiara.


“Kalian ini kenapa menatap ku seperti itu sih?” Kiara merasa tidak nyaman di tatap oleh tiga orang gadis di dalam kamar ini.


“Sejak kapan kau datang ke sini kia?” Airin yang bertanya


“Baru saja. aku langsung ke sini tadi nya aku mau ke kamar mu kak, tapi sepi jadi aku memutuskan ke kamar Airin” Kiara juga ikut menjatuhkan tubuhnya di kasur, samping jellsa.


“Apa kakak dengan paman Erland dan tante tesa ke sini?” Alyssa juga ikut rebahan di kasur, karena lelah mengerjakan tugas-tugasnya


“Tentu saja.” jawabnya ringan.


“Apa kak Tedy tidak ikut?” Airin berbicara. tapi matanya fokus ke hp di tangannya.


“Kak Tedy akan datang di hari pernikahan paman Brama nanti. kalau sekarang dia masih sibuk,”


“Memang kak Tedy itu sibuk sekali ya setelah menikah?” Alyssa mengganti posisi rebahan nya menjadi duduk


“Iyalah, kan harus mengurus suaminya juga. makanya kau jangan mau menikah muda. hihi,” kia tertawa meledek sambil menyenggol pergelangan tangan Alyssa.


“Iih, siapa juga mau nikah muda! kak Airin kali kan dia bucin sekali dengan pacarnya.”


Airin langsung menatap tajam adiknya


“Eh.” Alyssa langsung menutup mulutnya dengan tangan. apalagi melihat tatapan tajam kakaknya.


Gawat aku keceplosan.


Airin menatap kanan kiri memperhatikan kedua kakaknya. jellsa masih diam tidak bereaksi. sedangkan Kiara dia sudah mulai berbisik di telinga Alyssa.


“Benar sa. Airin sudah punya pacar?” menuju Airin yang sedang duduk di sofa. dia berbicara berbisik di telinga Alyssa, karena dia tahu tampaknya dua orang gadis ini seperti sedang menyembunyikan sesuatu.


“Iyaa.” jawabnya dengan berbisik juga. “Tapi awas ya kakak jangan bilang dengan siapa-siap!?"


“Baiklah, kau tenang saja,”


Airin mendekat pada tempat tidur dan ikut duduk di samping kia.


“Awas kau ya kalau sampai mengatakan ini pada siapapun!” mengancam tapi dengan suara pelan agar kakaknya jellsa tidak mendengar


“Iya-iya. belum apa-apa sudah mengancam. aku kan tidak tau juga siapa pacar mu!”


“Sutttt!" Airin menempatkan jari telunjuknya di bibir


Hening. semuanya tidak ada yang berbicara.

__ADS_1


Kiara sedang memikirkan siapa pacar Airin. dia menyandarkan kepalanya di ranjang.


kira-kira seperti apa ya pacar nya Airin. ganteng tidak ya. atau mirip Dengan selebriti film Hollywood ya. atau seperti cowok-cowok k- pop. dia kan sangat suka sekali dengan laki-laki luar.


mulutnya terbuka sambil membayangkan.


atau mirip dengan. ahhhkk aku tidak bisa membayangkan nya. ekspresi wajah nya berubah-ubah.


“Kakak!” Alyssa memukul bahu Kiara.


“Apasih? sakit tau!” tangannya sambil mengusap bahunya.


“Hihihi, kakak ini pasti sedang menghayal ya? jangan-jangan Kakak juga sudah punya pacar ya?”


“Enak saja, aku mau fokus pada kuliah ku dulu,”


“Lagian sih ekspresi kakak tadi lucu sekali.”


“Kak,” Airin menepuk lengan kakaknya. karena dari tadi jellsa hanya diam. bahkan tidak bersuara sepatah kata pun, biasanya dia yang paling berisik.


“Kakak!” menggoyang tubuh kakaknya karena jellsa hanya diam tampa menjawab.


Kiara dan Alyssa yang dari tadi bercanda kembali diam. mereka juga ikut-ikutan menggoyang tubuh jellsa.


“Kakak kenapa diam saja dari tadi?” Alyssa jadi khawatir.


“Apa sih kalian ini. berhenti menggoyang tubuh ku!”


jellsa sudah kembali duduk


“Kakak, sakit ya?”


“Aku baik-baik saja!” jawab jellsa


“Tapi kenapa kakak dari tadi diam saja? biasanya kan kakak itu yang paling berisik,”


“Tadi aku bertemu dengan orang aneh!” jellsa menatap adik nya satu persatu


“Aneh?” mereka bertiga menjawab secara bersamaan.


“Aneh bagai mana kak?”


flashback


jellsa sedang duduk di taman dekat kampus nya. dia menunggu pacarnya cukup lama ia duduk di kursi taman. sampai seorang laki-laki datang mengagetkan nya.


“Kak, kakak!” seorang laki-laki melambaikan tangan di depan wajahnya.


“Iya, ada apa?” jellsa mendongak kan kepalanya. dia kaget sejak kapan seseorang laki-laki ini berdiri di depan nya. memanggil nya dengan sebutan kakak lagi.


tapi kalau di lihat dari wajah nya dia memang terlihat lebih muda dari ku. dan tampan juga sih.


“Apa aku boleh duduk di sini?” menunjuk kursi yang kosong di sebelah jellsa.


“Ya, silahkan.” jellsa tampak tidak terlalu peduli.dia kembali memainkan hpnya. apalagi dia tidak kenal dengan laki-laki ini.


“Apa kakak sudah lama duduk di sini?”


“Hmm lumayan.” tangannya masih sibuk me otak-atik hpnya.


“Aku baru saja pindah ke kampus ini,”


“Oh, begitu ya. pantas aku tidak pernah melihat mu.” mata nya masih fokus ke hp.


“Tapi aku sering melihat kakak. hampir setiap hari, apa kakak sedang menunggu seseorang di sini?”


“Hem iya.” cuek


“Nama ku Devano kak,” memperkenalkan namanya sendiri.

__ADS_1


siapa juga yang mau tau nama mu!. melirik sekilas. jellsa masih diam tampa menanggapi.


“Aku sering melihat kakak duduk di taman ini,”


“Aku bukan kakak mu ya! apa wajah ku sudah terlihat tua sampai kau memanggilku kakak!?”


“Tapi kakak, memang senior kan di sini. aku menghormati kakak dengan panggilan begitu.”


“Kalau kakak tidak suka di panggil begitu. bagaimana kalau aku memanggil kakak nona?”


“Terserah mu saja!” jellsa sudah kesal. apalagi orang yang ada di depan nya ini sok akrab pada nya.


radil kemana sih. lama sekali, katanya tadi sebenarnya lagi sampai di sini. aku sudah malas sekali berbicara dengan bocah ini!.


“Aku harap nona bisa mengingat nama ku!”


mengingat nama mu? melihat wajah mu saja aku malas. ya meskipun kamu tampan.


jellsa hanya diam tampa ingin menyahuti.


“NOna, apa anda baik-baik saja. kenapa hanya diam dari tadi?”


karena aku malas berbicara dengan mu!


“Aku harap kau segera pergi sekarang. pacar ku sebentar lagi akan datang. aku tidak mau dia salah paham!”


“Bukannya ini taman umum. aku boleh pergi kapan saja kan, nona jangan khawatir aku akan menjelaskan kepada pacar nona nanti.”


jellsa semakin kesal


apa kau tidak merasa kalau kau itu menyebalkan! melirik sekilas.


“Aku tidak punya teman di sini?”


“Lalu kalau kau tidak punya teman masalah nya dengan ku apa?” dia mengatakan nya dengan sedikit emosi. agar orang yang ada di depan nya cepat pergi.


“Aku sangat senang kalau nona mau jadi teman ku.”


apa katanya jadi temannya? aku bisa-bisa naik darah tiap hari.


“Apa aku boleh minta nomor hpnya nona?”


“Haha, siapa kamu berhak meminta-minta nomor ku!” jellsa sudah sangat kesal. ini pertama kali nya ada orang yang tidak tau malu baru kenal dengan nya sudah berani meminta nomor nya.


di seberang sana mobil baru saja berhenti. beberapa kali klakson mobil di bunyikan kan. jellsa langsung menoleh.


ah, itu dia. akhirnya aku harus segera pergi dari tempat ini.


“Dengar ya, tidak sembarang orang bisa punya nomor ku. termasuk kamu!” menunjuk dengan jari nya lalu pergi.


jellsa langsung masuk ke mobil pacarnya.


“Kenapa lama sekali, aku sudah bosen menunggu mu!?”


“Ya, aku tau. tadi aku ada urusan”


tlingg... pesan masuk di hpnya jellsa.


semoga bertemu lagi di lain waktu nona.


jellsa kaget dengan isi pesan ini. dia melihat ke arah luar jendela mobil. laki-laki itu tersenyum sambil melambaikan tangan pada nya.


dari mana dia bisa dapat nomor ku?


mobil berjalan meninggalkan taman.


tinggalkan jejak kalian ya. like komen dan vote biar Author tambah semangat.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2