Mengejar Cinta Wanita Arogan

Mengejar Cinta Wanita Arogan
25. Rencana ultah Jessica


__ADS_3

siang sudah berganti sore. Bella dan Jessica sudah selesai dengan pekerjaannya. mereka berjalan menuju parkiran mobil


“ini untuk mu bell!”


ucap Jessica memberikan dua undangan pada Bella.


“apa ini?” tanya Bella, sambil membolak-balikkan keras yang ada di tangannya


“undangan untuk mu. dan yang satunya lagi untuk kembaran mu”


“enak saja. aku tidak punya kembaran ya!”


“Haha, bercanda kali bell. habisnya kau itu mirip sekali dengan kakak mu. kalau orang tidak tau pasti mereka menganggap kalian berdua kembar”


“99% orang berkata seperti itu.” ucap Bella kesal


Jessica merangkul Bella. berjalan bersama sampai ke duanya masuk ke dalam mobil.


Jessica menghidupkan mobil nya. lalu melaju meninggalkan parkir


sedangkan Bella ia membaca undangan yang ada di tangannya


“Jess, ko pesta ultah nya di adakan malam ini?” Bella heran ia melihat tanggal dan waktu yang ada dalam undangannya. tentu saja tanggal itu berbeda dengan hari kelahiran Jessica


“bukannya ultah mu tepat nya lusa ya?” tanya Bella lagi


Jessica menghembuskan nafasnya pelan. “ya, kau tau sendiri kan bell, bagaimana orang tua ku? mereka hanya punya waktu malam ini di rumah. dan besok mereka akan terbang lagi ke negara seberang”


“what!? tapi kan Jess. ini hari ultah mu apa mereka tidak bisa mengambil cuti sehari saja?”


“bell. orang tua ku itu, sehari tidak bekerja mungkin seperti satu Minggu tidak bisa makan bagi mereka. sudahlah biarkan saja aku hanya ingin merayakan ultah ku bersama ke dua orang tua ku” ucapnya lirih

__ADS_1


“orang tua ku selalu sibuk bell.bahkan aku saja merasa seperti tidak memiliki Dedy dan mami. rasanya aku ingin sekali mengatakan pada mereka kalau mereka itu sudah keterlaluan. bahkan bekerja sampai lupa waktu. kalau aku bisa kabur bell, sudah lama aku pergi dari rumah itu” ucap Jessica menggebu-gebu. ia selama ini menggenggam amarah dalam dirinya. tapi hanya saja tidak berani mengungkapkan nya secara langsung kepada kedua orangtuanya


sedangkan Bella yang mendengar nya menundukkan kepala.


seandainya kau tahu Jess. aku bahkan iri kepada mu. kau punya segalanya di dalam hidup mu. orang tua mu masih lengkap.


Jessica menatap lurus ke depan. ia mencengkram setirnya


“aku sangat kesal kepada kedua orang tua ku Bell!. bahkan sejak dulu aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang secara penuh dari kedua orang tua ku”


“tapi kan bagaimana pun, mereka tetap orang tua mu Jess!”


“mana ada orang tua seperti itu yang tidak perduli dengan anaknya. bekerja sampai lupa waktu. padahal harta mereka untuk menghidupi 7 turunan ke depan juga masih mampu. mereka hanya perduli dengan uang dalam hidup mereka Bell!”


“jessica!” ucap Bella nyaring. Jessica sampai kaget ia menatap Bella di sampingnya


“kau tidak boleh berkata seperti itu. mereka itu orang tua yang harus kau hormati. mereka sudah membesarkan mu sampai sekarang dan mami mu sudah melahirkan mu ke dunia ini”


“kau masih bisa melihat mereka Jess. meskipun dalam keadaan kesal dan jengah. sedangkan aku. sejak kecil aku tidak pernah melihat kedua orang tua ku. dan aku juga tidak tau apa mereka masih hidup atau...” ucapannya lirih. Bella tidak melanjutkan kata-katanya lagi. ia memalingkan wajahnya menatap jendela mobil. air matanya mengalir, cepat-cepat ia kembali mengusap nya


apa yang kau irikan dari ku Jess. seandainya kau tahu bagaimana aku selama ini hidup, kau pasti akan merasa sangat bersyukur dengan kehidupan mu.


Jessica menatap Bella yang memalingkan wajahnya. ia merasa bersalah sekarang. ia tahu bagaimana kehidupan Bella selama ini, ia tidak memiliki orang tua hanya ada seorang kakak yang ia miliki


(begitulah kehidupan terkadang kita iri dengan kehidupan teman kita sendiri. namun di balik itu semua Tampa kita sadari bahwa kehidupan kita jauh lebih baik dari pada orang yang kita anggap sempurna. terlihat bahagia hanya lah topeng bagi sebagian orang. apapun yang terjadi dalam kehidupan kalian teruslah bersyukur. karena itu lah milik mu. milik mu tidak akan tertukar oleh punya orang lain. terkadang kita harus mundur untuk melompat lebih jauh, nah maka dari itu, tidak selamanya hidup akan selalu maju dan berjalan. terkadang kita harus istirahat untuk menyambut hari isuk. ingat lah, kebahagiaan yang datang nya belakang jauh lebih nikmat dari pada kebahagiaan yang datang nya duluan Tampa kita tidak di uji oleh Tuhan. karena dengan adanya ujian itulah kita akan bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini) Author sedikit ceramah yak wkwkwk


“maaf bell. gara-gara aku kau jadi ingat dengan orang tua mu. aku bukannya tidak bersyukur memiliki mereka di dalam hidup ku. tapi hanya saja aku sedikit kesal dengan kelakuan Meraka”


“tak apa Jess. aku juga paham” Bella membalikan wajahnya, ia menghapus air matanya


“tapi hanya saja kau harus lebih bersyukur. karena kau tidak tahu bagaimana rasanya hidup Tampa kedua orang tua di samping mu”

__ADS_1


“iya, bell. lain kali aku akan lebih bersabar menghadapi ke dua orang tua ku”


mereka masih terlihat obrolan yang panjang. sampai akhirnya tidak terasa mobil sudah terparkir di halaman rumah Bella. ia keluar dari mobil


“ jangan lupa kau nanti malam harus datang ya! awas kalau tidak?!” ancam Jessica dari dalam mobil


“baiklah, aku akan mengajak Kakak ku Juga”


Bella berjalan masuk ke rumah nya. sedangkan Jessica kembali melajukan mobil nya. sebelum pulang ke rumah ia ingin pergi ke rumah Jhon dulu berniat untuk mengundang nya juga.


Bella merogoh tasnya mencari di mana hpnya. ia baru saja selesai mandi, ketemu ucapannya. Bella langsung menelpon kakak nya


tit...tit... telpon tersambung


Halo, bell!


“apa kakak masih sibuk?”


tidak juga, ada apa?


“apa kakak bisa pulang cepat?”


apa ada bell? apa kau baik-baik saja? apa jantung mu kambuh lagi?


Belna khawatir di sana. karena biasanya adiknya jarang sekali menelponnya apalagi sekarang Bella menanyakan kapan ia akan pulang.


“tidak ka, aku baik-baik saja. malam ini Jessica ultah jadi dia mengundangku dan kakak juga. aku hanya ingin memberi tahu kan kakak untuk bisa cepat pulang, dan kita pergi bersama ke sana”


begitu ya, baiklah bell kakak akan cepat pulang hari ini.


sambungan telepon terputus.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2