Menggetarkan Hati

Menggetarkan Hati
Usulan David dan Malik


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul setengah dua belas, kami pun mulai meninggalkan Kantor untuk selanjutnya menuju ke kantin untuk makan siang.


Suasana kantin yang rame membuat kami sedikit kesulitan untuk mencari tempat duduk, karena semua meja dan kursi sudah terisi penuh.


Akhirnya kami pun mulai memesan makanan sambil mencari tempat duduk, dan Alhamdulillah ada yang beranjak pergi sesudah makan karena melihat kami yang masih mencari tempat duduk.


Kami pun menuju ke tempat duduk itu dan makanan pun datang, aku, David dan Sonny memesan Nasi Goreng, sedangkan Yunus dan Malik pesen Mie Goreng.


Bunga, Arif, Mira dan Santi juga Taufan pesen Mie Ayam dan Bakso.


Akhirnya makanan pun datang sesuai pesenan masing-masing.


Kemudian kami pun mulai melahapnya.


Di tengah-tengah kami makan tiba-tiba Malik berkata, " Oh iya Ren... Apakah ada rencana pembubaran BEM di mana gitu?, " Tanya Malik.


" Ada Lik...Insha ALLAH kita akan adakan di puncak gimana, kalian setuju??, " Tanyaku.


Aku sih Yes!!!, " Kata Sonny mantap sambil mengangkat jempolnya.


Aku juga Reenn....., " Ucap Mira Semangat.


Iya Ren... Kami setuju..., " Jawab David mewakili karena semua menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan perkataan David.


Baiklah..kalo kalian setuju, Nanti kita survey Villanya untuk pembubaran BEM," Ucapku.


Oh iya semua Anggota BEM wajib ikut ya... Karena kalo rame lebih seru!!, " Ucapku lagi.


Betul Ren...gimana kalo kita adakan games untuk acaranya biar tambah meriah, " Usul Mira.


Boleh...dan juga nanti gimana kalo setiap orang tukar kado, minimal kado harganya dua puluh ribu rupiah, kalo lebih tidak apa-apa, " Ucapku.


Bener Ren... Usul yang bagus..." Jawab Malik.


Sekalian buat kenang-kenangan kita selama jadi anggota BEM, " Ucap Sonny.


Betul... Karena sebentar lagi kan kita sudah mau tingkat akhir siapa tahu kado itu jadi kenangan kita semua, " Kata Santi.


Kami semua menganggukkan kepala, karena yang di bicarakan oleh Santi itu betul adanya.


Begini...nanti kita buat Panitia Pembubaran BEM, yang kita tunjuk itu harus siap, tidak ada penolakan, gimana???.., " Tanyaku.


" Betul Ren..terus gimana kalo minggu besok kita adakan Rapat untuk membentuk Panitia Pembubaran BEM, " Usul David.


Gini Vid... Untuk sementara ini kita skip dulu untuk Rapat Pembentukan Panitia Pembubaran BEM, karena kan kita sedang Fokus pada Penerimaan Pendaftaran Calon Ketua BEM, " Kataku.


Maaf ni...Ren, tetapi menurut saya saran dari David itu betul.


Kita tetap Rapat untuk pembentukan Panitia Pembubaran BEM, karena begitu Ketua BEM yang baru di lantik, kita tinggal membuat acara pembubarannya di Puncak.

__ADS_1


Karena kan kita jauh-jauh hari sudah siap untuk pembubaran Anggota BEM, " Jawab Malik panjang lebar.


Gimana yang lain...setuju tidak dengan usul dari David dan Malik, " Ucapku.


Kami setuju saja Ren...gimana baiknya, " Ucap Sonny.


Baiklah kita lanjutkan usulan dari sodara David dan Malik.


Kita akan adakan Rapat Pembentukan Panitia Pembubaran Anggota BEM minggu Kedua di bulan Agustus ini, Gimana setuju?, " Tanyaku.


Baik Ren...kami setuju, " Ucap mareka serentak.


Tak lama dari percakapan kami, Akhirnya Azan zhuhur berkumandang, Aku dan Yunus serta Malik pamit duluan mau ke Mushola untuk sholat.


Sesudah Sholat, Yunus dan Malik pamit masuk kelas karena ada Kuliah, Sedangkan aku langsung menuju ruang Rohis untuk berbicara dengan Fahmi.


Setelah mengucapkan Salam, Aku pun masuk ke ruang Rohis untuk berbincang dengan Fahmi.


Gimana Mi... Apakah sudah di beritahukan kepada Seluruh Mahasiswa bahwa bantuan ke Aceh sudah di tutup, " Ucapku.


Belum Ren...ini baru di bikin, Insha ALLAH senin sudah siap dan langsung di pasang di Mading Kampus dan juga di semua Fakultas, " Ucap Fahmi.


Hmm...baiklah..mudah-mudahan secepatnya di beritahukan biar mareka tahu dan tidak membawa lagi bantuannya karena kan sudah selesai?, " Ucapku.


Iya Ren..., " Kata Fahmi sambil merapikan berkas di mejanya.


Kalo gitu, saya pamit dulu ya Mi...mau ke Perpustakaan, " Ucapku.


Sesudah dari Ruang Rohis, aku pun melangkah menuju ke Perpustakaan, Sampai di pintu aku berpapasan dengan beberapa wanita yang tersenyum ke arahku.


Aku langsung menunduk malu, terlihat mareka mulai menggodaku.


Maaf Kak Rendi ya?, " Tanya salah satu dari mareka.


Hmm... Iya.., " Jawabku sambil melangkah masuk ke dalam perpustakaan.


Ya Allah...ganteng banget Ketua BEM kita ya, " Ucap Maya semangat.


Senyumnya itu loh bikin aku gimana gitu hehe, " Ujar Yanti sambil tertawa senang.


Betul Yan...kalau Kak Rendi main Film bisa jadi Aktor dia hehe, " Ucap Indah.


Betul...sempurna gitu, udah ganteng, pinter, rajin ibadah lagi...hadeehh... Pengen banget jadi belahan jiwanya..." Seru Lia.


Udah-udah Yuk kita masuk ke dalam, kita cari buku yang mau kita buat tugasnya, " Ucap Maya.


Yuukk.. Siapa tau bisa melihat si ganteng lagi hehe, " Ucap Indah.


Mareka pun masuk ke Perpustakaan, mareka adalah adik kelas Rendi di Kampus.

__ADS_1


Hey...lihat itu di sana Kak Rendinya... Ganteng banget, kalem lagi, " Ujar Lia.


Yuk kita samperin, " Ajak Maya semangat.


Mareka pun mendatangi Rendi dan mulai menggodanya.


Kak Rendi nyari buku apa?, " Ucap Maya Basa-basi.


Aku pun terkejut karena tidak percaya, beberapa orang cewek yang ketemu di depan pintu masuk Perpustakaan sekarang berada di depanku.


Hmm... nggak ada lagi lihat-lihat saja, Permisi.., " Pamitku sambil melangkah pergi.


Iiiihh... Sombong banget, " Ucap Indah kesel.


Dia bukan sombong tetapi memang karakternya begitu, dingin sama cewek, " Ucap Maya.


Lo kok tau May?, " Tanya Yanti.


Iya gue dengar-dengar gitu, sudah banyak yang naksir sama Doi, tetapi Doi tidak suka, katanya sih mau fokus Kuliah, " Jawab Maya.


Oohh gitu... Pantesan waktu ngeliat kita tadi Kak Rendi sedikit grogi dan langsung pamit pergi, " Ucap Lia.


Iya betul..." Jawab Indah.


Itu yang disana!!!...., gerombolan cewek-cewek kalo mau gosip keluar sana, ini perpustakaan bukan pasar!!!..., " Kata Bu Sari Penjaga Perpustakaan yang terkenal galak.


Buset deh ah galak amat!!..., " Ucap Lia.


Hus...nanti di dengar, bisa berabe kita, Yukkk Ah...kita pencar cari buku lalu kita bikin tugas, " Kata Maya.


Akhirnya mareka pun berpencar mencari buku Manajemen Pemasaran untuk membuat tugas yang sudah di berikan oleh Pak Kemal, Dosen Manajemen.


XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX...............


Karena buku yang aku cari tidak ada, aku pun keluar Perpustakaan dan bermaksud menunggu Yunus di Kantor BEM saja.


Sampai di Kantor sudah ada Sonny dan Taufan. Setelah mengucapkan salam, aku pun berkata, " Son... Sudah ada yang mendaftar untuk Ketua BEM.


Belum Ren, sepertinya minggu besok sudah ada yang mendaftar kayaknya sih dari Fakultas kita.. Ekonomi, " Ucap Sonny.


Bagus itu...mudah-mudahan Fakultas yang lain bisa segera mendaftarkan para kandidatnya, " Kataku.


Betul Ren..." Ucap Taufan.


Ngomong-ngomong siapa perwakilan dari Fakultas kita Son?, " Tanya Taufan.


Namanya Andi Permana, katanya anaknya Pinter, Kalem, ramah juga rajin ibadahnya, sama kayak kamu Ren..." Ucap Sonny.


Mana ada, eh jangan di sama-samakan dengan Rendi ya, Rendi mah beda, Udah Ganteng, pinter, Sholeh, Baik, tidak pelit, Setiakawan juga berkharisma hehehe..." Ucap Taufan semangat.

__ADS_1


Iye...iye..." Ucap Sonny sambil mengangguk kepala tanda setuju dengan perkataan dari Taufan.


Aku yang mendengar itu cuma tersenyum dalam hati dan mengucapkan Aamiin....ALHAMDULILLAH...


__ADS_2