
Sesudah berbincang dengan Papa, Aku pun keluar dari ruangan Papa kemudian menuju lift.
Sampai di lobi terlihat Resepsionis tadi tersenyum ke arahku dan Aku tersenyum sambil menganggukkan kepalaku.
Aku menuju parkiran Motor, kemudian menghidupkan sepeda motorku untuk menuju pintu keluar.
Sampai di pintu yang mau keluar terlihat Satpam menghampiriku.
"Aku mengembalikan Akses untuk masuk parkiran.
Satpam itu berkata "Mas...Sampeyan itu mau melamar kerja ya??....." Tanyanya dengan logat Jawa yang medok
" Iya.." Jawabku.
" Hmm...Sampeyan...di terima atau di tolak, soalnya denger-denger masuk ke Perusahaan ini lumayan susah, " Jawabnya.
"Hmm...iya.." Jawabku tersenyum.
"Hmm...tapi kalo Saya liat-liat Mas nya cocok jadi Bintang Film kayak Rano Karno hehehe...
Habis Masnya ganteng tapi Sayang cuma naik motor butut.. hehehe... Ucapnya sambil tertawa.
Aku hanya tersenyum mendengarnya.
"Tapi ndak apa-apa....begini juga bagus, Saya rasa banyak nanti yang suka sama Sampeyan
Walaupun miskin yang penting tampang oke, ya nggak Mas..." Ucap Satpam itu lagi.
" Aku terdiam sejenak kemudian berkata....
" Semua Harta itu cuma titipan Pak?, buat apa Kita Banggakan...Ganteng.. Cantik..Kaya...Miskin..
Kalau Akhlaknya jelek maka tidak ada gunanya juga hehe...yang penting Takwa Kita....itu yang Utama..." Jawabku sambil tersenyum.
"Hmm...Sampeyan Miskin saja Sok nasehatin..." Jawab Satpam itu lagi.
" Ya sudah ya Pak...Saya duluan...mari.." Ucapku tersenyum sambil memberikan Dua lembar uang berwarna merah.
Waduh...Alhamdulillah...( Di tepuk-tepuk jidat pake duit), sering-seringlah ada yang ngasih kayak gini, kan lumayan hehehe...
Tapi kok Saya Liat, walaupun Dia naik motor butut tetapi ndak pelit.....
Terima kasih Mas Ganteng semoga rejeki Sampeyan lancar..... Lumayan buat beli Susu si kecil.." Gumam Satpam yang bernama Yanto.
Dari Kantor Papa Aku langsung menuju ke Kampus.
Setelah menempuh perjalanan sekitar Satu Jam Setengah, Sampailah Aku di Kampus.
Aku langsung memakirkan Motorku, kemudian menuju ke Kelas ada Mata Kuliah Ekonomi Pembangunan.
Selesai Kuliah Aku langsung ke ruangan Pak Iwan untuk sharing tentang Pengajuan Skripsi Semester depan.
Tok...tok.....
"Silahkan Masuk " Terdengar suara dari dalam.
Aku pun melangkah masuk, kemudian Pak Iwan mempersilahkan Aku duduk.
"Gimana Ren....kapan Kamu Pengajuan Skripsinya
Bapak Lihat Judul Skripsi Kamu sangat menarik semoga ini bisa jadi Repferensi bagi Mahasiswa yang lain " Ujar Pak Iwan.
__ADS_1
" Insha ALLAH Semester depan saya sudah Ajukan Pak? Dan semoga Skripsi Saya bisa buat acuan bagi orang lain "Jawabku.
" Bagus...Bapak senang mendengarnya...dan untuk Kamu Bapak akan membantu semaksimal mungkin supaya Kamu selesai tepat waktunya " Ujar Pak Iwan.
"Terima Kasih sebelumnya Pak, makanya secepatnya Saya Akan mulai menyusun Skripsi dan tentunya juga dengan bimbingan dari Bapak "Ujarku.
Saya percaya Kamu bisa...dan Skripsi Kamu akan menjadi yang terbaik di Kampus kita, Itu harapan Saya " Kata Pak Iwan.
"Terima kasih untuk kepercayaan yang Bapak berikan, mudah-mudahan Saya bisa mewujudkan harapan itu, " Ucapku.
"Oh iya Ren...Bapak minta tolong sama Kamu bisa? " Tanya Pak Iwan serius.
"Kalau bisa Saya akan bantu Pak, maaf Apa yang bisa Saya lakukan Pak? " Tanyaku.
" Begini Ren.... Siang ini Saya harus ke Makasar, Saya menjadi Dosen Tamu di Universitas Hasanudin untuk Acara Seminar.
Saya minta Kamu menjadi ASDOS ( Asisten Dosen) mata Kuliah Saya gimana?
Kamu Ada Mata Kuliah lagi tidak? " Tanyanya.
" Tidak ada Pak, dan Insha ALLAH Saya bisa mengajar mengantikan Bapak "Ujarku.
"Bagus...terima kasih ya Ren...Oh iya ini Buku Pelajarannya " Kata Pak Iwan Sambil menyerahkan Buku Manajemen Perbankan.
"Kalau Begitu Saya permisi dulu ya Pak..."Ucapku.
"Baiklah Nak...jangan lupa Habis Zhuhur ya??......"Kata Pak Iwan.
" Baik Pak " Ucapku sambil melangkah keluar.
Kemudian Aku langsung ke Ruang Pendaftaran, aku bertemu kepada Sonny dan Mira agar memberitahukan kepada yang lain untuk Rapat Nanti sore di Ruang BEM.
Aku melangkah keluar dari Ruang Pendaftran menuju ke kantin.
"Iya Lik...ada apa "Tanyaku.
Katanya nanti sore ada Rapat ya...kok mendadak sekali.."Tanyanya.
"Iya Lik..ada yang mau kita bahas, bukankah sudah biasa kita ada rapat mendadak? "Ucapku.
"Iya sih...tapi Aku ada Mata Kuliah, gimana ya? "Ucap Malik.
"Lik...Lik...sudah mau selesai tugas Kita di BEM, Kamu masih bingung saja, ya sudah Kamu ikut Kuliah saja.
Dan mengenai Rapat kamu bisa bertanya kepada yang lain "Ucapku tersenyum.
"Oke deh Ren...
"Ngomong-ngomong Kamu mau ke kantin ya? "Tanya Malik.
"Iyaaa...mau ikut.. yuk..."Ajakku.
Siap..."Ucap Malik tertawa sambil melangkah membarengi Rendi.
"Mba Prabti pesen Nasi Goreng Dua ya sama Jus jeruknya juga Dua.."Ucap Malik.
Aku tersenyum melihat gelagat Malik. Kemudian Aku membuka Laptop untuk menyelesaikan beberapa tugas yang belum selesai.
Malik sendiri langsung main game Ular yang melingkar di Hp Nokianya.
...****************...
__ADS_1
Amerika.....
Halo Pa....."Terdengar Suara lembut disebrang sana.
"Halo...Sayang..Kapan Kamu Pulang ke Indonesia, Papa dan Mama sudah kangen...
Dan juga ada kabar baik loh buat Kamu "Ucap Pak Burhan.
Kabar baik apa Paaa..., Anita sepertinya masih sibuk dalam minggu-minggu ini "Jawab Anita.
Gini loh Sayang...Kamu tau kan Rendi anaknya Om Doddy, teman SMP kamu..."Ucap Pak Burhan.
"Iya kenapa dengan Rendi Paa..."Ucap Anita.
"Rendi mau bergabung di Kantor Papanya sebagai Manager Produksi dan Papa rasa Kamu cocok jadi Sekretarisnya Dia.
Bukankah Kamu ambil Kuliah Sekretaris??...."Ujar Pak Burhan.
Oooh gitu Paaa...memang sih Anita sudah lama suka sama Rendi, tapi sepertinya Rendi cuek saja..."Ucap Anita.
"Makanya Papa menyuruh Kamu pulang ke Indonesia, biar Kalian tambah dekat....sekarang Rendi..tambah ganteng...pinter lagi...
Papa rasa kalian cocok hehe..."Ucap Pak Burhan.
"Ah Papa bisa saja...ya sudah kalau begitu.. mungkin Bulan Depan Anita pulang Pa..."Ucap Anita.
" Okee.... Lebih cepat lebih baik Kamu pulang Nak?... Sebelum Rendi di ambil orang..."Ucap Pak Burhan.
Anita harus menyelesaikan kerjaan disini dulu Paa... Baru nanti Balik ke Indonesia..."Kata Anita.
"Baiklah...Papa dan Mama tunggu ya....
"ya sudah Kamu lanjut tidur lagi, soalnya kan di Amerika masih malam, sedangkan di Indonesia sudah Siang..."Ucap Pak Burhan.
"Oke Paa...Daaa..."Ucap Anita sambil mematikan telponnya.
"Sudah lama Aku tidak ketemu dengan Rendi, habis SMP Aku langsung ke Amerika, entah bagaimana rupanya....kangen Aku hehehe.."Gumam Anita.
Papaku dan Papanya Rendi bersahabat dari Jaman Mareka Kuliah.
Dan Kami pun menjadi dekat dari TK sampe SMP kami selalu Satu Sekolah.
Banyak yang suka sama Rendi tetapi selalu Aku bilang bahwa Rendi Pacarku dan Rendi tidak keberatan soal itu.
Tampak dari Wajahnya Dia senang-senang saja, semoga saja Rendi belum punya Pacar dan kalau punya Pacar Aku akan merebutnya "Gumam Anita.
Rendi hanya boleh menjadi milikku...karena selain wajahnya yang tampan....dan Kalem..
Rendi juga pemuda yang sangat menghormati Wanita, Jarang Aku menemukan Lelaki seperti itu.
Dan Aku berharap semoga Rendi jadi Jodohku "Ucap Anita sambil menatap cermin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ANITA ANAKNYA OM BURHAN
OM BURHAN
__ADS_1
Lanjutannya.....Bab berikutnya ya....