
Kami semua terdiam, tiba-tiba datang Ummi Maryam ibunda Aisha membawa minuman dan Kue.
Sedangkan Pak Haji Surya sedang ke kamar mandi meninggalkan kami bertiga dengan Pak Ustadz Ma'ruf.
"Silahkan di minum airnya dan di makan kue nya " Ujar Ummi ramah sambil melangkah masuk ke dalam.
"Iya..... Terima kasih " Jawab kami pelan dan sedikit malu.
Ayo Nak... Jangan malu..yuk di minum airnya " Ajak Pak Ustadz sambil mengangkat tehnya.
Akhirnya Kami pun minum juga karena tidak enak menolak ajakan dari Pak Ustadz Ma'ruf dengan perasaan yang tidak karuan sambil sedikit tersenyum.
"Pak Haji Surya pun kemudian duduk dengan kami sambil minum teh juga.
Kemudian Kami pun berbasa-basi dengan Pak Ustadz Ma'ruf dan Pak Haji Surya Dinata dengan sedikit rasa sungkan pastinya.
Tak lama setelah itu Kami pun pamit pulang. Perasaanku campur aduk ketika tadi berbicara dengan Bapaknya Aisha.
Aku juga sedikit risau karena tidak bertemu dengan Aisha tapi tak mengapa...
INSHA ALLAH kita akan ketemu bulan depan di tanggal yang sama " Batinku.
YA ALLAH..... Mudahkanlah Hamba dalam menerima Persyaratan ini dan jadikan lamaran ini sebagai pengikat bagi diri Hamba agar senantiasa dekat kepadamu...Aamiin.." Doaku dalam hati.
Kami pun di antar sampai mobil sesudah itu Aku dan Yunus mencium tangan Pak Haji Surya.
Kemudian Beliau salaman sambil memeluk Sahabatnya Ustadz Ma'ruf sebelum naik ke mobil. Sesudah itu Kami juga masuk ke dalam mobil.
Sesudah mengucapkan Salam, mobil pun melaju menuju ke rumah Pak Ustadz Ma'ruf.
" Nak Rendi...tentang persyaratan tadi apa Nak Rendi sanggup? " Tanya Pak Ustadz hati-hati dan duduk di sampingku sambil Aku menyetir.
Sedangkan Yunus duduk sendiri di belakang kami.
"Insha ALLAH saya akan usahakan untuk menghafal surat AR-RAHMAN Pak Ustadz?.
Dan untuk pekerjaan secepatnya saya akan segera mencari kerja " Jawabku.
" Bagus Nak...Saya tau Kamu pemuda yang jujur dan gigih.
Saya tidak salah merekomendasikan kamu sebagai Calon yang baik kepada Pak Haji Surya " Ucap Pak Ustadz Ma'ruf sambil tersenyum.
" Terima kasih banyak ya Pak Ustadz? Atas bantuan Bapak selama ini.
Seandainya tadi tidak ada Pak Ustadz mungkin saya akan mundur karena ketidak percayaan Pak Haji Surya terhadap Saya " Ucapku dengan nada pasrah.
"Hmm...Saya kenal betul siapa Haji Surya, Beliau sebenarnya orang yg baik tetapi sangat berhati-hati terhadap calon menantunya.
Apalagi Aisha putri Beliau satu-satunya jadi wajar sih sedikit tegas hehe " Kata Pak Ustadz.
"Iyaaa...Pak Ustadz. Saya paham. "Jawabku pelan.
Sekitar Dua Puluh Menit sampailah Kami di rumah Pak Ustadz Ma'ruf, Beliau mengajak Kami mampir ke rumahnya sekalian untuk Sholat Zhuhur dan makan siang.
Sebenarnya Kami mau menolak ajakan Pak Ustadz, tetapi tidak enak karena bagaimana pun Beliau sudah banyak membantuku.
Kami pun turun dari mobil kemudian Sholat Zhuhur berjamaah dan sesudah itu di lanjutkan dengan makan siang.
__ADS_1
Setengah Jam Kemudian sesudah berbasa-basi dengan Pak Ustadz dan Ummi Zainab.
Tak lama Kami pamit pulang karena sore ini harus pulang ke Jakarta.
Besok sudah masuk ke Kampus " Ucapku sambil mencium tangan Pak Ustadz, begitu juga dengan Yunus.
Kemudian kami masuk ke dalam mobil dan pulang ke Pesantren.
...****************...
Di rumah Aisha
Ummi....Aisha sini Nak?..." Panggil Abah
Ummi dan Aisha pun mendekati Abah dan duduk di hadapannya.
Tamu yang tadi sudah pulang ya Bah? " Tanya Ummi membuka obrolan.
" Iya Mi sudah.... Barusan saja...makanya Abah memanggil Ummi dan Aisha kesini.
" Nak....tadi kedatangan Mareka kesini mau melamar Kamu?....Apa kamu sudah siap berumah tangga? " Tanya Abah.
" Aisha terdiam kemudian Ummi berkata.
" Abaaah...Bah...maaf ni ya...apa Ummi Zainab setuju kalau Ustadz Ma'ruf menikah lagi? " Tanya Ummi hati-hati.
"Maksud Ummi gimana nih...Abah jadi bingung? " Ucap Abah Surya sambil melihat serius Istrinya.
" Begini...Bah..maaf sebelumnya, Ummi tau Abah dan Pak Ustadz Ma'ruf bersahabat sejak kecil.
Tetapi yang Ummi dengar Beliau datang mau melamar anak kita, Aisha.. untuk jadi Istrinya, aa...aapa....Ummi Zainab setuju, " Ucap Ummi Maryam pelan.
Membuat Aisha dan Ummi liat-liatan tak percaya bahwa Abah ketawa dengan sangat keras.
Sesudah reda barulah Abah berkata lagi.
" Memang betul Haji Ma'ruf datang kesini mau melamar Aisha, tetapi bukan untuknya melainkan untuk Pemuda yang tadi datang kesini...
Kalau tidak salah namanya Nak Rendi, Dia orang Jakarta masih Kuliah, sekarang sedang menuntut Ilmu di Pesantren Nurul Ilmi, " Jelas Abah panjang lebar.
" Aaa...apaaa... Bah...( Ummi dan Aisha terkejut )
Kemudian Ummi berkata ... " Alhamdulillah... ternyata bukan Haji Ma'ruf, lalu Ummi pun memeluk Aisha dengan Air mata haru.
" Entah apa jadinya kalau seandainya bukan Pemuda itu yang Melamar.
Bagaimana Aku harus bersikap dengan Ummi Zainab dan orang-orang kampung sini..." Ucap Ummi dalam hati.
" YA ALLAH....Alhamdulillah ternyata bukan Abinya Farida......"Ucap Aisha senang dalam hati.
" Sudah...sudah...INSHA ALLAH kalau Dia jodoh terbaik bagi Putri kita maka akan di mudahkan jalannya.
Tapi tadi Abah kasih Syarat dalam Satu Bulan Dia harus hafal Surah AR-RAHMAN dan juga harus sudah bekerja " Kata Abah serius
" Terus apa jawab pemuda itu Bah? " Tanya Aisha memberanikan diri bertanya kepada Abahnya ( dalam hati senang karena bukan Ayah Sahabatnya yang melamarnya).
" Dia menyetujuinya dan bulan depan di tanggal yang sama Dia akan datang kemari.
__ADS_1
" Sepertinya Pemuda itu Pemuda yang sangat baik, Sopan juga santun.
Abah juga bisa melihat bahwa dia Pemuda yang Pinter juga Rajin...semoga saja penilaian Abah tidak keliru..." Ucap Abah.
" Aamiin...Ummi juga senang Bah...tadi Ummi lihat ada Dua Pemuda, Apa yang Namanya Nak Rendi itu yang tampan itu ya Bah..." Tanya Ummi.
" Betul Mi...Nak Rendi Pemuda yang sangat Tampan dan sedikit kalem.
Satunya lagi itu namanya Nak Yunus temannya " Jawab Abah.
" Hmm...Ummi senang sekali mendengarnya dan semoga dia jodoh terbaik bagi anak Kita ya Bah... Aamiin.... " Ucap Ummi .
" Aamiin..." Ucap Abah.....(dalam hati Aisha juga).
...****************...
Kembali ke Rendi...
" Ren...lo yakin bisa memenuhi Syarat dari Bapaknya Aisha? " Tanya Yunus.
"INSYA ALLAH Nus...semoga ALLAH memudahkan jalanku.." Ucapku.
Dan Mulai Besok aku sudah harus menghafal Surah Ar-Rahman juga aku akan mulai melamar kerja di Kantor Papa " Ucapku lagi.
" Iya Sob..semangat...gue akan dukung apapun keputusan lo, semangat ya.. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasilnya..." Ucap Yunus sambil menepuk bahunya Rendi.
" Thank you ya Nus..." Ucapku sambil tersenyum.
Kami pun melajukan kendaraan menuju ke PESANTREN NURUL ILMI
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
INI GAMBAR VISUALNYA YA TEMAN-TEMAN VERSIKU YA HEHEHE
RENDI PRATAMA DARMAWAN ( abaikan brewoknya ya)
AISHA
AISHA LARASATI
YUNUS
FARIDA
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semoga suka ya dengan gambar visualnya dariku ya.....😃