Menggetarkan Hati

Menggetarkan Hati
Deg-degkan


__ADS_3

Sesudah Menganti baju dan merapikan jilbabnya Ida pun keluar dari kamar dan membiarkan Aisha istirahat sebentar.


Dan Dia ingin tau siapa orang yang datang ke rumahnya sampai-sampai membuat Bi munah terkesan dengannya.


Karena penasaran siapa tamunya, Ida pun mencoba mengintip dari balik tembok. Dan betapa Farida terkejut dan tidak percaya dengan yang dilihatnya.


" Ya ALLAH... Ternyata mareka...( Ida sangat terkejut) ya ampun Sha... Calon suamimu datang hihihi..."Ucap Ida dalam hati sambil tertawa senang.


YA ALLAH akhirnya Aisha bertemu dengan calon suaminya...semoga mareka jodoh ..."Batin Ida.


Farida pun kembali ke kamar kemudian memanggil Aisha.


" Sha..Sha..bangun..."Panggil Farida.


" Hoam...,( Aisha menguap)...eh aku ketiduran ya Da...hehe..maaf ya habis kalo kena AC bawaannya pengen tidur ...aja, " Jawab Aisha tersenyum.


Nggak apa-apa kok Sha..santai saja hehe..."Jawab Ida sambil tersenyum.


Aku bangunin kamu karena mau panggil kamu untuk makan, kamu mau kan? "Ucap Ida.


Hmm...aku belum lapar.." Ucap Aisha.


Ya sudah kalo begitu.... Kamu mau disini atau mau keluar?...." Tanya Ida


Aku disini dulu ya Da..... Sebentar lagi aku keluar, " Jawab Aisha.


" Oke..." Jawab Ida sambil melangkah keluar dari kamar.


Di ruang tamu....


Setelah menunggu sekitar 20 menit, akhirnya Pak Ustadz Ma'ruf sampai di rumah.


" Assalamu'alaikum... " Ucap Pak Ustadz sambil melangkah ke dalam.


"Wa'alaikumus Salam..." Jawab kami sambil mencium tangan Pak Ustadz Ahmad Ma'ruf.


Maaf Ya sudah membikin kalian menunggu, Sudah lama sampainya??...." Tanya Pak Ustadz


Tidak apa-apa Pak Ustadz.


Belum begitu lama Pak?, sekitar 20 menit " Jawab Yunus.


Hmm ....sudah minum? "Tanya Pak Ustadz lagi.


Sudah Pak Ustadz, " Jawab kami serentak.


Sebentar ya Nak.....saya permisi ke dalam, "Kata Pak Ustadz ramah.


Silahkan Pak? "Ucapku sambil membuka telapak tangan mempersilahkannya


Pak Ustadz pun masuk ke dalam kamar dan menyuruh Istrinya untuk menyiapkan makanan untuk makan siang.


Lalu pak Ustadz pun ganti baju dan pake sarung, karena tadi ke kelurahan pake celana panjang.


Nak Rendi...sama Nak Yunus....karena ini sudah siang...kita makan dulu ya?.


Ummi zaenab sudah menyiapkannya, jangan di tolak......mari..?? " Ajak Pak Ustadz ramah.


Kami yang mendengar kata Pak Ustadz tidak enak hati.


Akhirnya kami pun menerima ajakan Pak Ustadz untuk makan siang bersama.

__ADS_1


Sesudah makan siang, kami menunggu untuk Sholat Zhuhur bersama.


Kami duduk di saung belakang rumahnya Pak Ustadz yang tampak sangat asri dan teduh.


Suasana di kamar Farida.


Ya ALLAH apa yang harus aku perbuat, Pak Ustadz Ma'ruf sudah pulang.


bagaimana aku harus bersikap....Ya ALLAH bantu hambamu ini biar tidak grogi di hadapan Pak Ustadz Ma'ruf dan juga Ummi Zainab..." Batin Aisha.


Sha..." Panggil Ida lembut sambil menyentuh pundak Aisha membuyarkan lamunannya.


Kita keluar yuk... Kita makan siang terus kita Sholat berjamaah.. "Ajak Farida.


"Iya Da.."Jawab Aisha.


Mareka pun akhirnya keluar dan Aisha langsung ke kamar mandi untuk cuci muka.


Sesudah itu mareka pun makan siang bersama dengan Ummi Zainab juga.


Aisha, Ida..habis makan kita Sholat berjamaah bareng dengan Abi ya..." Ucap Ummi.


Iya Ummi..." Jawab Ida sambil tertawa senang.


Uhuk...uhuk..Aisha tersedak..


Kamu tidak apa-apa kan Sha? " Tanya Ida sambil memukul punggung Aisha.


Tidak apa-apa kok, tadi cuma terburu-buru saja habis masakan buatan Ummi enak sekali..." Jawab Aisha Grogi.


Ya ALLAH...Kuatkanlah hati hamba.." Ucap Aisha dalam hati.


Minum air dulu Sha..."Saran Ummi Zainab ramah.


Ya Rabb...hamba tidak tega menyakiti hati kedua wanita ini yang sangat sayang kepada hamba... Hamba mohon lindungilah mareka dan batalkanlah perjodohan ini aamiin..." Doa Aisha.


Kemudian mareka pun melanjutkan acara Makannya.


Tak lama kemudian mareka pun selesai makan.


Dan tidak Lama Azan Zhuhur berkumandang, seketika itu Aisha dan Farida sudah siap-siap bawa mukena dan bermaksud mau ikut Sholat Zhuhur Berjamaah.


Mareka mau ke belakang ke tempat di mana terletak Saung yang lumayang besar yang di pergunakan untuk Sholat berjamaah.


Karena Abi, Ummi dan Farida suka berjamaah disini karena tempatnya sangat adem dan juga tenang.


Aisha, Farida dan Ummi pun melangkah mendekati Saung.


Ummi lalu menuju keran untuk ambil wudhu.


Sedangkan Farida dan Aisha langsung menuju Saung.


Mareka sudah mengambil wudhu tadi di dalam rumahnya Farida.


Sampai di Saung........


Mareka semua terkejut, terlebih Rendi dan Yunus.


Mareka saling bertatapan mata dengan Dua gadis di hadapannya.


Mareka tidak percaya akan ketemu dengan gadis pujaannya masing-masing.

__ADS_1


Rendi tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Begitu juga dengan Yunus, Farida dan Aisha.


Deg.....deg....jantung Rendi seketika berhenti dan dia tidak menyangka akan ketemu Aisha Sang Pujaan hati di rumahnya Pak Ustadz.


Rendi berusaha menetralisir darahnya.


Sumpah jantungku rasanya mau copot....


Ya ALLAH...Aisha cantik banget.....hatiku sangat deg-degkan...ketika ketemu dengan Aisha " Batinku


Dirasa sudah bisa mengendalikannya, kemudian Rendi tarik nafas dan berkata.


Ma....maaf.... Saya mau ambil wudhu...dimana ya kerannya? " Tanyaku dengan terbata-bata sambil melihat ke arah Aisha dengan tersenyum.


Disana Kang..." Jawab Aisha sambil menunjuk ke arah keran.


Kemudian langsung menunduk malu.


Sedangkan Yunus dan Farida tersenyum senang dan saling bertatapan mata dengan malu-malu.


Mudah-mudahan mareka berdua Jodoh aamiin... " Doa Ida.


Ayuk Nus...kita ambil wudhu..." Ajak Rendi sambil melangkah ke tempat wudhu dengan grogi.


Aisha tidak menyangka akan ketemu dengan pemuda itu lagi...tapi di mana ya..." Lamun Aisha.


Sha...kenapa bengong...ganteng ya..itu namanya Kang Rendi, sedangkan temannya namanya Kang Yunus "Ucap Ida.


Sepertinya aku pernah deh ketemu dengan lelaki itu, tapi dimana ya?...." Kata Aisha.


Yang bener kamu Sha..." Tanya Ida tak percaya.


Bener Da..di mana ya...aku lupa hehe..." Ucap Aisha sambil tertawa.


Dimana Shaa...coba deh inget-inget.....kalo aku liat-liat kalian mirip deh bisa jadi jodoh hehe..." Ucap Ida sambil tertawa bahagia.


Hus...cowok kayak gitu ceweknya pasti banyak.. " Ucap Aisha sedikit kesel.


Tapi Sha...sepertinya nggak... Kalo aku liat-liat Kang Rendi itu orangnya dingin sama cewek


Dan Sepertinya tidak suka tebar pesona walaupun tampangnya ganteng pisan hehe..." Ucap Ida tertawa.


Memangnya kamu tau tentang dia Da!!....seperti apa orangnya..bisa jadi kan kalem di depan di belakang banyak ceweknya..." Ucap Aisha lagi.


Aku yakin Kang Rendi itu beda Sha..." Jawab Ida lagi.


Masa..."Ucap Aisha tak Percaya.


Bener Sha..... Dan sepertinya Kang Rendi itu naksir loh sama kamu.


Habis dari tadi yang di liatin kamu terus..." Goda Farida.


Aisha langsung tersipu malu, bener juga sih yang di katakan sama Ida...tapi aku sudah di lamar orang...udah ah..." Batin Aisha.


Kemudian tampak Ummi memasuki Saung, lalu Aisha dan Farida langsung diam dan menunggu untuk Sholat berjamaah.


Di tempat Wudhu.


Nus...kayaknya jantung gue hampir meledak tadi... Sumpah Nus gue kaget banget, gue nggak percaya Aisha di depan gue..." Ucapku semangat.


Iya Ren...gue juga kaget banget...karena Farida juga tepat berada di depan mata gue sambil tersenyum...."Kata Yunus tak kalah semangatnya.

__ADS_1


Nus...mungkin ini takdir gue ya... mudah-mudahan Aisha jodoh gue....aamiin..." Kataku sambil berlalu menuju keran untuk ambil air wudhu dengan hati gembira.


__ADS_2