Menggetarkan Hati

Menggetarkan Hati
Penutupan Pendaftaran Calon BEM


__ADS_3

Pagi ini Aku berangkat Pagi-pagi sekali, ada banyak tugas yang harus Aku kerjakan.


Ku lihat ruang makan masih kosong, Papa dan Mama serta Reva belum turun untuk sarapan pagi.


Aku pamit sama Bi Inah serta Mang Ujang, karena Aku tidak mau membangungkan Orang Tuaku.


"Tolong Sampein ke Mama ya Bik...Saya harus ke Kampus, "Ujarku.


"Baik Den...nanti Bibi sampein.."Jawab Bi Inah


Aku langsung melajukan motorku membelah jalanan Jakarta menuju Kampus.


Sampailah Aku di Kampus, Setelah memakirkan motor aku langsung menuju ke Kantor BEM.


Suasana masih sepi, Aku pun membuka Komputer untuk mengecek beberapa Email.


Sekitar Sepuluh menit kemudian, datanglah Yunus dan David. Mareka langsung duduk di depanku.


Ren....Gimana persiapan untuk Seleksi Calon Ketua BEM..."Tanya David.


"Sampai sejauh ini sih lumayan terkendali, Tapi nanti tolong minta bagian Humas agar segera bikin surat ijin untuk Aula yang akan Kita pakai sebagai Ajang Seleksi.."Kataku.


"Baik..nanti Saya kasih tau ke Bunga untuk membuat Surat ijinnya.."Jawab David.


"Jadi minggu depan kita sudah uji bagi Calon Ketua "Kataku.


"Siap..."Jawab David.


Sesudah itu Aku dan Yunus pamit untuk masuk Kuliah.


Sekitar Dua Jam kami selesai Kuliah, lalu menuju ke Kantin.


Ku ceritakan pada Yunus tentang pekerjaan di Kantor dan Aku butuh seorang Asisten.


Yunus pun siap membantuku di Kantor dan tetap Aku gaji sesuai Jabatannya.


Ren...gimana tentang hafalannya? "Tanya Yunus.


"Alhamdulillah Nus...Sedikit lagi, doain ya...siang dan malam gue berusaha ngafalinnya, kalo ada waktu kosong sebisa mungkin gue baca..."Jawabku ( Sambil memperlihatkan AlQuran kecil yg selalu Aku bawa)


"Baguslah semoga usaha dan Niat lo tidak sia2 bro..."Kata Yunus sambil mengacungkan jempolnya.


"Aamiin..."Ucapku.

__ADS_1


Kemudian Kami menuju Ruang Pendaftaran dan Kami melihat sudah ada tulisan "Pendaftaran Calon Ketua BEM sudah di tutup" di depan pintunya.


Sesudah mengucapkan Salam, kami masuk kedalam dan terlihat Sonny dan Mira yang lagi sibuk membereskan berkas-berkas Pendaftarannya.


Son...gimana ada yang nambah Kandidatnya? "Tanyaku.


"Ada Ren...jadi total semuanya ada Lima Belas Orang "Jawab Sonny.


"Alhamdulillah..bakalan seru ni...Seleksinya... Mudah-mudahan yang terbaiklah yang menang dan bisa mengambil Amanah ini..."Ucapku.


"Iya Ren...Aamiin..."Jawab Mareka bersamaan.


Dan Aku minta tolong di umumin kesemua peserta bahwa seleksinya akan kita adakan di Aula Minggu depan "Kataku.


"Baik Ren.."Jawab Sonny.


Sesudah dari ruang Pendaftaran Aku dan Yunus balik ke Kantor BEM.


Sampai Azan Zhuhur barulah Aku berhenti mengerjakan tugasku.


Kami semua Anak BEM yang beragama Muslim langsung menuju Mushola. Tinggalah David dan beberapa orang yang lain yang beragama Non Islam.


...****************...


Di tempat terpisah.


Ketika bertemu di Rumah Farida dulu, Dia menyadari bahwa Rendi adalah Pemuda yang berbeda dengan kebanyakan Lelaki dan Aisha sedikit tertarik dengan Sikap Sopan Santunnya.


"Ya ALLAH kalau memang Rendi jodohku maka dekatkanlah tetapi kalau bukan maka jauhkanlah, "Begitu Doa Aisha dalam hatinya sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Aisha...Sha..."Panggil Ummi.


"Iyaaa.. Mi..."Jawab Aisha sambil membuka pintu kamarnya.


"Ada apa Nak?...Ummi panggil-panggil dari tadi tidak di jawab-jawab "Tanya Ummi.


"Tidak apa-apa Mi..."Jawab Aisha.


Ummi tau pasti kamu sedang memikirkan pemuda yang namanya Rendi kan? "Ucap Ummi sambil menggoda.


Apaaan sih Mi...nggak lah Aisha nggak mikirin itu orang..iiihh malas amat.."Jawab Aisha sambil malu.


"Hehehe...anak Ummi bisa malu juga..( Ledek Ummi sambil tertawa).

__ADS_1


Ummi juga setuju kalau memang Dia jodoh kamu, selain Tampan Dia juga sangat Sopan, Ummi suka punya menantu seperti itu.."Jawab Ummi


"Iiihh..Ummi...Aisha kan jadi malu.. Kalau memang Dia jodoh Aisha ya...mau dibilang apa coba..."Jawab Aisha sambil bergelayut manja sama Ibunya.


"Nak...Ummi berharap semoga kamu mendapatkan lelaki yang Sholeh, Sayang dan Bertanggung Jawab padamu "Ucap Ummi sambil mengelus kepala Aisha.


Aishapun menatap Ibunya dengan mata berkaca-kaca.


Sudah Yuk...kita makan siang dulu, Abah hari ini pulang sore..."Ajak Ummi.


"Iya Ummi.."Jawab Aisha sambil melangkah keluar kamar menuju ke ruang Makan.


...****************...


Di Kampus


Sesudah Sholat Zhuhur, Aku langsung masuk Kelas untuk mengikuti Mata Kuliah Pemasaran.


Si Rendi rajin amat ya Kuliahnya..."Ucap Arif.


"Iyalah...Doi kan mau lulus tahun depan hehehe... Memangnya Sonny...males hahaha.."Ucap Mira


"Yee..kenapa gue dibawa-bawa....tapi bener juga sih.....gue males buru-buru Wisuda hahaha..."Jawab Sonny sambil tertawa.


"Alaaaah bilang aja mau jadi Mahasiswa abadi hehehe..."Timpal Taufan.


"Yaaah.....sambil menyelam minum air...


Sambil menunggu ayang Mira selesai, biar kita Wisuda bareng ya Sayang? "Kata Sonny sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Mira.


"Apaa...huek...huek..."Jawab Mira sambil pura-pura muntah.


"Hahaha.. Lucu kalian Berdua...semoga saja jodoh ya?.."Ucap Malik tertawa.


"Idiiiihhh...amit-amit deh...nggak janji lah yau.."Jawab Mira sambil melangkah pergi dari Kantin.


"Sayaaaangg...jangan tinggalin Kang Mas..."Teriak Sonny..


"Week...weeeek.. "Jawab Mira sambil menjulurkan Lidahnya.


"Hahaha...Semua tertawa melihat tingkah Mira dan Sonny.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


NB : Maaf ya kemaren lagi ngurusin lebaran sama ngurusin nikahan keponakan...


Jangan bosan ya nunggu lanjutannya.... Terima kasih😀😀


__ADS_2