
Sampai di Pesantren, Rendi dan Yunus melapor ke Ustadz Taufik karena habis dari rumahnya Pak Ustadz Ma'ruf.
Mareka berbincang-bincang sebentar dengan Pak Ustadz Taufik.
Tak lama kemudian Mareka pamit menuju ke kamar untuk mandi.
Mareka tadi Sudah Sholat Zhuhur di rumah Pak Ustadz Ma'ruf dan makan siang disana.
Sesudah Mandi dan pakai baju Koko, Kemudian mareka menuju ke saung yang agak besar untuk belajar Kitab yang di pimpin oleh Ustadz Hanafiah ( Pamannya Faisal teman kampusku).
Sesudah memberi Salam, semua melihat ke arah Kami, Kami di persilahkan masuk dan duduk kemudian Pak Ustadz Hanafiah melanjutkan kajian Kitabnya.
Semua memperhatikan dan mendengarkan dengan Khitmat Kajiannya dan disela-sela kajiannya kamipun boleh bertanya kalau tidak mengerti.
Semua tampak senang karena dari belajar Kitab itu Kita jadi tau bagaimana Perilaku RASULULLAH terhadap Sahabat dan juga Kaum Muslimin.
Sungguh Suri Tauladan yang patut kita contoh dan kita ikuti.
Selesai Kajian, Aku dan Yunus dan Para Santri menuju ke Mesjid untuk Sholat Asar.
Sesudah Sholat Asar berjamaah, Kami langsung kembali ke kamar untuk beres-beres sekalian pamit sama Asep, Andi dan Teguh.
Kemudian Kami menghadap Ustadz Malik untuk pamit pulang ke Jakarta.
Sesudah mendapat Izin dari Beliau kami pun melajukan mobil menuju Jakarta.
Ren...Semangat ya...Gue yakin lo pasti bisa menghafal Surah Ar-Rahman, kan untuk surat-surat pendek lo udah hafal kan?..." Tanya Yunus.
" INSHA ALLAH ya Nus...doain saja..." Ucapku tersenyum sambil menyetir
"Aamiin..." Jawab Yunus.
Sekitar Dua Jam lebih Perjalanan karena sedikit macet sampailah Kami di rumah Yunus.
Aku tidak mampir karena sudah malam juga, setelah menurunkan Yunus lalu Aku langsung pamit pulang.
Sampai di rumah, Aku langsung mencium tangan Mama dan Papa kemudian duduk di dekat mareka.
"Tumben Pa..." Tanyaku
" Iya nih..Papa lagi Off...kebetulan kerjaan lagi di Handle sama Om Burhan ( Manager Perusahaan), Papa sedikit tidak enak badan " Jawab Papa.
" Oooo.. Gitu..sekarang sudah minum obat Pa? " Tanyaku.
" Sudah Nak??..tadi sudah Mama Kasih " Jawab Mama.
" Kamu gimana di Pesantren, Apa yang kamu dapat " Tanya Papa.
" Alhamdulillah banyak Pa...Sekarang Rendi dapat tugas menghafal Surah Ar-Rahman.. " Jawabku.
" Baguslah Nak...semoga kamu bisa menghafalnya dengan baik dan benar " Jawab Mama.
" Aamiin...terima kasih Pa...Maa... " Jawabku sambil tersenyum.
" Oh iya Ma....Kok sepi...Dek Reva mana? " Tanyaku.
" Reva sedang ke rumah Tante Sonya ( adik Mama) mungkin sebentar lagi pulang " Jawab Mama.
" Hmm.. ( Diam sejenak ) kemudian berkata: Paaaa... Rendi boleh nggak melamar kerja di Kantor Papa? " Kataku serius.
" Kamu serius Nak? " Tanya Papa senang.
" Iya Pa...Rendi serius.." Jawabku.
__ADS_1
" Bagus...dari dulu sudah Papa ajak untuk bergabung di Perusahaan Papa, tapi kamu selalu menolak? " Ucap Papa.
" Maaf Pa...bukan Rendi nolak tapi karena jadwal Rendi yang sangat padat " Ucapku.
" Iya Papa ngerti...besok kamu bisa ke kantor Papa kita bicarakan disana gimana? " Ucap Papa.
" Insha ALLAH bisa Pa...tetapi sesudah Zhuhur ya Pa...karena besok Rendi sedikit sibuk di Kampus " Jawabku.
" Waduh jangan Zhuhur Ren...Kalau bisa datang pagi karena Habis Zhuhur Papa ada meeting dengan klien " Ucap Papa.
" Gini saja deh Pa...gimana kalau Rendi Hari Rabu kekantor Papa karena Rabu kebetulan Rendi off Kuliahnya " Kataku.
" Oke.....Papa tunggu ya.." Ucap Papa.
" Siap Pa..." Ucapku sambil tersenyum.
" Oh iya kamu sudah Sholat Maghrib " Tanya Papa.
" Alhamdulillah tadi sudah Sholat di rest area Pa.. sekalian sama makan malamnya bareng sama Yunus " Jawabku.
" Iya..." Jawab Papa sambil mengangguk.
Paaa...Maaa...Kalau gitu Rendi pamit ke kamar dulu ya, mau mandi sekalian Sholat Isya.." Ucapku.
" Iya Sayang.." Jawab Mama.
Sesudah Pamit kepada Orang Tuaku, Aku pun menuju ke Kamar di lantai Dua.
Paa..." Kalau Mama lihat-lihat sepertinya Anak kita wajahnya ceria sekali ya... " Ucap Mama.
"Iya Ma..Papa juga melihat wajahnya selalu tersenyum seperti sedang jatuh cinta hehe..." Ucap Papa sambil tertawa kecil.
Ngomong-ngomong Cinta, gimana kalau Rendi Mama jodohin sama Anak Teman Mama saja, Gimana Paa..." Ucap Mama serius.
"Hus...Mama ini ada-ada saja...iya kalau Rendi suka, Kalau nggak kan?, pertemanan Mama jadi hancur karena Anak Kita tidak suka dengan Gadis pilihan Mama.." Ucap Papa.
" Betul Ma..biarlah Anak-Anak kita menentukan pilihannya, yang penting Kita berdoa saja semoga Mareka mendapatkan Jodoh yang terbaik dan di Ridhoi oleh ALLAH " Ujar Papa bijak.
"Iya Paa.. Mama setuju dengan Papa.... Apapun pilihan Anak-Anak Kita kelak, Kita harus mendukung Keputusan Mareka.." Jawab Mama.
" Gitu dong...Itu baru Istri Papa..bukan jamannya lagi masih menjodoh-jodohkan Anak, Kita harus percaya sama Mareka karena sekarang Mareka sudah besar - besar....... biarlah Mareka menentukan Pilihannya sendiri, " Ucap Papa sambil tersenyum.
" Iya Paa.. " Ucap Mama sambil memeluk Papa.
...----------------...
Keesokan Paginya...
Sesudah Sarapan pagi dan pamit kepada Orang Tuaku, Akupun menuju garasi untuk mengeluarkan motorku.
Kemudian melajukan Motorku menuju Kampus dengan Perasaan sedikit Gembira.
Sampai di Kampus Aku langsung menuju ke ruang Pendaftaran.
Disana sudah ada Sonny " Assalamu'alaikum Son.." Ucapku.
"Wa'alaikum Salam Ren.." Jawab Sonny.
Mana yang lain, kok sendiri " Tanyaku lagi.
" Belum pada datang Ren...mungkin masih di jalan " Jawab Sonny.
Ooo gitu... gimana sudah ada yang daftar lagi " Tanyaku.
__ADS_1
" Kemaren Hari Jum'at ada yang Daftar selepas kamu pulang " Jawab Sonny.
"Alhamdulillah...dari Fakultas mana Son? " Tanyaku.
Dari Fakultas Fisip dan Hukum, Ren..." Jawab Sonny.
Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini jumlah kandidatnya bertambah ya...lebih banyak lebih oke.." Ucapku.
" Iya Ren...kalo banyak jadi seru seleksinya hehehe..." Ucap Sonny sambil tertawa.
Ya sudah kalo gitu Saya pamit dulu ya mau ke ruang BEM " Ucapku.
" Iya Ren.." Jawab Sonny.
Aku pun melangkah menuju ke Kantor BEM, ketika di jalan ada beberapa Wanita yang mengodaku, tetapi aku diemin saja karena Aku lagi pusing mikirin Jadwal hari ini yang padat.
Aku memasuki Kantor yang masih sepi, Ku buka Komputer dan aku mulai membuka email tentang Calon Ketua BEM.
Aku selesaikan beberapa file dan tugas yang belum kelar.
Disela-sela tugasku muncul si David dengan Malik.
"Pagi Ren..." Ujar Mareka.
" Ooh pagi-pagi...sorry lagi ngerjain tugas " Jawabku sambil terus mengetik keyboard.
"Serius amat Ren..." Tanya Malik.
" Hehehe...nggak kok cuma sedikit ribet saja " Jawabku sambil melihat ke arah Mareka dengan tersenyum.
"Silahkan di lanjutkan Ren...jangan dengerin Malik? " Ucap David.
Aku cuma tersenyum kemudian lanjut fokus ke Komputer.
Begitu juga dengan Malik dan David langsung mengerjakan tugas masing-masing dan suasana yang tadinya rame langsung berubah menjadi hening seketika hanyut dengan kerjaan masing-masing.
...----------------...
ini gambar orang tuanya Rendi, Aisha, Farida versi Author hehe...semoga suka ya...
Papanya Rendi ( Doddy Darmawan)
Mamanya Rendi ( Dewi Kamila Syarif)
Abahnya Aisha ( Haji Surya Dinata)
Ummi Maryam ( Ibunya Aisha)
Ustadz Ahmad Ma'ruf ( Abinya Farida)
Ummi Zainab ( IbunyaFarida)
__ADS_1
Kyai Haji Abdul Somad