
Pagi hari yang cerah dirumah Ibrahim tampak semua keluarga berkumpul di meja makan, mereka sedang sarapan bersama.
"mas,,semua pemberian Yudha kepada Yura apa tidak terlalu berlebih-lebihan,,ucap WITA memulai percakapan setelah selesai sarapan.
"aku juga berfikir begitu Bu,,tapi sepertinya Yura juga tidak tahu Yudha akan memberinya begitu banyak, terlihat wajah syok Yura ketika Yudha menyebutkan semua mahar nya dengan jelas dan lancar.
"ayah benar, Abang juga merasa tidak enak menerima pelangkahan dari Yudha,,satu unit motor sport. pasti harganya sangat mahal , Bima menimpali.
"iya benar, Azka mengangguk kan kepala setuju dengan apa yang diucapkan oleh abangnya Bima.
"sudah siang, Abang berangkat dulu yah,,pamit Bima, dan di susul oleh Azka tak lupa pula mereka mencium punggung tangan kedua orangtuanya dan pergi bekerja.
"aku semakin terlihat keren bang,,ucap Azka bangga dengan duduk di atas motor baru nya.
"keren pemberian orang buat apa,,cibir Bima yang juga duduk diatas motor baru pemberian Yudha, menghidupkan mesin motornya melaju meninggalkan rumah mereka.
"aishh,,Abang,, setidaknya kan tidak mencuri teriak Azka dan juga melajukan motornya kencang menuju lokasi kerja nya.
Sementara dirumah keluarga Raditya tampak Yura sedang memandangi wajah suaminya yang semakin terlihat keren,
"aku tau aku tampan,, tutup tu mulut nanti ilernya turun , sarkas yudha.
"iya deh mas yang ganteng,, jawab Yura mengerucutkan bibirnya.
"mas,,minta duit dong,,Yura menodongkan tangannya tepat di depan Yudha,
"mau untuk apa uangnya'? tanya Yudha sambil mengambil dan membuka dompetnya mengeluarkan kartu ATM memberikannya kepada Yura
__ADS_1
"ya buat belanja dong mas,,ada yang mau aku beli.
"kok ATM sih,,kan aku minta nya duit, protes Yura.
"uang nya ya di dalam ATM Yura,,jelas Yudha.
"ga mau ah, ribet,,aku mau uang tunai saja, kesal Yura.
"uang tunai adanya cuma segini,,Yudha menunjukkan isi dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan biru sebanyak 20lembar,
"ya Uda itu aja deh mas,,lebih dari cukup malahan,,Yura antusias,
"uang segini mana cukup Yura,,
"cukup loh mas,,cukup banget,,senyum Yura mengembang,
"ngapain mas,,ga ah,,malu,,
"kok malu sih,,
"emang nya mas ga malu apa, nanti di ledekin karyawan nya kalau punya istri jelek dekil dan juga kampungan,
"hufh,, Yudha membuang nafas nya panjang,,
"aku ga pernah malu punya istri kamu,,nanti kamu kekantor ya,,mengusap kepala Yura lembut.
"y a udah iya, nanti aku kekantor,,jawab Yura pasrah
__ADS_1
ketika Yudha sudah sampai diambang pintu Yura kembali memanggil suaminya.
"mas,,!!
"apa lagi, Yudha membalikkan tubuhnya,,
"aku nanti kekantor nya naik motor ya,,pinta Yura.
"kok naik motor,,diantar supir aja,,tawar Yudha.
"ga mas,,Yura lebih suka naik motor, cepet sampai nya,,
"tapi disini ga ada motor Yura, kalaupun ada, motor sport aku ada di garasi jarang di pake juga,,
"ya Uda, pakai motor itu aja mas, ga apa-apa,, semangat Yura.
"emang kamu bisa? tanya Yudha ragu,
"bisa dong mas,,selepe,,eh salah sepele hehehe nyengir Yura.
"ya udah,,hati hati bawa motornya, kunci motor minta sama pak Maman saja, nanti mas kirim lokasi kantor nya ya,,
"mas berangkat kerja dulu,,pamit Yudha yang mencium kening Yura sesaat,,
Yura seketika mematung mendapatkan kecupan singkat dari Yudha,
Yudha tersenyum melihat raut wajah Yura yang merona.
__ADS_1
sangat manis dan menggemaskan.