Menikah Karena Terpaksa

Menikah Karena Terpaksa
Part 24


__ADS_3

Satu Tahun kemudian,


Pernikahan mereka sudah berjalan setahun lamanya, namun belum ada tanda-tanda kehamilan, Yura dan Yudha semakin terlihat harmonis, walau terkadang Yura mendapat tekanan dari mama mertua, yang menginginkan seorang cucu, penerus keluarga Raditya.


Seperti saat acara keluarga, ketika semua orang sibuk bercengkrama dengan para saudara yang datang dari jauh, Yura merasa tubuhnya sangat kemas, sehingga memutuskan untuk beristirahat di kamar, tak lupa pula Yura meminta izin kepada Yudha,


"mas, aku ke kamar dulu ya," bisik Yura.


"kenapa?" tanya Yudha ingin tahu.


"Yura pusing mas,,lemes",


"yuk mas antar," tawar Yudha.


"ga usah mas, Yura bisa sendiri,," tolak halus Yura.


"kamu yakin?" tanya Yudha khawatir.


"iya mas, ga apa-apa,," balas Yura meyakinkan.


"ya Uda, hati-hati,," Yudha pasrah


Yura kembali berjalan menuju kamar nya, namun sebelum mencapai tangga, Yura tanpa sengaja mendengar kasak kusuk Suara orang yang sedang bergosip.


"Jadi gimana mbak,,apa sudah ada tanda-tanda Yura hamil?" tanya seseorang kepada Tina mama mertua nya.

__ADS_1


"belum tuh,," ketus Tina


"aku malah senang kalau itu anak tidak hamil, setidaknya bisa dijadikan alasan untuk membuat mereka bercerai," jawab enteng Tina.


"tapi mbak,, keturunan itu sangat penting, terlebih lagi Yudha adalah anak laki-laki satu-satunya di kelurga Raditya," timpal seseorang tersebut yang bernama Dina.


"alah,,itu gampang, kalau Yura tidak bisa hamil malah bagus kan,,aku akan dengan mudah menyingkirkan wanita itu,


"karena aku sudah ada calon istri selanjutnya untuk Yudha,


"sudah pasti top cer deh kalau Yudha menikah dengan Dinda." ucap Tina bersemangat.


"atau jangan-jangan, Yura mandul ya mbak?" tanya Dina menduga.


"bagus dong, kalau dia tidak bisa hamil, jalan ku untuk menyingkirkan dia malah mudah," terang Tina lagi.


"kamu kan tau kalau aku dari dulu ga pernah suka sama Yura, terus kenapa kamu tanya lagi sih," berang Tina.


"ya bukan gitu sih mbak, cuma kan setahun loh Yura sudah jadi menantu di keluarga Raditya,


"masa selama itu, mbak masih belum bisa menerima Yura sebagai menantu,


"pokoknya sampai kapan pun aku ga pernah Sudi punya menantu seperti Yura, " berang Tina.


"ya Uda lah mbak,,jangan di perpanjang, aku mau kedepan dulu,," Pamit Dina dan pergi meninggalkan Tina yang masih emosi.

__ADS_1


melihat Dina berjalan menuju ruang tamu, Yura bergegas naik ke tangga dan menuju kamarnya.


Yura menahan tangis kesedihan nya, hingga sampai dikamar, Yura langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur dengan posisi telungkup,


Yura menangis sekuatnya dengan wajahnya di sembunyikan menghadap bantal.yang tidak akan mungkin ada orang yang mendengar suara tangisannya.


Tubuhnya bergetar menahan sesak di dadanya, sakit sekali rasanya yang tidak pernah dianggap ada oleh mertua.


Selama ini, Yura selalu berusaha untuk menjadi menantu yang baik, tapi nyatanya selama itu pula hanya sandiwara saja yang di dapatnya dari sang mertua.


"kenapa rasanya sakit sekali,," Yura meracau disela Isak tangisnya.


"apakah mas Yudha juga sama seperti mama," huhuhu Yura terus menangis, memikirkan begitu banyak kemungkinan - kemungkinan yang terjadi selanjutnya.


Lelah menangis, Yura tertidur dengan posisi yang sama seperti saat masuk kamar nya.


Ternyata waktu telah sore, seluruh anggota keluarga sudah pulang kerumahnya masing-masing.


Yudha yang juga merasa lelah segera naik ke atas menuju kamar nya.


alangkah terkejutnya Yudha , ketika mendapati istrinya sedang tertidur pulas dalam keadaan terlungkup,


"ya ampun sayang,, bisa-bisanya tidur dengan posisi telungkup begini" Yudha menggelengkan kepalanya menatap Yura lembut dan membalikkan tubuhnya.


"sayang,,kamu habis menangis?" Yudha terkejut melihat wajah sembab Yura.

__ADS_1


"apa yang sedang terjadi sebelumnya?" Yudha berkata sendiri.


"sebaiknya aku akan mencari tahu nya sendiri." Yudha mengecup lembut kening Yura, dan beranjak dari tempatnya berdiri, dan menuju ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket. dan mencari tahu apa yang terjadi siang itu sehingga membuat istri kecilnya menangis.


__ADS_2