
Yudha yang terburu-buru langsung masuk kedalam mobil tanpa membawa handphone dan juga dompetnya.
karena sangat khawatir akan keselamatan Yura, Yudha sampai kehilangan akal sehatnya,
Deni yang mencari tuannya di semua ruangan merasa gelisah, karena handphone dan juga dompet Yudha masih diatas meja, berkali-kali Deni mencari Yudha hingga keluar rumah namun tak juga terlihat.
" kemana tuan Yudha perginya sih" Deni berkata dalam hati.
sementara, Yudha yang sedang mengendarai mobil nya secara ugal-ugalan, tak menghiraukan lagi keselamatan atas dirinya sendiri, bagi nya bertemu dengan Yura adalah yang utama saat ini.
Rasa panik dan juga khawatir tengah menguasai Yudha, hingga tak menyadari sebuah mobil juga melaju sangat kencang tepat dibelakang mobil Yudha.
saat tiba disebuah jalan yang menikung, dengan sengaja mobil tersebut menabrak mobil Yudha dari belakang,
Yudha yang menyadari dirinya tengah dalam bahaya mencari handphone nya di saku celana, untuk menghubungi Deni, asisten nya.
"ahhh,,sial, handphone ku tertinggal" umpat Yudha kesal.
Yudha masih berusaha menghindar dari tabrakan mobil yang di belakangnya, tapi sepertinya usahanya tidak berhasil, Yudha semakin terjepit karena sudah berada mepet di pagar pembatas jalan, dan kesempatan itu, digunakan oleh pengendara mobil yang di belakang Yudha memepet mobil Yudha tepat disamping mobil Yudha,
__ADS_1
Dan dengan membanting stir, mobil Yudha terperosok ke dalam jurang menghantam pagar jalan karena benturan yang keras hingga pagar jalan itu terputus tak bisa lagi menahan mobil yang dibawa oleh Yudha.
Yudha seolah pasrah dengan apa yang terjadi pada nya saat ini, tapi sedetik kemudian, Yudha teringat akan janjinya kepada Yura akan kembali menemui nya, hingga akhirnya Yudha melompat tepat sebelum mobil benar-benar jatuh menghantam dasar jurang.
Yudha terguling masuk kedalam semak belukar, sementara pengemudi yang menyebabkan Yudha mengalami kecelakaan tertawa puas dengan hasil kerjanya, usahanya telah berhasil menyingkirkan Yudha sebagai pewaris tunggal harta Raditya.
pengemudi itu lantas menghubungi seseorang,
"aku sudah melenyapkannya,, hahaha" tawa puas pengemudi tersebut.
"kau yakin, apa kau sudah mastikan kalau dia sudah tewas" jawab seseorang di seberang telepon.
"ahh, kau masih saja meragukan ku," kesal pengemudi tersebut.
Duarrr,,,duarrr,, duarrr!!!
"kau dengar itu hemm" senyumnya saat mendengar suara ledakan dari dasar jurang
"ya aku mendengar nya,,baiklah aku percaya padamu," jawab wanita itu kemudian.
__ADS_1
"setelah ini, aku pasti mendapatkan imbalan ku kan?" tanya nya kemudian.
"ya baiklah, apa yang kau inginkan," jawabnya malas.
"ayolah Tina sayang,,jangan bertanya lagi, aku tau kau pasti sudah tau apa yang aku inginkan.
"hhh,,otakmu selalu saja mesum," kesal Tina.
"hehehe," Marko tertawa kecil.
"aku sungguh tergila gila dengan tubuhmu sayang, walaupun usiamu tak lagi mudah, tapi gairahmu sangat liar sehingga aku selalu terbayang-bayang saat beradegan panas dengan mu" Rayu Marko.
"terserah kau sajalah," ketus Tina
"baiklah, kita bertemu di tempat biasa, cepatlah jangan sampai membuat ku menunggu terlalu lama" panggilan pun berakhir dengan tawa kepuasan dari raut wajah Marko.
ya wanita itu adalah Tina dan pengemudi tersebut adalah Marko mantan pacar Tina.
Deni yang masih kebingungan mencari Yudha, memutuskan untuk mengerahkan anak buahnya untuk mencari tuannya, dengan meretas cctv jalan akhirnya mereka menemukan mobil Yudha, namun sayang,,mobil Yudha mengalami kecelakaan masuk kedalam jurang yang cukup dalam.
__ADS_1
Lemas sudah tubuh Deni, perlahan air matanya mengalir teringat tuannya sudah meninggal dalam kecelakaan,
namun beberapa saat kemudian, anak buahnya kembali memanggilnya untuk melihat lebih detail lagi hasil rekaman cctv jalan yang tepat berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan.