Menikah Karena Terpaksa

Menikah Karena Terpaksa
part 41


__ADS_3

Deni kembali keruang dimana Yudha dirawat, sampainya disana sudah ada Leo yang masih setia menunggu tuan muda nya,


"bagaimana?" tanya Leo ketika melihat Deni sudah kembali dari ruang dokter,


Deni menggeleng kan kepalanya pelan,


"tuan muda koma bro, apa yang harus kita lakukan?" ucap nya sedih,


"sepertinya kita tidak bisa menyembunyikan keberadaan tuan muda, kehadiran nona muda Yura sangat penting untuk kesembuhan tuan muda Yudha" ,


"ya kau benar, kalau begitu aku akan segera menghubungi nona Yura untuk memberi tahu keadaan tuan Yudha,"


"apa tidak sebaiknya kau memberi tahu nya secara langsung",


"mengingat kondisi nona Yura yang masih dalam masa pemulihan", usul Leo,


"ya, kau benar, kalau begitu aku akan menjemput nona Yura,"


"tolong jaga tuan muda",


"tentu saja, aku akan selalu menjaga dan melindungi tuan muda,"


"baiklah, aku akan segera pergi dan secepatnya kembali",


"ya, kau hati-hatilah,"

__ADS_1


Setelah berpamitan, Deni segera melajukan mobilnya menuju desa dimana Yura berada, berharap nona muda nya tidak syok saat mendengar kabar tentang suami nya.


Lima jam perjalanan menuju ke desa, akhirnya sampai juga Deni di desa rumah nenek Yura, Deni segera menepikan mobilnya, setelah mobil terparkir, Deni keluar dari mobil bergegas mencari Azka, ya Azka akan membantu nya untuk menjelaskan kepada Yura bagaimana kondisi Yudha saat ini.


"assalamualaikum,," Deni memberi salam saat masuk kedalam rumah.


"wa'alaikumussalam,,loh den Yudha mana?" tanya Azka yang melihat Deni hanya sendiri.


"Azka, aku ingin bicara empat mata, bisa kita bicara" tatapnya serius kepada Azka.


"oke, ikut aku ke halaman belakang," ajak Azka kepada Deni menuju gajebo yang ada di halaman belakang rumah nenek.


Deni mengikuti kemana Azka membawanya, setelah sampai di halaman belakang, Deni langsung mengutarakan maksud nya datang ke desa,


"apa!!!" Yudha koma?" teriak Azka terkejut.


"tapi kami belum bisa memberi tahu mu dengan jelas, saat ini kami hanya membutuhkan bantuan nona muda agar dapat merangsang penyembuhan tuan muda Yudha."


"oke, aku akan atur keberangkatan Yura menuju rumah sakit, tapi sepertinya aku juga butuh bantuan mu untuk meyakinkan keluarga ku yang disini",


"ya, aku akan membantu mu, semakin cepat semakin baik,"


"ayo, jangan banyak membuang waktu."


"kita harus segera membawa nona Yura dan tuan muda keluar negeri , agar keberadaan tuan muda tidak diketahui".

__ADS_1


"baiklah, kau tunggulah disini sebentar, aku akan memberi tahu Yura, dan membawanya pergi bersama mu",


setelah menentukan kesepakatan, Azka segera menemui yura, dan memintanya untuk ikut menyusul Yudha, tanpa memberi tahu keadaan Yudha yang sebenarnya.


Kini mereka sudah berada dalam perjalanan kembali kerumah sakit, dimana Yudha dirawat.


sampainya dirumah sakit, Yura merasa heran, mengapa ia ada di rumah sakit, siapa sebenarnya yang sakit, berbagai macam pertanyaan terlintas dikepala nya, tapi sampai detik ini rasa penasaran masih memenuhi dada nya,


Yura seperti orang bingung, karena tidak tau mengapa dia ada disini,


"ada apa ini?, mengapa perasaan ku saat ini tidak enak" ucap Yura dalam hati. yang tiba-tiba merasa gelisah.


"mari nona, ikut saya" ajak Deni mempersilahkan Yura untuk ikut dengan nya,


sampai mereka pada sebuah ruangan yang di jaga ketat oleh beberapa orang bodyguard yang sedang berjaga di ruangan itu.


"masuklah nona, kami akan menunggu diluar", pinta Deni.


"hhhh, kau menyebalkan sekali, selalu penuh misteri",


"masuklah nona" tegas Deni"


"iya, ini aku masuk,"


setelah masuk kedalam ruangan, betapa terkejutnya ia, melihat orang terkasih sedang berbaring lemah tak sadarkan diri,

__ADS_1


"m,,m,,mas,,mas Yudha" tangis Yura pecah melihat kondisi Yudha yang memperhatikan,


__ADS_2