Menikah Karena Terpaksa

Menikah Karena Terpaksa
Part 36


__ADS_3

Setelah memastikan Vidio cctv yang merekam mobil Yudha masuk kedalam jurang, Deni segera mengerahkan anak buahnya untuk segera menuju lokasi kejadian.


Dilokasi kejadian, ternyata sudah banyak polisi yang memberikan garis pengaman agar warga tidak sembarang masuk kedalam TKP.


Deni langsung menerobos masuk kedalam kerumunan orang yang berada di TKP,


"Anda mau kemana tuan?" tanya seorang petugas polisi yang melihat Deni akan masuk kedalam garis pengaman,


"saya ingin melihat langsung pak" jawab Deni tegas.


"maaf tuan, polisi sedang menyelidiki kasusnya, anda dilarang masuk" kembali menghalangi jalan Deni.


"pak saya adalah keluarga korban, saya ingin melihatnya langsung" tegas Deni yang mulai tersulut emosi.


"baiklah, silahkan tuan" polisi akhirnya memberi jalan Deni karena melihat kilat mata Deni yang dingin dan tegas, dan terlihat tidak adanya kebohongan.

__ADS_1


Deni berjalan tergesa, hingga sampai di tepi jurang dimana tuan muda nya terjun bebas bersama dengan mobilnya.


Deni masih belum percaya dengan apa yang di lihatnya, Deni yakin tuan mudanya pasti selamat, meskipun tampak bangkai mobil Yudha telah terbakar hangus, tapi siapa yang bisa mencegah jika ada keajaiban nanti nya.


semua anak buah Deni tengah melakukan pencarian tuan muda mereka, mereka sangat menyayangi dan menghormati tuan mudanya, meskipun terkadang mereka sering dimarah jika tidak bisa menjalankan tugas dengan benar, tapi Yudha tetap memperlakukan bawahnya sebaik mungkin,.


berita kecelakaan maut telah tersebar melalui siaran berita di TV, ayah Yudha yang masih berada di kantor sejenak menghentikan pekerjaannya, Rony dengan seksama memperhatikan cuplikan video detik-detik mobil hitam denga plat mobil xxxx terjun bebas ke jurang.


Rony merasa familiar dengan no plat mobil yang masuk ke jurang itu, sesaat kemudian baru Rony tersadar siapa pemilik mobil itu,


"astaghfirullah,,Yudha putra ku,," nafas Rony mendadak sesak, pelan tapi pasti Rony memegang dadanya yang terasa nyeri, dengan susah payah Rony menghubungi sekertaris nya yang berada diluar ruangannya untuk segera masuk, dan kemudian Rony terjatuh tak sadarkan diri.


Dengan cepat Riska menghubungi Leon asisten Rony.


Leon yang baru saja menyelesaikan meeting dengan klien menggantikan Rony yang kurang sehat saat itu, langsung bergegas menuju mobilnya, dengan kecepatan penuh Leon tiba di kantor,

__ADS_1


Leon berlari masuk kedalam lif, menuju ruangan Rony. dengan perasaan cemas Leon sampai di ruangan Rony.


bergegas menggendong tuannya menuju mobil untuk segera di bawah kerumah sakit.


Siska mengekor di belakang Leon sampai di mobil,


setelah memastikan tuannya dengan nyaman di belakang kemudi, Leon segera melajukan mobilnya dengan cepat, sambil menyetir Leon melirik sekilas Riska.


"sebenarnya apa yang terjadi dengan tuan?" Leon menatap Riska penuh tanda tanya sekilas dan kembali fokus menyetir.


"saya juga kurang tahu pak" ucap Riska takut dan meremas jarinya kuat.


"tadi saat pak Rony menghubungi saya, beliau meminta saya agar cepat keruangan nya dan langsung mematikan panggilan telepon nya.


"sesampainya di ruangan ternyata beliau sudah tak sadarkan diri.

__ADS_1


"saat itu yang ada di fikiran saya, hanya menghubungi bapak saja yang sebagi asisten pribadi pak Rony. Riska menundukkan kepalanya merasa takut.


setelah mendengar penjelasan Riska, Leon kembali fokus menyetir, 30 menit kemudian mereka sampai di rumah sakit dan langsung membawa kedalam ruangan VVIP untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.


__ADS_2