
Yura yang merasa kehilangan sosok suaminya segera mencarinya,
"Yura mau kemana?" tanya Leo yang melihat Yura beranjak dari duduknya dan celingukan seperti mencari seseorang.
"cari suami Yura, mas Yudha, kamu lihat ga kemana mas Yudha" tanya Yura kemudian.
"Yudha siapa?" tanya Leo penasaran.
"mas Yudha, suami aku dong" , senyum bangga Yura.
"loh,, kapan kamu nikahnya?" tanya Leo terkejut.
"biasa aja kale, ga usah pake terkejut gitu" ketus Yura.
"serius,, aku ga tau" ucap Leo yang tampak kecewa mendengar kabar sang pujaan hati sudah dimiliki orang lain.
"emang paman ga ada cerita,"
"ga ada, makannya aku kaget denger kamu udah nikah, terus suami kamu mana?" tanya Leo sambil mengedarkan pandangannya mencari sosok suami Yura.
"nih lagi mau dicari mas Yudha nya,"
"ya Uda ya,,aku tinggal dulu" Yura langsung pergi mencari suaminya.
Leo hanya bisa memandang kepergian Yura yang semakin menjauh dari nya, tampak gurat kecewa tercetak jelas di wajahnya, namun apalah daya, jika hati tak mungkin bisa di paksa.
Yura sudah berkeliling rumah mencari suaminya, namun yang di cari tak juga terlihat, hingga akhirnya Yura melihat sekelebat bayangan seseorang yang sangat dia kenali, siapa lagi kalau bukan suami nya Yudha.
"mas,,Yura cari dari tadi, ehh tau nya di sini," ucap Yura sedikit sewot dan menepuk pundak Yudha pelan.
"masih inget kalau punya suami" ketus Yudha membuang muka.
"lah,,mas kenapa sih, kok ngambek?" tanya Yura bingung.
"tau ah,," cuek Yudha berlalu meninggalkan Yura yang masih terbengong melihat suaminya yang ngambek.
__ADS_1
"mas,,ihhh,," teriak Yura memanggil Yudha yang tak juga menanggapi teriakan nya.
Yura sedikit berlari untuk bisa menyeimbangkan langkah kaki Yudha yang lebar.
"mas,," panggil Yura manja sambil tangannya bergelayut dilengan Yudha.
"apa" Yudha menghentikan langkahnya sejenak.
"mas kenapa? kalau Yura ada salah, Yura minta maaf" memandang lekat suaminya.
"hhhh,,Yudha menghembuskan nafasnya pelan.
"mas ga suka Yura Deket- Deket sama laki - laki, apa lagi mas ga kenal laki-laki itu," ucap Yudha lembut akhirnya.
Yura mengernyitkan keningnya mendengar ucapan Yudha.
" perasaan Yura ga pernah deket-deket sama laki-laki deh mas, kecuali bang Azka jua bang Bima," jelas Yura.
"terus yang tadi siapa?" Yudha mulai kesal.
"oooo,,Leo maksud mas"
"ga tau,, siapa pun itu mas ga suka" protes Yudha.
"mas ku tersayang,,laki - laki yang mas cemburu itu sepupu Yura loh,,ga mungkinlah,,"
"mas ini ada-ada saja" ucap Yura tak habis fikir kalau suaminya cemburu dengan saudara sepupunya,
"eh,,apa tadi,,cemburu, jadi mas Yudha cemburu" ucap Yura dalam hati sambil senyum-senyum sendiri.
"kamu kenapa, senyum-senyum sendiri" selidik Yudha menatap istrinya intens.
"mas Yudha cemburu ya" goda Yura sambil menaik turunkan alisnya.
"ga,,siapa yang cemburu" elak Yudha..
__ADS_1
"elehhh,,bilang aja cemburu,,gitu aja pakai ngelak segala sih mas" goda Yura lagi.
"emang ga boleh cemburu sama istri sendiri," sewot Yudha menutupi rasa malunya yang terlanjur terlihat oleh Yura.
"oohh ya ga apa banget,,Yura senang malah," ucap Yura sumringah.
"Uda ah,,yuk masuk, mas lapar" Yudha menarik tangan Yura masuk kedalam rumah.
"yeeee,, akhirnya sekian purnama, Massssehhh bisa cemburu juga" Yura mendramatisir.
Yudha semakin merona mendengar ucapan Yura,
" paling bisa ya, buat mas salting" merangkul Yura dan mencium pipi Yura dengan sayang.
"mas,,ih,,malu ah kalau ada yang lihat gimana." protes Yura.
"biarin aja, biar mereka tau kalau Yura cuma milik mas Yudha seorang" tegas Yudha.
"iya deh iya,,Yura emang milik mas Yudha seorang, titik ga pake koma" seru Yura.
Yudha kembali menghujani ciuman diseluruh wajah Yura.
"mas,,Uda ih,,malu" protes Yura yang sudah merona seperti kepiting rebus.
"oke, tapi kalau di kamar boleh dong," Yudha kembali menggoda Yura sambil menaik turunkan alisnya.
"kumat deh mesum nya," sewot Yura sambil melepaskan rangkulan Yudha dan berlari keruang keluarga.
"sayang,," panggil mesra Yudha,,
tapi Yura enggan menanggapi panggilan Yudha.
"sayang,," panggil Yudha lagi,
Yura seakan tak perduli dengan panggilan suaminya, pasalnya jika Yura kembali mendekat, sudah dipastikan kemana arah panggilan mesra Yudha tadi.
__ADS_1