Menikah Mudah

Menikah Mudah
Awal


__ADS_3

Butuh waktu untuk Fero menerima Fira, sampai akhirnya dia berdamai dengan keadaan. Fero mulai mendekat dan berusaha menjadi kakak yang baik, puncaknya saat Fero akan masuk SMA. Dia melihat Fira bukan lagi sebagai seorang adik tapi lawan jenis yang ia kagumi, usia Fira saat itu masih 7 tahun terlalu tidak mungkin memang, tapi hal itu benar adanya. Fero menyembunyikan hal itu dibalik perhatiannya kepada seorang adik, namun serapat-rapatnya bangkai disimpan tetap akan tercium.


Lisa menyadari bahwa Fero tidak melihat Fira sebagai adiknya, tetapi sebagai lawan jenis. Terlihat dari cara Fira yang selalu bicara kalau saat dia besar nanti akan menikah dengan kakaknya. Awalnya mereka menganggap bercanda, tapi semakin hari Fero seolah tidak tertarik dengan wanita manapun, termasuk Dinda yang saat itu sering belajar bersama di rumahnya. Yang lebih mengejutkan Fero sendiri yang mengatakan kepada kedua orangtuanya saat Fira dewasa nanti ia akan menikahinya.


Safran tidak ingin hal itu terjadi, rencana perjodohan yang sempat batal karena bayi miliknya meninggal, mereka mulai menyusun kembali dan berniat menjodohkan Fira dengan Alan putra dari sahabat Safran dan Lisa. Terjadilah pernikahan yang singkat, hati Fero teramat hancur dan saat ini kesempatan itu datang lagi untuknya dan ia tidak akan pernah menyia-nyiakannya, meskipun jalan berliku akan dia tempuh.


...****************...

__ADS_1


Keesokan harinya Fero akan pergi ke Bandung untuk memberikan kejutan kepada Fira dan juga putrinya, dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu, lebih cepat lebih baik "Ma, aku akan pergi ke Bandung untuk menjemput Fira pulang ke Jakarta," ucap Fero saat mereka sedang sarapan.


"Fero, apa kamu akan bertindak sejauh ini? Mama dan Papa tidak bisa menyakiti Fira dengan kenyataan yang akan dia terima nanti, dia baru saja bangkit dari keterpurukannya, dan sekarang kamu ingin menambah bebannya lagi. Mama mohon Fer, di dunia ini masih banyak perempuan yang layak buat kamu, tapi bukan Fira," Lisa terus bicara kepada anaknya untuk menggagalkan setiap rencananya, karena semuanya tidak mudah bagi Lisa dan Safran.


"Maksud Mama Fira tidak layak untuk ku, Ma, Pa. Tolong sekali ini saja berikan kesempatan kepada ku untuk membuktikan kalau aku serius dan tidak main-main. Seandainya saja Fira bahagia dengan pernikahannya, maka tanpa kalian minta aku akan menyerah, sekarang pun demikian. Kalian tidak mungkin selamanya menyembunyikan rahasia besar ini, Fira berhak tahu siapa dirinya, dan kemungkinan kecil dia memiliki keluarga kandung di luar sana pun harus kalian relakan..."


"Biarkan aku mencobanya, dan kita jujur tentang semuanya. Jika dalam Fira menerimanya, maka aku akan langsung memintanya menjadi istri ku. Aku hanya perlu meyakinkan Fira, jika pada akhirnya dia memang tidak memberikan aku kesempatan maka dengan senang hati aku akan menyerah dan membiarkan Fira bahagia dengan pilihannya. Aku hanya tidak ingin menyesal karena tidak sempat berjuang.."

__ADS_1


"Yakinlah kalau Fira tidak akan pernah marah kepada kalian, dia perempuan yang luar biasa hebat, mana mungkin Fira membenci orang yang sudah merawatnya sejak bayi."


Lisa dan Safran hanya mendengarkan ucapan demi ucapan yang Fero katakan, bagaimana pun mereka membenarkan apa yang baru saja Fero katakan, tapi kenyataannya mereka tidak seoptimis itu.


***


Setelah ini kita akan mulai perjuangan Fero kedepannya. Aku terlalu sering membuat tokoh wanita yang terluka, kita ganti posisi.

__ADS_1


__ADS_2