Menikahi Gadis Koma ( Arwah Cantik)

Menikahi Gadis Koma ( Arwah Cantik)
Mencari David


__ADS_3

Siang ini Elsa ingin melihat keadaan Karin, namun begitu dia akan memasuki pintu gerbang rumah sakit, dia di cegah oleh beberapa bodyguard, mereka tidak mengizinkannya untuk masuk ke dalam.


"Loh kenapa saya tidak boleh masuk ke dalam? Adik saya di rawat disini pak! " protes Elsa, padahal dia ingin mulai menjalankan rencananya untuk terus mengambil hati Karin lagi karena mendengar Karin sudah siuman dari dokter yang dulu merawat Karin.


"Maaf, anda dilarang masuk ke rumah sakit ini." jawab salah satu bodyguard disana.


Elsa sangat geram, tidak salah lagi pasti ini ulah Bara, apalagi Direktur di rumah sakit ini temannya Bara.


"Awas ya kamu Bara! Kamu sudah ikut campur urusan aku! Yang ada nanti kau tergoda olehku dan menjilat ucapanmu sendiri yang bilang tidak menyukaiku. Setelah itu aku akan menghancurkanmu." Elsa sudah habis kesabaran menghadapi Bara, dia seperti penghalang untuk menuju kesuksesannya padahal awalnya Bara sudah membuat dia tertarik.


Kring... Kring... Kring...


Ponsel Elsa berdering, dari nomor tidak dikenal.


Elsa segera menjawab panggilan telepon itu, "Hallo!'


" Hai Elsa." Terdengar suara David disebrang sana.

__ADS_1


"David?" tanya Elsa begitu mengetahui siapa yang menelponnya.


"Aku sekarang butuh uang, aku ingin kamu transfer 100 juta hari ini juga kalau tidak aku akan membocorkan semuanya ke polisi kalau kamu yang sudah menyuruh aku untuk mencelakai Karin." David sedang membutuhkan sekali uang karena itu dia ingin memeras Elsa.


Elsa tidak terima dengan perlakuan David kepadanya, yang menurutnya sangat lancang itu. "Kamu berani mengancamku!" Elsa sangat emosi sekali.


"Ini bukan sekedar ancaman, tapi aku akan melakukannya jika selama dua jam kamu tidak mentransfer 100 juta sekarang juga."


Elsa menarik nafas dengan pelan "Aku akan memberikannya secara cash, sekarang kamu ada dimana?"


Klik!


David langsung menutup panggilan telepon.


"Dasar David sialan!" David telah membuat darah Elsa mendidih, dia tidak terima David memerasnya seperti ini.


Elsa menelpon seseorang, "Bima, aku sudah tau keberadaan David. Aku ingin kamu segera urus David, dia ada di kota C, daerah xxxx, dia akan menungguku di depan halte bis."

__ADS_1


Bima adalah pembunuh bayaran yang baru disewa Elsa, dia memang dari kemarin menyuruh Bima untuk mencari keberadaan David.


Sementara itu di kota yang sama dengan David, Jo sedang membantu Detektif Anan untuk mencari keberadaan David.


Saat itu mereka berhasil menemukan alamat omnya David.


"Maaf om, saya datang kesini karena ingin bertemu dengan keponakan om, David!" ucap Jo, dia akan bersikap sopan dulu karena yang diajak bicaranya adalah orang yang jauh lebih tua darinya.


Omnya David kelihatan sangat gugup karena dia tau David sedang ada dalam masalah, "Sa-saya tidak tau, saya tidak pernah bertemu lagi dengan David."


"Saya mohon kerjasamanya om, David akan mendapatkan hukuman yang lebih berat lagi jika dia terus bersembunyi seperti ini." Jo mencoba membujuk omnya David agar mau mengatakan yang sebenarnya.


Sementara Detektif Anan beserta anak buahnya langsung masuk ke dalam rumah untuk mencari keberadaan David siapa tau sedang bersembunyi. Mereka mencari kesetiap ruangan rumah yang sederhana itu. Dia malah menemukan adiknya David, anak lelaki yang usianya masih 13 tahun.


"Bukan kah ini adiknya David?" tanya Detektif Anan sambil membawa keluar adiknya David.


Omnya David semakin gugup dan terlihat kebingungan untuk menjawab pertanyaan mengenai keponakannya itu.

__ADS_1


__ADS_2