
Lama sekali Yudi menunggu kabar dari Ramon kenalannya di Blade Knife, dia menanti-nanti kapan penangkapan Jammer akan terlaksana. Siang dan malam penantian terus diharapkan kabar baiknya baginya, sekarang tubuhnya yang sakit-sakit telah berangsur-angsur pulih dan bisa beraktivitas walaupun tak senormal dulu. Dendamnya menjadi-jadi ketika setiap hari melihat tangannya masih lunglai, tak bisa bergerak normal, dan hatinya menyimpan amarah yang dalam.
Siang ini dia ingin pergi ke sekolah Jammer, mencari informasi tentang Jammer, jika dia ingin mencari Blade Knife dia tidak tahu kemana, harapannya pun lekat dengan keinginan menemukan Ramon yang tidak ada kabar sama sekali.
" Pah, sarapannya sudah siap, ayo pah. " ajak istri Yudistira.
" Ya udah ayo. " Yudi beranjak ke meja makan.
" Nanti papah pergi sebentar. " ucap Yudi dimeja makan.
Istrinya sudah tak perduli dengan urusan Yudi. Baginya memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan online lebih penting.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Fiux sedang berada di lapangan olahraga, saat ini adalah jam olahraga untuk kelas Fiux dan jam sebelumnya adalah jam olahraga bagi kelas Jammer. Sekilas pandang mereka bertemu, saling menyapa, walaupun sangat dingin dirasa. Ada sebuah lagu yang sesuai hati Jammer kala itu.
" Aku dilahirkan bukan untuk menyakitimu
Tapi ku digariskan tak membahagiakan hidupmu
Suatu hari nanti bila hadir si buah hati
Ku berharap slalu, Tak seperti diriku "
( Penggalan lagu Pas band - Aku )
Dan puisi berjudul " Diantara Mata Kita "
^^^Sekilas tentang mata^^^
^^^Papasan mata yang tak sengaja^^^
^^^Mendalam dingin terasa^^^
^^^Seperti fatamorgana cinta yang luka^^^
^^^Aku bukan penjahat dalam cinta^^^
^^^Yang membunuhmu dengan kecewa^^^
^^^Namun bukan pula Dasamuka^^^
^^^Yang mampu menculik Shinta demi cinta^^^
^^^Aku tak ingin jadi pujangga cinta^^^
^^^Yang menjual kata sampah seperti berlian^^^
^^^Membuai dengan rayuan mendayu-dayu^^^
^^^Namun rayu untuk semua wanita^^^
^^^Aku juga tak ingin jadi pengemis cinta^^^
^^^Yang memelas untuk belas kasihmu^^^
^^^Selalu meminta kerendahan hati dalam cinta^^^
^^^Walaupun hatiku sesetia cinta Rahwana^^^
^^^Setiaku yang sia-sia untukmu^^^
^^^Kasihku yang terbuang-buang^^^
^^^Dan cintaku yang sedalam-dalamnya^^^
^^^Lukaku adalah bongkahan kecewa^^^
( Puisi " Diantara Mata " diciptakan pada 2021, di Kendal. )
" Fiux jika kau rasa getarnya, maka isyaratkanlah kau mengerti sucinya kasih hati ini. " gumam Jammer saat berjalan berpapasan dengan Fiux.
Hari terus berjalan, waktu istirahat telah tiba, sebuah bel mengisyaratkan waktu ini tiba. Fiux berjalan dengan teman-teman geng ceweknya menuju outlet tempat Jammer nongkrong, Yudi datang dibelakangnya.
" Hai tuan muda Imaduddin. " sapa Yudi melambaikan tangan kirinya.
" Eh pak Yudi. Silahkan duduk pas Yudi. " jawab Jammer sopan.
" Hahahaha " tawa Yudi membuat seluruh orang di outlet itu menjadi heran dan takut orang yang datang adalah orang gila.
" Hahahaha " giliran Jammer yang ketawa.
" Kenapa kamu tertawa? " bentak Yudi.
" karena bapak Yudi ini tertawa sendirian, saya cuma nemenin walaupun terlambat. " ujar Jammer santai.
Tak lama Fiux pergi ke tempat duduk. Gerry dab anak buahnya menangkap Yudi dari belakangnya. Jammer mengikuti Yudi sampai keluar outlet, saat melewati tempat duduk Fiux dia melihat sekilas wajah Fiux kemudia pergi berlalu. Sampai depan Yudi dibawa oleh anak buah Gerry.
" Hallo. Kau bisa bersenang-senang kak. " ujar Jammer pada sambungan telepon.
" Pergilah ke Gerry berada, kemudian bersenang-senanglah dengannya. " ucapnya lagi.
Galuh mendengar suara perempuan di sambung teleponnya, menerka jika itu adalah isyarat untuk menghabisi orang yang baru saja dibawa.
" Galuh, kamu kok sendiri gak sama temen-temen? " sapa Jammer duduk dari depan kursi Galuh.
" Ehh ternyata tu... " omongan Galuh terhenti sadar hampir keceplosan memanggil tuan.
" Jam, emang kenapa kalo sendiri kan enak. " ucap Galuh memperbaiki kata-kata.
" Yang sih. Tapi jangan melongo ngelihat orang telepon. " isyarat bahasa Jammer tidak suka pembicaraan itu diketahui orang.
" Masuk Luh. Jangan sendirian disini. " ajak Jammer beranjak dari duduknya.
" Oh iya Luh. Kapan-kapan aku main ke rumah ya. " tanya Jammer pada saat melewati tempat duduk Fiux.
" Ya boleh sih. " jawab Galuh.
" Oke aku bawa tunangan aku. " ucap Jammer cukup keras untuk didengar orang didekatnya, dengan senyuman yang palsu tapi meyakinkan.
Tatap beberapa orang yang mendengarnya tertuju pada Jammer.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kita berpindah pada Yudi yang dibawa oleh Gerry ke markas besarnya. Berbagai cara Yudi meronta-ronta tapi percuma, tubuhnya sudah tua dan lemah karena luka, tak mampu melepaskan tubuh tegak kekar anak buah Gerry.
" Tuan Jammer Devils Junior, salah mencari urusan dengannya. " bentak Gerry.
" Apa tujuan kalian? " tanya Yudi.
__ADS_1
" Kau itu dibebaskan bersyarat malah mengganggu tuan Jammer. " Gerry bicara sambil memegang pisau komando kayu buatannya.
" Maksudnya, apa ini. Kau mada tapi berbelit-belit. "
" Pendiri perusahaan yang memecatmu dan kelompok Bayusuta Crew adalah orang yang sama. Dan namanya Tuan Sam Devil. " ucap Gerry membuka pisau komandonya.
Brak. Pintu markas dibuka paksa dengan tendangan. Dhean masuk dari lorong panjang belakang PT SMS, dia berjalan menuju Yudi. Yudi hanya melongo melihat Dhean
" Gerry kau mundurlah, biar aku yang melanjutkan. " ucap Dhean.
" Aku tuh lagi kesel banget, kamu kayaknya kelihatan tidak memuaskan jawabnya. Kamu bisa jawab untuk memperlama hidupmu gak Yud? " tanya Dhean.
" Nona Dhean? " ucap Yudi bertanya terkejut dari lamunannya.
" Lama kaulah Yudi. " bentak Dhean
" Pisau mu Gerry. " pinta Dhean mengulurkan tangannya untuk meminta pisau.
" Tunggu nona, saya akan turuti kata nona. " ujar Yudi.
" Jadi kau yang menyerang adikku? " tanya Dhean
" Bukan saya nona Dhean. Mereka Blade Knife Nona bukan saya yang menyerang adik anda. " jawab Yudi
" Tapi kau yang menyuruh mereka kan? " bentak Gerry.
" Iya nona. Maaf " ucap Yudi.
Syut syut syut suara diayunkan pisau membelah angin.
Glup! Yudi menelan ludahnya melihat pisau yang membelah angin seakan angin itu benar-benar terbelah oleh pisau itu.
" Kau kenal mereka dari mana? " tanya Dhean.
" Saya pernah menolong Ramon sebelum dia masuk Blade Knife, kemudian saya baru tahu dia sudah diangkat menjadi pemimpin kelompok dua hari sebelum pemecatan. " penjelasannya
" Oke Gerry sudah cukup ayo kita eksekusi biar tidak ada jejak. " Ucap Dhean.
Aarrgg aarrgg , Yudi kesakitan saat Dhean menusukkan pisau Gerry ke pundak Yudi. Kini giliran Gerry menarik pisau miliknya, kesakitan Yudi semakin terasa saat darah yang bagitu banyak keluar dari pundaknya.
" Diakhir hidupmu, tolong berikan alamat rumahmu. Agar terjamin jasatmu terurus dimakamkan dengan baik. " ujar Dhean dengan kesal.
" Tolong jangan bunuh aku, istriku bagaimana nanti jika aku mati. " mohon Yudi memelas.
" Tolong lepaskan aku. Aku janji tidak akan berulah lagi " ucapnya lagi.
" Lah makanya ini mau kami bebaskan, mau cepat bebas apa lama? " ucap Dhean.
" Saya masih punya istri yang harus saya sayangi nona. " mohon Yudi lagi.
" Begini saya pak Yudi kamu katakan rumahmu dimana, kamu akan kami antar ke sana dalam keadaan hidup. " ucap Dhean.
" Baiklah jika nona berbaik hati, rumahku di perumahan xxx nomer. 5 jl. xxx. Tolong lepaskan saya segera. " mohon Yudi.
" Oke nanti malam kami antar ke rumahmu, tapi jangan pernah membocorkan kepada siapapun, tantang yang kau lihat saat ini dan yang kau ketahui saat ini. " permintaan Dhean.
" Iya saya tidak akan melakukan kesalahan atau mengganggu lagi. " ucap Yudi.
" Iya sekarang kau makan dan bersenang-senanglah! " suruh Dhean.
" Bagaimana saya bersenang-senang dengan tangan terikat? " tanya Yudi dengan senyum masam.
" Gerry nanti kau bawa beberapa senjata untuk membunuhnya didepan rumah, dan jangan sampai meninggalkan jejak. Jika perlu kau pakai jaket Blade Knife dan sekalian mobil mereka kalo perlu. " bisik Dhean pada Gerry.
Gerry menjaga Yudi di markas dengan seluruh anggota BC yang ada. Sementara Dhean pulang karena telah meninggalkan Dinda cukup lama, meskipun kekesalannya belum sepenuhnya terluapkan tapi karena kembarannya sedang sakit dia harus pulang segera.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di rumah sakit Singapura. Hari ini adalah hari terakhir Amel berada di rumah sakit, dia akan pulang ke mansion besok pagi. Tapi kerinduan dirinya pada anak-anak akan tertunda sehari, karena Amel baru boleh naik pesawat sore lusa depan.
" Halo sayang mamah rindu tolong kamu besok dengan adik-adik mu ke Singapura. " pesan Amel yang iya kirim pada Dinda.
" Lama sekali. Apa Dinda sedang sibuk ya pah? " tanyanya pada Samuel.
" Mungkin biar bisa jemput mamah jadi mereka semua sibuk. " jawab Sam berusaha menenangkan.
" Coba Jammer! " suruh Sam.
" Iya sih pah. Tapi kan dia belum pulang sekolah. " ucap Amel.
" Iya kalo dia kita tunggu jawabannya kan buka hp cuma kalo istirahat. " ujar Sam.
Amel mengirim pesan yang sama untuk Jammer, tentu saja kata-kata diganti mengajak kakak-kakaknya buka adik-adiknya. Biar pun sama lamanya tapi pasti jika sedang istirahat Jammer akan membalas. Dan benar saja, jam rumah sakit menunjukkan 13.10 itu waktu yang sama dengan 12.15 WIB, sebuah pesan dari Jammer masuk ke ponsel Amel, tapi juga ponsel Sam ada dua pesan dari Jammer.
" Mah, kalo Jammer mungkin bisa ke Singapura, tapi kalo kakak-kakak Jammer kayaknya sibuk. Ada masalah di perusahaan. " pesan untuk Amel dari Jammer.
" Pah ada masalah, kalo papah bisa telpon sebentar atau jangan didepan mamah. " pesan untuk Sam.
Sam menyingkir ke sofa, kemudian menelepon Jammer, tapi sengaja Jammer menolaknya. Dia mengirim pesan ke dua.
" Pah, kak Dinda baru pulang dari rumah sakit, mamah jangan sampai tahu dulu, sebaiknya mamah dan papah pulang setalah lusa depan. " pesan Jammer untuk Sam.
" Dinda kenapa Jams? " tanya Sam.
" Biasa pilek pah hahaha. " balas Jammer.
" Ya sudah. Papah urus mamah, kamu dan Dhean urus Dinda. " pesan Sam.
Sam memasukkan ponselnya ke saku celananya, kemudian berjalan menuju Amel.
" Mah, perusahaan ada masalah kan? itu yang mau mamah bilang. " ucap Jammer.
" Iya pah, kok tahu? " tanya Amel pemasaran.
" Jammer ngasih tau, katanya mamah sembuh cepetan terus pulang biar anak-anak gak kepikiran di sana, kalo mamah masih sakit nanti masalah perusahaan gak selesai-selesai. Dua hari ini mamah istirahat yang cukup besok lusa kita pulang. " ucap Sam.
" Baiklah papah sayang. Sini dong mamah biar cepat sembuh kiss dulu. " pinta Amel merentangkan tangannya.
" Iya sini cium dulu mamah sayang. " balas Sam. Kemudian mencium kening Amel.
" Udah tidur, ntar bangun pas minum obat. " suruh Jammer.
" Iya Samuel Hermansyah. " ucap Amel menutup matanya.
Amel tertidur di samping Sam yang terus mengusap lembut kening dan tangan Amel. Sam tersenyum melihat istrinya tertidur dengan pulas dan tenang. Tak butuh lama Amel tertidur karena efek obatnya, beberapa waktu kemudian Sam menyusul tidur menundukkan kepalanya ke tempat tidur Amel.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Samarinda, Kalimantan. Seorang lelaki paruh baya sedang mengerjakan mesin sebuah motor, ini adalah kali kedua pemilik motor ini mempercayai kemampuannya untuk memodifikasi motornya. Khusus untuk pelanggan ini dia harus melakukannya sendiri, karena ini orang yang penting dalam menjaga usahanya. Dia harus memastikan semua adalah yang terbaik.
__ADS_1
" Bim, tolong bantu angkat mesin. " Suruhnya pada karyawan.
" Iya bos. " jawab Darbim.
Modifikasi kali ini adalah modifikasi total, baik mesin, pengamanan, body, dan pernak-pernik. Dan satu hal yang beda dari kebanyakan motor adalah merubah Tanki radiator dengan botol minuman keras. Si pemilik motor ingin kecepatan motor ini lebih tinggi dari kecepatan motor sebelumnya, motor sebelumnya di anggap kurang responsif, dan terlalu ringan untuk ukuran motor sport. Pemilik motor itu adalah orang yang sering berangkat menunggu Fiux, dia adalah Jammer.
Jammer sengaja memesan motor ke pria itu agar bisa dibuatkan dengan tampilan berbeda, motor yang dulu memiliki tampilan biasa dan hanya permesinan yang diubah sedangkan body dan pernak-pernik tidak ada perubahan. Dia memesan motor baru yang dibeli dari Jepang, dibuat dengan tampilan Japanese style, permesinan update ke titik tertinggi, walaupun akhirnya ganti radiator lebih besar, botol untuk bypass radiator juga besar supaya air radiator tetap dalam keadaan normal. Jika sesuai dengan target 1 tahun pekerjaannya akan selesai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ada dua pesan masuk ke ponsel Jammer dari dua orang wanita yang ternyata menunggunya membalas.
" Selamat sore tuan Jammer. " pesan dari Lenka.
" Hai sayang, ganggu kamu enggak? " pesan dari Monika
" Lah kok ngapain mereka? " batin Jammer.
" Iya Lenka. " balas Jammer.
" Ganggu Mon. " balas Jammer.
" Begini tuan saya mengingatkan untuk hari Minggu tinggal beberapa hari lagi, kita bertemu jam 9 dirumah saya ya tuan. " pesan dari Lenka.
" Iya. Kau kirimkan lokasinya saja ya. " balas Jammer pada Lenka.
Tiba-tiba Gerry mengirim pada Jammer.
" Tun muda, anak buah Blade Knife ada didepan sekolah " isi pesan Garry untuk Jammer.
" mereka tahu tentang aku? " balas Jammer.
" Iya tuan mereka sudah tahu. Kali ini mereka ingin menghabisi tuan. " jawab Gerry.
" Kau kerahkan semua pasukan yang ada, tangkap mereka yang ada di depan. Sekarang kau ke belakang outlet aku akan lompat dari pagar. " pesan Jammer.
" Baik tuan. " jawab Jammer.
Jammer segera menata semua peralatan sekolah, hari ini jam praktek jadi dia bisa kabur dari kelas tanpa diketahui guru lewat belakang gedung. Dibalik tembok sekolah belakang outlet, gerry sudah menunggunya, segera Garry membantu Jammer turun karena tembok cukup tinggi. Setelah itu mereka mengendap masuk outlet agar tidak ada yang tau.
" Gerry ambil jaket, topeng, dan celana, jangan sampai ada seragam yang terlihat oleh siapapun. Kerahkan seluruh pasukan yang ada, kita tangkap yang disini dulu, kalo ada David perlakuan seperti sebelumnya kita lepaskan lagi nanti biar dia memanggil pemimpinnya. " perintah Jammer.
" Tuan kita siap mengepung. " jawab Gerry.
" Berapa lama pasukan kita sampai di seluruh sisi yang ada? " tanya Jammer memastikan.
" 30 menit tuan. " jawab Gerry.
" Lingkari mereka jangan sampai mereka masuk ke sekolah atau ke tempat lain, tangkap semua yang ada! " perintah Jammer.
" Aku ganti baju dulu. Nanti kalo sudah mengepung aku yang keluar dari belakang barisan bersama mu. " Jammer pergi ganti baju dan mengenakan topeng yang selalu disiapkan di mobil depan outlet. Mobil itu sengaja pakai untuk berjaga-jaga ada penyerangan.
30 menit kemudian. Pasukan Gerry masuk mengelilingi mereka dengan motor, kemudian 2 mobil lapis besi berjalan pelan, dan Jammer dengan Gerry didepan mobil itu berjalan kaki, mobil yang digunakan untuk mengangkut mereka sedang dalam perjalanan, dan markas Jammer sedang tidak bisa untuk eksekusi, jadi nanti akan dibawa ke markas Gerry.
" Gawat bos, BC malah Ngepung. " ucap anggota BK
" Diamlah, aku tahu. " balas Slash, ketua kelompok.
" Gimana bos ini? " tanya anggotanya.
" Diamlah!! " bentak Slash.
Ketakutan anggota BK semakin besar dan terus membesar, debat jantung mereka meningkat, kegugupan dan ketakutan terlihat jelas diraut wajah dan mata mereka. Beberapa anggota BK ingin kabur tapi kepungan BC begitu banyak sehingga malah babak belur dipukuli kalo berusaha kabur.
" David keluar kau! " teriak Gerry ketika melihat David didalam mobil.
" Kalian sedang apa disini? " tanya Gerry.
" Kami ingin menghabisi bos mu " jawab Slash ketus.
" Wajahmu menantang ya hahaha " ucap Gerry dengan tawanya.
" Hahaha " tawa Jammer, hanya sebentar kemudian suaranya datar hening.
Cringggg... Jammer menarik keluar pedang Katana dari sarungnya. Tanpa suara aba-aba Gerry maju diikuti Jammer, sementara anak buahnya hanya berjaga, Gerry yang menggunakan pistol dan kunai menyerang mereka cepat Jammer yang memakai Katana menebas bagian tangan yang dikenai Gerry. Pertaruhan tidak seimbang sangat-sangat tidak seimbang 6 anggota BK melawan 2 orang dari BC, satu tangan dari ke enamnya putus. Penangkapan pun dilakuan, anak buah BC membersihkan tangan-tangan yang berserakan. Mereka meninggalkan lokasi dengan membawa seluruh anggota BK. Jammer menghampiri satpam dan memberitahukan suatu hal.
" Pak satpam, mereka ingin menculik salah satu orang di sini, mungkin penculikan sudah dilakukan. Mungkin itu pengalihan saja, mungkin ada anggota mereka yang menyelinap lewat belakang, coba cek ke setiap kelas mana tau ada yang hilang. "
" Kalian siapa? Dan mereka siapa? " tanya guru olahraga Jammer yang kebetulan sedang berada di pos satpam.
" Mereka Blade Knife, dan kami Bayusuta Crew. Kami saat lewat melihat mereka didepan sekolah,, karena curiga kami panggil pasukan supaya tidak masuk kesini. " jawab Jammer.
" Suara kamu seperti tidak asing? " ucap guru itu heran.
" Sudahlah pak, coba cek ke kelas siapa tahu ada yang diculik, kami tunggu disini. " suruh Jammer.
Beberapa menit kemudian guru itu datang dengan guru BK.
" Mas ada yang hilang, ternyata dari kelas mesin ada satu orang yang bilang kalo temannya tiba-tiba hilang dari kelas, semua perlengkapannya juga hilang, mungkin dia yang diculik. " ucap guru BK.
" Oke, kami bantu kejar, kasihan anak itu masih sekolah. " ucap Jammer.
Kemudian Jammer berlalu pergi.
" Pak lapor polisi aja, kelihatannya ini ada yang aneh. " ujar guru olahraga itu.
Pihak sekolah pun melaporkan semua kejadian itu kepada kepolisian, tapi laporannya ditolak karena melibatkan Bayusuta Crew. Karena itu pihak sekolah merasa lebih janggal lagi, mereka menghubungi rumah Sam, namun jawaban kepala pelayan di rumah Sam lebih mencengangkan.
" Biarkan saja pak. Nanti biar kakaknya yang mengurusi, pemimpin Bayusuta Crew itu kekasih kakaknya jadi tidak perlu pusing. " jawaban kepala pelayan yang membuat pihak sekolah lebih tercengang.
.
.
.
.
.
.
Sekian hari ini, maaf saya baru up, karena kesibukan yang padat sehingga sangat jarang waktunya untuk menulis.
Terima kasih atas support reader, tambah lagi tolong like, komen, vote, dan share. Agar
tidak ketinggalan update novel ini reader biasa klik favorit. Terimakasih.
Salam dari saya PENGRAJIN KATA, Imaduddin Jammer. Semoga disenyumkan di setiap langkah dan kegiatan anda reader.
__ADS_1
Tunggu episode selanjutnya ya! Ini perintah 🤭🤭