
Flashback on
Sinta turut menghadiri acara pernikahan Kayla dan juga Aldo. Saat ini ia hanya datang bersama Kiara, karena suaminya sedang ada tugas diluar kota.
Diam-diam ia terus memperhatikan Kayla. Ada rasa senang sekaligus terharu saat melihat anak kandungnya itu menikah.
Acaranya berjalan dengan lancar, sampai tiba-tiba muncul seorang wanita yang mendatangi Kayla dan juga Aldo.
"Siapa itu, Kiara? Kamu kenal wanita itu?" tanya Sinta.
"Sepertinya itu yang namanya Tasya deh. Istri pertama Kak Aldo" kata Kiara.
"Jadi itu dia? Mau ngapain dia?"
Ingin rasanya Sinta menghampiri mereka. Tapi ia sadar, ia bukan siapa-siapa saat ini. Ia tidak bisa seenaknya ikut campur urusan Kayla.
"Mama, aku mau ke toilet dulu ya. Tiba-tiba aku rasa mau buang air nih" ucap Kiara.
"Ya ampun Kiara. Di acara pesta pak acara mau buang air segala. Ya sudah cepetan sana. Mama tunggu disini ya"
"Iya, Ma"
Kiara pergi ke kamar mandi dan tinggallah Sinta sendirian. Tidak lama setelah itu, ia melihat Kayla dan Aldo mulai bertengkar dengan Tasya. Terakhir kali yang Sinta lihat adalah saat Kayla menampar pipi Tasya. Tiba-tiba saja ada seseorang yang menyentuh pundaknya.
Sinta menoleh kebelakang dan alangkah terkejutnya saat melihat Andre yaitu mantan suaminya sudah berada dihadapannya saat ini.
"Mas Andre? Ngapain kamu ada disini?"
"Sinta, lama tidak bertemu. Bagaimana kabarmu?" tanya Andre, sambil tersenyum.
"Aku disini menghadiri acara pernikahan mereka, karena kebetulan aku kenalan Aldo" ucap Andre berbohong.
Padahal sebenarnya dia sama sekali tidak diundang Aldo dan hanya datang begitu saja, setelah mendengar kabar pernikahan Aldo dan juga Kayla yang sudah tersebar luas.
"Ohh begitu" kata Sinta, sangat singkat.
Saat Sinta menoleh kembali ke arah Kayla dan juga Tasya. Ia sudah tidak mendapati sosok Kayla. Hanya ada Tasya di tempat itu, yang mulai berjalan keluar dari gedung.
"Loh Kayla mana ya" ucap Sinta, sedikit bergumam.
"Kamu sudah menikah lagi, Sinta?" tanya Andre.
Sinta yang dari tadi mencari keberadaan Kayla, langsung kembali menatap Andre.
__ADS_1
"Iya sudah. Aku sudah punya anak dan juga sudah bahagia"
"Baguslah kalau begitu. Kamu tenang saja, aku tidak akan mengganggu atau mengejar kamu lagi kok. Aku tahu dulu aku salah, tidak sepantasnya aku membohongi kamu. Jadi, aku ingin minta maaf, Sinta" kata Andre, terdengar tulus.
"Iya. Itu semua sudah berlalu. Jadi, tidak perlu dibahas lagi" kata Sinta.
"Oh iya ngomong-ngomong anak kita dimana? Dulu kan kamu lagi hamil besar"
Sinta terkejut karena Andre masih mengingat anak mereka. Ia bingung apakah harus jujur kepada Andre atau tidak.
"Tolong Sinta jawab pertanyaan aku. Anak kita dimana? Aku hanya ingin tahu kabarnya saja. Aku janji nggak akan ganggu kalian kok"
Dengan ragu-ragu, Sinta mulai menceritakan yang sebenar-benarnya kepada Andre. Tentu saja, itu membuat Andre sangat terkejut.
"Kamu serius Kayla anak kita?" tanya Andre.
"Iya. Aku lihat tanda lahirnya" jawab Sinta.
"Bisa aku lihat foto kecilnya?"
Tanpa curiga, Sinta memberikan fotonya bersama Kayla sewaktu Kayla masih bayi.
Muncul ide jahat dipikira Andre, setelah mengetahui kebenaran yang sebenarnya. Awalnya dia sama sekali tidak terpikir untuk memikirkan ide ini, dia hanya berniat menyapa Sinta yang memang sudah 18 tahun lamanya tidak ditemuinya. Tapi, mendengar perkataan Sinta, membuat Andre memikirkan kesempatannya untuk menguras harta Aldo.
"Iya boleh. Aku juga belum berniat untuk memberitahukan semuanya kepada Kayla, aku takut dia akan menjauhiku" ujar Sinta.
"Itu benar. Ini rahasia kita berdua. Aku tidak akan membongkarnya. Cukup aku melihatnya dari jauh saja, sudah membuatku senang" kata Andre, mencoba meyakinkan Sinta.
"Aku permisi dulu ya" pamit Sinta.
"Iya, aku juga mau pergi. Terima kasih sudah memberitahukan yang sebenarnya"
Andre pergi keluar gedung dengan senyum jahatanya. Ia memutuskan untuk menemui Tasya dan akan bekerjasama kembali bersama anaknya itu.
"Kamu disini ternyata. Kenapa marah-marah? Malu karena kamu yang jadi bahan ejekan orang-orang?" tanya Andre kepada Tasya.
"Ngapain Papa disini? Pergi sana. Aku nggak butuh Papa lagi" sewot Tasya.
"Yakin kamu? Padahal Papa kemari ingin memberitahukan kamu ide untuk menguras harta Aldo loh"
"Hah? Bagaimana?"
"Hahaha kamu kalau uang cepat ya. Asal kamu harus izinkan Papa kembali lagi ke rumah, maka Papa akan bekerjasama dengan kamu. Bagaimana?" tawar Andre.
__ADS_1
"Oke. Asal tawarannya menarik, aku setuju" kata Tasya.
Andre mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya dan membuat Tasya tersenyum penuh arti.
"Ternyata nggak salah juga dulu Papa selingkuh. Untung aku baru tahu sekarang, kalau aku tahu Papa selingkuh pas Mama masih hidup, mungkin aku akan menjebloskan Papa ke penjara"
"Hahaha maafin Papa ya. Dulu khilaf. Tapi sekarang ada untungnya kan? Bagaimana? Mau kerjasama?"
"Mau" jawab Tasya, sangat yakin.
Flashback off
Aldo akhirnya mentransfer sejumlah uang ke rekening milik Andre dan juga Tasya, sesuai permintaan Tasya tadi.
Di rumah Tasya saat ini, ia dan Andre berteriak kegirangan setelah mendapat transferan yang masuk kedalam rekening mereka masing-masing.
Tasya paling bahagia, karena sudah cukup lama tidak mempunyai uang sebanyak ini di rekeningnya.
"Akhinya kita punya uang banyak, Pa" kata Tasya.
"Iya. Kita harus sering-sering mengancam Aldo, agar dia mau kasih kita uang" ucap Andre.
"Tenang saja. Kalau itu gampang, aku pasti akan ancam dia terus. Untung banget Papa ketemu Tante Sinta kemarin"
"Iya dong. Papa memang selalu beruntung"
"Oke kalau begitu aku mau pergi shooping dulu. Udah lama aku nggak shopping. Bye Papa"
"Oke. Hati-hati ya. Papa mau menikmati makanan mewah dan pijat spa yang udah lama nggak Papa lakuin"
"Siap, silahkan nikmati uangnya. Karena kita bisa meminta lebih banyak lagi nantinya" kata Tasya, dengan tersenyum penuh kemenangan.
🌷🌷🌷
Kembali ke kantor tempat Aldo berada saat ini. Ia terlihat sedang duduk di kursi kerjanya, memikirkan keputusan yang dilakukannya saat ini.
Apa memberikan mereka uang adalah langkah yang benar? Kita lihat saja nanti akan jadi seperti apa. Gumam Aldo.
...****************...
Pasti banyak yang akan komentar, kenapa Aldo bodoh banget, kenapa Aldo nggak jujur aja ke Kayla, kenapa Aldo beginilah begitulah, kenapa yang jahat selalu menang. Stop ya! Kalian pasti akan takjub dengan kehebatan Om Aldo dibantu oleh *** (masih rahasia) untuk memberantas Tasya dan Andre di episode berikutnya 😂
Kalau masih bingung lihat aja judulnya, itu kata kuncinya. Jadi pantengin terus, karena nanti malam author akan up lagi untuk membayar rasa penasaran kalian 😁
__ADS_1
Jangan lupa juga untuk like, vote, rate5 untuk cerita ini ya. Biar author bisa semangat terus. Terima kasih 🤗