
Hari pernikahan Laura dan Faris pun tiba. Tidak lupa, sebelum itu mereka telah mengundang mantan-mantan mereka yang pernah mengisi kekosongan hidup sewaktu dulu.
Ya, keduanya memilih untuk berdamai dengan masa lalu dan kembali membuka lembaran yang baru.
"Selamat ya Laura, Faris. Akhirnya kalian berjodoh juga. Ayo foto 1 2 3"
Semua teman-teman mereka saat SMA tampak hadir dan mengabadikan momen itu. Pasalnya, mereka tidak percaya kalau ternyata Faris dan Laura akan menikah. Sebab, yang mereka tahu Faris sangat menyukai Kayla dulunya.
Di acara itu juga hadir Kayla beserta keluarga, serta Kiara bersama Raffa dan juga Kenzo.
"Selamat ya Kam Faris, Kak Laura" kata Kiara.
"Makasih Kiara. Kapan nih kalian nyusul?" tanya Laura.
"Seminggu lagi. Ditunggu ya, Kak" jawab Kiara.
"Siap pasti kami tunggu. Iya kan sayang?"
"Iya dong" sahut Faris.
"Selamat ya. Samawa pokoknya. Kami akan segera menyusul" kata Raffa, sambil tersenyum.
"Ditunggu undangannya" ucap Faris dan Laura bersamaan, lalu keduanya kompak tertawa.
Pernikahan hari itu berjalan dengan sangat lancar. Berbeda dengan dulu saat Raffa dan Laura yang menikah karena terpaksa, kini Faris dan Laura terlihat sangat bahagia tanpa paksaan dan tersenyum senang.
Malam pertama pun dialami keduanya untuk pertama kali. Meskipun Laura sebelumnya sudah pernah menikah, akan tetapi ia sama sekali belum pernah mengalami malam pertama layaknya suami istri sesungguhnya.
"Maaf ya sayang aku gugup. Ini pertama kali untukku" kata Faris.
"Ini juga pertama kali untuk aku kok" ucap Laura.
"Maksudnya yang kedua kalinya?"
"Pertama sayang. Aku belum pernah disentuh sama sekali selama menikah dengan Kak Raffa" ungkap Laura.
"Apa? Kamu serius?"
"Aku serius sayang"
"Alhamdulillah. Ternyata aku dapat yang masih perawan juga. Makasih sayang. Aku sangat bahagia"
Faris memeluk erat tubuh Laura, hingga mereka terjatuh di atas ranjang.
Keduanya saling bertatapan cukup lama.
"Sudah siap?" tanya Faris.
__ADS_1
Dengan malu-malu Laura mengangguk, kemudian terjadilah hubungan percintaan di malam itu.
1 minggu kemudian, kini giliran Kiara dan Raffa yang menikah.
Beka mau tidak mau menerima Kiara sebagai menantunya, meskipun hatinya belum sepenuhnya menerima Kiara.
Pernikahan dilangsungkan dengan sangat mewah. Raffa tidak tanggung-tanggung dalam mengeluarkan uangnya. Ia sengaja menabung uang hasil dari gajinya saat bekerja di perusahaan Aldo, demi membuat pernikahan yang mewah.
Bahkan Raffa mengundang artis tanah air yang terkenal untuk menyanyi di pernikahannya.
"Pernikahan kamu mewah banget, ngalahin saya lagi. Sebagai Bos, harga diri saya jadi terluka nih" kesal Aldo.
"Siapa suruh Bos nggak mau buat acara semewah ini. Padahal lebih banyak uangnya daripada saya" balas Raffa, sambil tertawa.
"Kurang ajar kamu" kata Aldo.
"Eh jangan marah-marah dong. Kasihan yang mau nikah nanti udah babak belur gara-gara kamu, bee" ucap Kayla, kemudian ikut tertawa.
Acara berlangsung dengan khidmat, tanpa kendala apapun. Hingga akhirnya acara telah selesai dan keduanya telah berada di kamar pengantin.
"Sayang, aku gugup"
"Gugup kenapa?" tanya Raffa.
"Gugup karena mau melakukan itu" lirih Kiara.
"Meskipun aku sudah pernah melakukan sebelumnya. Tapi perasaan gugup itu lebih terasa yang sekarang sayang"
"Kita lakukan itu pelan-pelan ya. Ini pertama kali untukku. Tapi aku akan berusaha sebaik mungkin" ucap Raffa.
Kiara mengangguk dan kewajiban untuk berhubungan suami istri pun dilakukan mereka.
6 tahun kemudian
Tidak terasa waktu telah berjalan sangat cepat. Aurel telah berusia 6 tahun dan tumbuh menjadi gadis yang ceria dan cantik. Sedangkan Revan telah menjadi sosok remaja yang sangat dikagumi oleh kaum hawa di usianya yang ke 14 tahun.
Kenzo yang juga berusia 6 tahun sama dengan Aurel, tumbuh menjadi anak laki-laki yang tampan dan juga ceria. Ia juga memiliki seorang adik laki-laki yang terpaut usia 4 tahun. Ya, Kiara kembali hamil anaknya bersama Raffa pada saat itu.
Laura dan Faris pun telah memiliki anak perempuan yang baru berusia 3 tahun.
Kehidupan mereka masing-masing terlihat sangat baik dan bahagia. Sampai suatu hari, dimana hari terburuk bagi keluarga Aldo dan Kayla terjadi.
Saat itu, Aurel yang sedang bermain perosotan di sekolahnya terjatuh dari ketinggian dan membuat penglihatannya menjadi hilang dan dinyatakan oleh dokter bahwa Aurel tidak dapat melihat lagi.
"Mami, Papa, kenapa ruangannya gelap semua? Aku nggak bisa lihat apa-apa" ucap Aurel mulai menangis setelah penglihatannya hilang.
"Tenang sayang kamu nggak apa-apa. Jangan menangis ya. Ada Mami dan Papa disini. Jangan menangis"
__ADS_1
Kayla mencoba menghibur putrinya itu meskipun sebenarnya hatinya juga ikut sakit.
Sungguh berita itu sangat membuat Aldo dan Kayla sangat terpukul dan sedih. Mereka berusaha keras untuk mendapatkan kembali penglihatan Aurel. Namun, tentu saja hal itu tidak semudah kelihatannya. Banyak prosedur yang harus dilakukan dan mengoperasi mata seseorang tidak bisa dilakukan sembarangan.
Aurel yang merupakan anak periang dan ceria, mendadak menjadi anak yang murung dan penyendiri. Bahkan ia tidak mau keluar bermain dengan siapa pun.
Bahkan karena hal ini, Kayla dan Aldo memutuskan untuk menghentikan sekolahnya dan memilih untuk menyekolahkan Aurel di rumah.
Revan yang melihat adiknya menjadi orang yang berbeda, hanya bisa menghibur adiknya agar tidak merasa sedih.
Bahkan ia sangat perhatian pada adiknya itu dan memprioritaskan kebutuhan adiknya lebih dulu daripada yang lainnya.
"Aurel udah makan?"
Aurel hanya menggeleng, tanpa menjawab.
"Mau Kakak ambilin?"
Masih sama, Aurel hanya menggeleng.
"Kalau Aurel nggak mau makan, Kakak juga nggak mau" kata Revan.
"Kok gitu?"
"Makanya kita makan bareng. Kamu mau kan?"
Aurel pun mengangguk. Revan tersenyum dan segera mengambil makanan untuk Aurel. Ya, Revan selalu mengancam tidak ingin makan jika adiknya tidak mau makan juga.
Aurel yang sangat sayang pada Kakaknya, akhirnya selalu luluh dengan bujukan Revan.
"Jangan sedih ya Dek. Ada Kakak, Mami, dan Papa yang selalu ada untuk kamu. Kakak sayang kamu Dek. Jangan merasa sendirian lagi ya"
Revan mencium kening Aurel dan menghibur adiknya yang terlihat sedih dengan keadaannya yang tidak bisa melihat.
TAMAT.
...****************...
Hai readers. Alhamdulillah cerita Menikahi Om Sendiri telah tamat 🙏🏻
Mungkin banyak pro kontra dengan cerita author kali ini. Author pun masih tahap belajar. Jadi terima kasih banyak atas saran dari kalian semua ya.
Author berencana akan membuat sequelnya nanti atas saran dari kalian semua.
Ditunggu ya cerita barunya. Untuk mengisi kekosongan sementara waktu, silahkan baca cerita author yang lainnya ya 😊
Author berencana akan membuat sequelnya di hari rabu nanti. Ditunggu ya semua. Terima kasih banyak❤
__ADS_1