
Vanly yang tertidur dari siang tadi pun terbangun dari tidurnya, ia segera mencari ponselnya. Dilihatnya ada pesan singkat dari Gustaf, ia pun segera membukanya.
Gustaf
Sayang, jika kamu hendak mengikuti pesta penutupan ospek mintalah mang Ujang untuk mengantarkan mu, karena pesta itu pasti selesai malam hari. Aku tidak mau kamu pulang sendiri.
Vanly pun membalas pesan singkat dari suaminya itu menandakan jika ia setuju dengan perintah suaminya. Vanly pun segera bergegas membersihkan diri.
Setelah selesai membersihkan diri, Vanly pun mempoles sedikit make up di wajahnya. Ia menggunakan baju berwarna abu-abu, menggunakan lipstick soft di bibir mungilnya, dan menggerai rambutnya
----
Setelah selesai bersiap-siap, Vanly pun segera turun dan menghampiri mang Ujang.
"Mang, ayo berangkat sekarang" Ucap Vanly penuh semangat.
Bi Piah yang melihat nona mudanya sangat terlihat cantik pun memberikan pujiannya kepada Vanly.
"Wahhh.. Non, cantik sekali" Ucap Bi Piah takjub
"Ah bibi bisa aja" sanggah Vanly dengan tersenyum.
"Beneran non, cantik banget. Coba tuan Gustaf ada di rumah pasti akan terpesona sama kecantikan non Vanly" Ucap bi Piah sembari mengangkat jari tengah dan telunjuknya pertanda ia tidak berbohong.
Vanly pun yang mendengar hujan pujian dari bi Piah pun tersipu malu. Benar juga kata bi Piah, jika Gustaf ada di rumah, Gustaf pasti tak akan berhenti memuji istri kecilnya itu.
__ADS_1
"Non, makan dulu. Bibi tadi sudah masak" Ujar bi Piah dengan menarik kan kursi untuk Vanly.
"Tidak usah bi, nanti malam saja. Vanly berangkat dulu ya" Sahut Vanly sembari berjalan menuju halaman rumah. Mang Ujang sudah menunggunya sedari tadi.
---
Mang Ujang pun segera melajukan mobil dengan perlahan. Di dalam mobil, Vanly mengotak-atik ponselnya. Vanly dan teman-teman nya sudah berjanji untuk bertemu di gerbang kampus.
Sekitar 20 menit dalam perjalanan, akhirnya Vanly sampai juga di depan gerbang kampus. Vanly melihat ada Oliv dan Gina yang sudah menunggunya. Tak lupa Vanly berpesan pada Mang Ujang jika ia akan pulang malam hari ini,
"Mang, nanti jemput Vanly ya. Nanti Vanly kabari jam berapa nya" Ucap Vanly dibarengi anggukan mang Ujang tanda mengerti
Vanly pun segera turun dari mobil dan menghampiri teman-teman nya.
"Entah, dia belum ada kabar" Ucap Gina.
"Eh Van, kamu terlihat cantik sekali malam ini" Puji Oliv dengan mengibaskan rambut Vanly.
"Enggak ah, bisa aja kamu Liv" Sahut Vanly dengan tersenyum.
Dari kejauhan terlihat Angga ketua BEM periode ini mengendarai mobilnya hendak masuk kedalam kampus. Angga menyempatkan diri untuk berhenti dan menyapa adik tingkatnya.
"Hai selamat malam" Sapa Angga tanpa menuruin mobilnya.
"Malam juga kak" Ucap Vanly dan kawan-kawan nya dengan ramah.
__ADS_1
"Kenapa kalian tidak segera masuk? Apakah kalian sedang menunggu seseorang?" Tanya Angga penasaran.
"Iya kak, kami sedang menunggu teman." Jawab Oliv singkat dengan menyunggingkan senyum manisnya.
"Baiklah, kalo begitu saya duluan ya" Sahut Angga dengan ramah dan dibarengi anggukan Vanly dan teman-teman nya.
---
Selang beberapa menit Angga masuk, terlihat Asila berjalan keluar dari mobil menuju ke arah teman-teman nya.
"Maaf ya guys! Gua telat" Ucapnya santai.
Vanly pun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu. Setelah Asila datang, mereka segera masuk ke dalam kampus. Mereka berjalan arah panggung yang telah didirikan.
----
Halo guys!
jangan lupa vote ya
tinggalkan like dan juga komen yg membangun,
semangat jalani hari2 ini ya❤
jaga kesehatan ya😊
__ADS_1