Menikahi Sahabat Papa

Menikahi Sahabat Papa
Bab 29 // Penutupan Ospek Part 2


__ADS_3

"Selamat malam semuanya! Selamat datang di Pesta Penutupan Ospek Mahasiswa Baru angkatan 37" Ucap salah satu MC yang berada di atas panggung.


Semua bersorak-sorai ketika MC membuka acara tersebut, seakan-akan penonton tidak sabar menyaksikan penampilan-penampilan menarik dari artis yang di undang oleh kampus.


"Untuk pembukanya, dari ketua BEM kita.. Erlangga Azof Priawan dan Band nya Zonro band, mari kita sambut dengan tepukan yang meriah"


Terlihat Angga berjalan menaiki tangga, teriakan para penonton memenuhi acara tersebut.


"Wagelaseeehh ganteng banget kak Angga" Ucap Asila.


Angga pun melantunkan lagu-lagu yang romantis pada malam ini. Ternyata suaranya enak juga di dengar, teknik bernyanyinya juga sangat baik.


Setelah menyanyikan 3 lagu sekaligus Angga pun turun dari atas panggung. Acara selanjut nya adalah penampilan dari artis yang sedang naik daun saat ini.


Vanly pun merasa bosan dengan acara tersebut, ia memutuskan untuk meninggal kan teman-teman nya yang sedang asyik menyaksikan penampilan dari artis-artis yang disediakan oleh kampus.


"Guys! Aku ngerasa bosen nih. Aku duduk di pinggir taman ya?" Ucap Vanly dengan menampakkan wajah badmoodnya.


Teman-teman nya pun hanya mengangguk mendengar ucapan Vanly, tak ada satupun yang menemaninya. Akhirnya ia pun segera bergegas menuju tempat duduk kosong yang ada dipinggir taman.


Setelah sampai di tempat duduk Vanly segera membuka ponselnya, ia memiringkan ponselnya dan membuka game kesukaannya.


Ketika sedang asyik bermain game, tiba-tiba ada yang duduk di samping nya namun tidak dihiraukan oleh Vanly. Ia masih tetap bermain game kesukaannya itu, hingga akhirnya terdengar suara dehem dari seseorang yang ada di samping nya.


Ehemmm...


Vanly pun akhirnya menoleh ke samping kirinya. Seketika matanya terbelalak melihat siapa yang sedari tadi duduk bersamanya.


"Kak Angga!" batin Vanly dalam hati.


Angga pun tersenyum melihat Vanly yang seakan terkejut melihatnya. Angga pun memulai pembicaraan.


"Hai! Kenapa sendirian disini?" Tanya Angga dengan memperlihatkan senyum manisnya.


Sontak Vanly terbangun dari lamunannya, "ehh.. Iya kak, temen-temen masih asyik menyaksikan penampilan-penampilan yang disuguhkan oleh kampus"


"Lalu kenapa kamu tidak ikut serta dengan teman-teman mu?" tanya Angga penasaran.

__ADS_1


"Sebenarnya aku merasa bosan dengan pesta semacam ini" sahut Vanly apa adanya.


"Gadis yang unik, teman-teman nya pada histeris melihat artis yang cantik dan tampan, tapi dia malah merasa bosan dengan semua suguhan ini" Ucap Angga dalam hati.


"Emm.. Oh iya, kita sering bertemu, sering berbicara, tapi kita belum berkenalan. Namaku Angga" Ucap Angga sembari mengulurkan tangannya.


"Aku Vanly" Ucap Vanly meraih tangan Angga sebentar dan segera melepaskannya.


Tiba-tiba ada laki-laki yang berlari ke arah mereka. Ternyata ia adalah salah satu anggota BEM dikampus, ia sedang mencari Angga sedari tadi.


"Mas Ngga, dicari dari tadi ternyata disini sama cewek to" Ucap laki-laki itu dengan polos.


"Jaga ucapanmu. Ada apa kau mencariku?" Tanya Angga ketus.


"Itu.. Di cari mbak Selvi katanya penting" Jawab laki-laki itu dengan santai.


Angga pun segera berpamitan dengan Vanly, Angga berjalan bersama laki-laki yang menjemputnya tadi. Vanly pun melihat ke arah pungguh Angga yang mulai menghilang dari pandangannya.


Tiba-tiba suara ponsel Vanly pun berbunyi, ia melihat ke layar ponselnya ternyata suaminya lah yang menelponnya. Ia pun segera mengangkatnya.


Gustaf


Apakah mas mengganggu kegiatanmu?


Vanly


Enggak mas, malah Vanly merasa bosan melihat acara seperti ini.


Gustaf


Ya sudah, mintalah Mang Ujang untuk menjemputmu,


Setidaknya dirumah kamu tidak merasa bosan kan?


Vanly


Iya mas, sebentar lagi

__ADS_1


Gustaf


Baiklah, jaga dirimu baik-baik sayang.


Mas sangat merindukanmu


Vanly


Iyaa mas, mas juga jaga diri baik-baik jaga kesehatan.


Vanly juga sangat rindu..


Gustaf


Perhatian sekali istri kecilku ini,


Vanly


Mas nih, giliran diperhatiin malah digoda, ngeselin ah


Gustaf


Enggak sayang, mas hanya bercanda. Jangan ngambek, mas takut


(Ucapnya sedikit terkekeh)


Vanly pun segera mematikan telpon dari suaminya karena ia merasa jengkel. Selang beberapa menit Gustaf pun hanya mengirimkan pesan singkat pada Vanly


Gustaf


Tuh kan ngambek,


Please jangan ngambek terus sayang, iyaa mas salah


Mas minta maaf, segeralah pulang, dan beristirahatlah.


Love you Nyonya Vanly Sutopo❤

__ADS_1


Vanly pun hanya tersenyum melihat pesan singkat dari suaminya itu. Suaminya sangat dewasa, selalu mengalah entah apapun masalah yang sedang mereka hadapi.


__ADS_2