
Vanly terbangun dari tidurnya, ia segera berlari menuju Kamar mandi untuk membersihkan diri. Sedangkan Gustaf masih tertidur pulas di atas ranjang. Mungkin Gustaf kelelahan setelah kembali dari Australi dan tentunya akibat aktivitasnya bersama Vanly tadi malam.
Ketika Vanly sudah selesai membersihkan diri, ia melihat Gustaf sudah terbangun dari tidurnya. Ia pun tersenyum ke arah Gustaf dengan manisnya dan melanjutkan ritualnya yaitu mengoleskan body lotion dan sedikit pelembab di wajahnya.
Gustaf pun beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke arah istrinya berada. Gustaf memeluk Vanly dan menciumnya.
"Selamat pagi istriku sayang" sapa Gustaf sembari memberi kecupan hangat di kening Vanly.
Cup...
"Ini ciuman paginya ya.." sambungnya.
"Ih cepet mandi mas.. " Ucap Vanly sembari menutup hidungnya.
"Iya iyaa.. bawel banget" Sahut Gustaf hendak melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
Baru saja satu langkah Gustaf menapakkan kakinya, Vanly segera menahan lengannya. Seketika Gustaf menoleh kebelakang.
Cup...
"Mandi yang bersih ya mas" Ujar Vanly yang baru saja memberi ciuman kepada suaminya itu.
Gustaf pun kegirangan melihat perlakuan Vanly kepadanya. Ia pun terus tersenyum setelah di beri ciuman oleh Vanly, bahkan ketika hendak ke kamar mandi pun Gustaf tak pernah berhenti tersenyum.
__ADS_1
Setelah Gustaf memasuki kamar mandi, Vanly segera turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan pagi. Ketika menuruni tangga, Vanly berpapasan dengan Ziko.
"Hai selamat pagi!" Sapa Ziko dengan tersenyum.
"Selamat pagi!" Jawab Vanly sembari membalas senyuman Ziko.
"Dimana suamimu? Apakah masih tidur?" Tanya Ziko penasaran.
"Oh.. Mas Gustaf masih mandi, apakah ada perlu?" sahut Vanly.
"Nothing.. " Jawab Ziko tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.
"Baiklah, kalo begitu saya kedapur dulu ya" Ujar Vanly sembari berjalan menuju dapur.
Setelah memakan rotinya, Vanly segera kembali ke kamar dan mengambil tasnya. Ia berpamitan kepada Gustaf.
"Mas, Vanly kuliah dulu ya.. "ujar Vanly sembari mencium punggung tangan suaminya.
"Iya sayang, kuliah yang semangat! Jaga dirimu baik-baik karena mas ga bisa memantaumu disana." Ucap Gustaf sembari mencium kening istrinya.
"Bolehkah aku memelukmu? Biar mas semangat kerjanya" Tanya Gustaf dengan mengedipkan sebelah matanya.
Tanpa menjawab sepatah katapun Vanly segera memeluk Gustaf dengan erat. Gustaf pun membalas pelukan istrinya itu. Sesekali Gustaf mengusap pucuk kepala istrinya dengan lembut dan menciumnya.
__ADS_1
"Mas.. Makasih ya udah ngizinin Vanly melanjutkan pendidikan, makasih sudah biayain kuliah Vanly.. " Sahut Vanly dengan mata berkaca-kaca.
"Itu kewajiban mas, apapun akan mas lakukan buat kamu dan keluarga kecil kita, asalkan kegiatanmu itu positif" Jawab Gustaf sembari merengkuh wajah Vanly dengan lembut.
"Segeralah berangkat sayang, mas akan memberitahu mang Ujang untuk mengantarkanmu" Sahut Gustaf.
"Emm.. Vanly naik motor aja mas, Vanly janji sehabis kuliah langsung kembali kerumah" Jawab Vanly dengan menaikkan jari telunjuk dan tengahnya tanda ia berjanji.
"Baiklah, hati-hati kalo naik motor. Awas sampai ketahuan ngebut, mas kasih hukuman!" Ancam Gustaf sambil tersenyum menyeringai.
"Iya.. Iya.. " Jawab Vanly singkat.
Vanly pun bergegas turun ke bawah. Ia mengambil motor Gustaf yang ada di garasi. Tidak lupa Vanly mengecek keadaan motornya itu. Saat dipastikan keadaan motor baik-baik saja Vanly segera berangkat menuju kampus.
-----
Selamat pagi guys!
selamat beraktivitas ❤
Tetap jaga kesehatan ya, jangan lupa cuci tangan hingga 20 detik.
setelah membaca berikan like dan komen kalian yang membangun, agar author semakin bersemangat menulis setiap hari nya.
__ADS_1
jangan lupa VOTE juga ya guys!