
Di hari yang cerah, secerah senyum Tifani namun tidak dengan laki-laki yang berdiri di sampingnya, wajahnya ditekuk dan nampak tidak bersemangat, hari ini dia resmi melepas status lajangnya, mempersunting seorang gadis yang tiba-tiba hadir dalam dirinya. Mengikat dalam sebuah hubungan sakral, tidak perlu mengejar karena sudah dikejar, hanya bisa diam ketika orang-orang menjulukinya pedofil. Sungguh malang nasibmu Zafran.
"Selamat bro, akhirnya sekarang lo nggak sendiri lagi," Nathan menepuk pundak Zafran, laki-laki itu hanya mengangguk.
"Nanti malam mainnya pelan-pelan ya Zaf, kasihan Tifani masih kecil," Nindi tertawa cekikikan karena berhasil membuat wajah pengantin baru itu merona.
"Oh iya, Zaf gue udah kirim tutorial kuda-kudaan biar nanti lo nggak malu-maluin. Gw tau kok kalau lo nggak polos-polos amat, tapi ya gitu..Biar lebih pro hahaha," Nathan menimpali dengan kalimat tak kalah mesum.
"Tenang aja Om, kalau Om Zafran nggak bisa, nanti Tifani yang ajarin," celetuk Tifani membuat Nathan dan Nindi terbahak, berbeda dengan Zafran yang sudah malu bukan main mendengar ucapan istri kecilnya.
"Cakeepp ajaran siapa nih?" kini seorang pria tampan menghampiri mereka, dia adalah Dafa.
"Siapa lagi kalau bukan kakek Ono," lagi-lagi mulut Tifani blak-blakkan, memang benar jika dewasa bukan tentang umur, dan kini gadis remaja itu telah dewasa sebelum waktunya.
"Nggak nyangka adek gue udah nikah," Dafa memeluk sang adik yang kini terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya yang pas di tubuhnya.
"Selera lo tinggi juga Zaf, salut gue sama lo," laki-laki yang berstatus suami Nindi juga ikut menggoda laki-laki yang menjadi sahabat istrinya.
"Apaan sih!" Zafran memasang wajah dongkol, ingin dia berteriak karena mereka seakan bahagia diatas penderitaan orang lain.
__ADS_1
"Widieehh pak Zafran udah nikah aja, padahal tadinya aku mau daftar jadi istri bapak, tapi ya sudahlah, mungkin kita enggak jodoh," seorang gadis yang terlihat baru sampai langsung menghampiri kedua mempelai dengan nafas yang masih memburu.
"Ya iyalah nggak jodoh, karena jodoh kamu itu aku," celetuk Nathan yang berada tak jauh dari sana.
"Nyambar mulu kek geledek!"
Acara tersebut dilangsungkan secara biasa, tanpa mengurangi tetapi tidak juga melebihi. Banyak warga yang berbondong-bondong menyaksikan fenomena aneh tapi nyata bin langka. Apalagi dengan kehadiran penyanyi dangdut terkenal mbak Iyul Daratinggi atas permintaan Tifani.
"Mbak, saya mau nyanyi boleh nggak?" seraya melempar sandal ber hak tinggi itu sembarangan, tindakan Tifani berhasil membuat para tamu melongo.
"Jangan aneh-aneh Fan, mau ngapain lepas sandal?" bisik Zafran yang sudah merasakan aura negatif, dirinya was-was seperti akan ada badai yang menerjang.
Tampang kamu memang manis
Tapi kamu bau amis
Karena kamu suka ngemis
Kalau aku jadi artis
__ADS_1
Terong terong dicabein
Jangan lupa pake terasi
Ayo kita happy happy
Joged terus sampai pagi
Para tamu yang melihat aksi pengantin perempuan itu hanya bisa geleng-geleng kepala, berlari kesana kemari tanpa alas kaki, menyanyikan lagu populer yang ia ubah seenak jidat.
Cobaan apa lagi ini Ya Tuhan?
Zafran menundukkan kepalanya, apalagi saat Tifani berjalan ke arahnya seraya tersenyum lebar. Kepalanya mendadak pusing, pandangannya mulai kabur, kini laki-laki itu tergeletak tak sadarkan diri membuat semua orang panik.
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
Itu penyanyi dangdutnya asli cuma ada di khayalan Othor, jadi jan dibawa serius oghey✌
Sekedar info kalau kemungkinan Othor bakal jarang update, tanggal 20 udah PAS, jadi mohon permaklumannya dan terus kawal ZafNat yee🥰
__ADS_1