Menikahi Sepupu Sahabatku

Menikahi Sepupu Sahabatku
Bertemu Lagi


__ADS_3

Pagi ini suasana di rumah Nathan cukup damai, Nathan sudah pulih dan hari ini dia akan pergi ke kafenya. Seraya membonceng sang adik, laki-laki itu mengendarai motor Ninja Kawatbesi kesayangannya dengan kecepatan sedang.


"Udah sampai, belajar yang rajin ya, jangan pacaran mulu," menurunkan sang adik seraya mengusap rambutnya.


"Pacar itu apa kak?" gadis polos yang baru kelas satu SD itu menatap sang kakak.


"Pacar itu sejenis olahan makanan yang diproses pakai cuka dan air garam," Nathan cekikikan menjawab pertanyaan Nia.


"Ooo," mulut Nia membulat, lalu bergegas memasuki sekolah.


Nathan kembali melanjutkan perjalanannya menuju kafe yang masih cukup jauh. Sesampainya di kafe, seperti biasa pengunjung kafe sudah ramai meski hari masih pagi.


Brukk


"Aduhh pak! Kalau jalan itu liat-liat dong, baju saya jadi basah kan!"


Tanpa sengaja menyenggol salah satu pegawai yang sedang membawa minuman, alhasil minuman tersebut tumpah dan membasahi pakaian si gadis. Sontak mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung.

__ADS_1


"Maaf, saya buru-bur...Kamu!!" Nathan terkejut ketika melihat gadis yang ditemuinya beberapa hari yang lalu.


"Om lagi..om lagi, kenapa sih dunia ini sempit banget sampai harus ketemu perjaka tua ini lagi," seraya mengusap-ngusap bajunya yang basah, tanpa sadar gadis itu sedang menguji iman Nathan.


"Pakai!" Nathan memberikan jaketnya seraya memalingkan muka agar Caca menutupi bagian depannya yang terekspos.


"Buat apa? Aku nggak butuh!" rupanya Caca tak mengerti kode, beberapa kali Nathan terlihat menelan salivanya.


"Ihh om apa-apaan sih? Turunin nggak! Malu tau," seraya memberontak di gendongan Nathan, namun Nathan seakan tuli dan tetap membopong tubuh mini Caca ke ruangannya.


"Heh lo apain anak orang?" tanya Zafran ketika melihat Nathan menggendong gadis yang dikenalnya.


"Apa?" Nathan seolah menantang.


"Kamu seharusnya berterimakasih! Apa kamu nggak malu dengan kondisi pakaian seperti itu? Sangat mirip seperti penggoda!" sarkas Nathan seraya menahan tangan Caca yang hampir mengenai pipinya.


Caca melihat ke bawah, memang benar yang dikatakan Nathan karena dia seperti hanya memakai b*a saja, sontak ia menutupi dadanya menggunakan kedua tangannya.

__ADS_1


"Dasar om perjaka tua mesum..!!" teriak Caca dengan tatapan tajam.


"Perjaka tua mesum? Hahaha," Zafran yang sedari tadi menyimak perdebatan itu tergelak mendengar julukan dari gadis itu pada sahabatnya.


"Beraninya kamu! Asal kamu tau ya, aku tidak bernafsu melihat tubuh kerempengmu itu! Dada rata kayak gitu aja bangga," mencoba mengelak meski sebetulnya ucapan tak sesuai kenyataan, Nathan berusaha mati-matian menahan sesuatu di bawah sana.


"Sungguh? Baiklah, seberapa kuat kamu bisa bertahan jika melihat ini," Caca tersenyum menyeringai, ia perlahan membuka kancing kemejanya membuat dua laki-laki dewasa yang berada di dalam sana melotot sekaligus panik.


"A-apa yang kamu lakukan!" Nathan berteriak seraya menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya, namun ia sedikit membuat celah, setidaknya ia tidak melihat, hanya saja mengintip. Berbeda dengan Zafran yang memilih fokus pada laptopnya tanpa memperdulikan dua manusia sableng itu.


"Tentu saja menyuguhkan pemandangan indah dan berkesan," masih terus melakukan aktivitasnya dengan gerakan slow motion, sudah sekitar dua kancing yang terbuka.


Wajah Nathan berubah merah, hawa sejuk di ruangan itu mendadak panas, jakun laki-laki itu nampak naik turun, apalagi melihat, eh salah..Mengintip leher jenjang yang putih mulus itu. Dilihat dosa, tak dilihat sayang, begitulah pikirnya.


"STOP!! Kamu gila!" memberi isyarat agar berhenti karena Nathan sudah tak kuasa lagi, ia memilih untuk pergi ke toilet.


"Hahaha rasain!" sambil tertawa puas, Caca kembali mengancingkan kemeja basahnya.

__ADS_1


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


Yakin nih nggak mau baca karya aku yang satunya? Cuma rekomendasi aja sih, nggak maksa karena novel ini dan yang itu nggak akan aku ajuin kontrak. Percuma juga dikontrak kalau nggak dapat apa-apa karena level rendah dan nggak populer :(


__ADS_2