Menikahi Sepupu Sahabatku

Menikahi Sepupu Sahabatku
Perjodohan


__ADS_3

Mengusap pipinya yang terdapat bekas cakaran dari si kecil Sheila. Laki-laki itu menatap nanar pada bayi yang menunjukkan senyum tanpa dosanya, lalu ia beralih menatap kedua sahabatnya yang sedang menertawakannya.


"Seumur-umur baru kali ini gue ketemu bocah super duper nyebelin kayak gini," Nathan tak hentinya mengomel karena merasa gemas dengan Sheila, seolah paham dengan ucapan laki-laki itu, bayi berusia satu tahun itu malah tertawa riang.


"Mungkin Sheila merupakan reinkarnasi dari mantan lo dulu, siapa tau salah satu dari mereka ada yang meninggal dan kini dia mau balas dendam," celetuk Zafran seraya memberikan Sheila pada ibunya, nampak bayi itu mengantuk dan haus.


"Cihh konsep macam apa itu? Udah lah, gue mau pulang aja," beranjak meninggalkan ruangan itu, kebetulan tadi Nathan mendapat panggilan telepon dari sang ibu yang menyuruhnya untuk segera pulang.


Memacu kendaraannya dengan kecepatan normal, laki-laki itu menerka-nerka perihal kejutan yang dimaksud ibunya. Sekitar lima belas menit kemudian, Nathan tiba di rumah dan mendapati sebuah mobil mewah terparkir di halaman rumahnya.


"Akhirnya kamu pulang juga. Nathan, kemari dan duduk disini!" bu Leli tersenyum ketika melihat kedatangan putranya.

__ADS_1


Menatap seorang perempuan dewasa yang menurutnya asing, berpenampilan glamour dan tak lupa dengan make up super tebal membuat Nathan sakit mata dalam sekejap. Tetapi ia juga heran dengan kehadiran pria paruh baya yang duduk di sebelah perempuan itu, tentu saja Nathan kenal karena beliau adalah Kades di desa tersebut.


Nathan menuruti ucapan ibunya meski dirinya dirundung rasa penasaran, namun otaknya kembali mencoba untuk memahami situasi seperti ini, pikirannya melayang jauh entah kemana. Posisinya persis dengan isi novel yang sering ia baca bersama Nindi, dimana terdapat dua insan yang akan dijodohkan oleh keluarga kedua belah pihak.


Dih amit-amit jabang bayi, lebih baik gue dibilang perjaka tua ketimbang nikah sama member tante girang kayak gini. Idiehh persis kayak lagu toktok favorit Vano, tante-tante culik aku dong, tetetoweett. Nathan menggelengkan kepalanya, mencoba menepis pikiran konyolnya itu.


"Ini ada apa ya buk?" akhirnya pertanyaan yang sedari tadi menari-nari di benaknya keluar juga dari bibir Nathan.


Menganggukkan kepalanya pertanda ia mulai paham, namun Nathan sebetulnya sedikit terkejut karena melihat penampilan gadis yang dulunya berpenampilan sederhana akan tetapi kini mirip seperti artis Siahrinten.


"Oh, lalu?" menanggapi sekenanya karena sebenarnya dia sama sekali tidak tertarik dengan pembahasan ini.

__ADS_1


"Pak kades mau kamu menjadi menantunya," ucap bu Leli langsung pada intinya.


"Uhukk," ucapan bu Leli sontak membuat Nathan kaget bukan main, bahkan dia sampai tersedak padahal tidak sedang makan ataupun minum.


"Maaf saya tidak bisa," Nathan beranjak dari duduknya dan pergi keluar tak tahu akan kemana.


"Ibu benar-benar, dikira gue nggak laku apa gimana sih? Sampai jadi mak comblang segala, lagian kandidatnya yang berkualitas dikit napa, minimal yang cantiknya kayak pemain sinetron Andin waktu zaman gue SMK kek." menggerutu di sepanjang perjalanan, laki-laki itu membawa Ninja Kawatbesi kesayangannya tanpa arah dan tujuan yang jelas.


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


Kasi like dan komentar sebanyak-banyaknya, kalau enggak aku ngambek😝

__ADS_1


__ADS_2