Menikahi Sepupu Sahabatku

Menikahi Sepupu Sahabatku
Baku Hantam


__ADS_3

Hanya bisa menunduk seraya mendengar wejangan dari kedua sahabatnya, pagi ini Zafran datang ke kafe dengan penampilan acak-acakan. Tak terasa sudah dua hari istrinya menghilang bagaikan ditelan bumi, "Nin, lo pasti tau kan dimana Tifani? Gue mohon kasi tau tempatnya."


Namun bukan Nindi namanya jika dia mengatakan begitu saja, wanita itu melirik Zafran yang tengah dirundung rasa bersalah, "Kalau gue kasi tau, lo mau nyakitin dia lagi?"


"Tifani udah ngelakuin hal yang benar, lebih baik dia pergi ketimbang hidup sama baj*ngan kek lo!!" Nathan meluapkan kekesalannya, dia benar-benar kecewa mendengar kelakuan Zafran hingga Tifani pergi dari rumah.


"Maksud lo apa hah?" satu pukulan mendarat di pipi Nathan, Zafran benar-benar frustasi, ditambah lagi dengan mereka yang selalu menyudutkannya.


Merasa tak terima, Nathan membalas memukul Zafran, alhasil ruangan itu menjadi tempat adu kekuatan dengan seorang wanita sebagai penengah.


Plak


Plak


Nindi menampar mereka kemudian menarik telinga keduanya. "Kalian pikir dengan baku hantam kayak gini, masalahnya bisa kelar hah?"


"Kalian udah tua, jadi toloong banget jangan kek bocah gini!!" lanjutnya.


"Maka dari itu, lo juga jangan kekanak-kanakkan, gue yakin kalau lo itu udah tau dimana Tifani," ucap Zafran sambil mengusap telinganya yang terasa panas.

__ADS_1


"Kekanak-kanakkan?" Nindi tersenyum sinis kemudian mengambil tas nya, wanita itu memutuskan untuk pulang ketimbang berada di sana meladeni Zafran.


"Nin, tunggu!" tak ingin menyerah demi mendapat sebuah alamat, Zafran terus mengikuti kemanapun Nindi pergi.


Wanita itu menghentikan kendaraannya saat melihat pria paruh baya yang berjualan pisang goreng, "Pak, saya beli pisang gorengnya sepuluh ribu, nanti dia yang bayarin."


"Pasti ada udang dibalik penggorengan," kening pria itu berkerut, matanya memicing melihat Nindi yang menunjuk dirinya.


_


_


_


"Dan jawaban gue pun sama juga," berjalan mengabaikan Zafran yang menarik ujung jaketnya, telinganya seakan sudah kebal mendengar rengekkan Zafran.


"Kalian kenapa?" Reza yang duduk di teras rumah bersama si kembar pun terheran-heran melihat istrinya membawa bayi jadi-jadian.


"Engga tau, mau ngajak aku mendua kali," jawaban Nindi berhasil membuat kedua pria itu terkejut, bahkan Reza melayangkan tatapan tajam pada Zafran.

__ADS_1


"Ngawur lo! Gue kesini ma--" ucapannya terhenti ketika melihat Nindi yang sudah memasuki rumah, mengingat dirinya yang masih punya etika kesopanan, Zafran tidak lagi mengejar Nindi.


"Za.. Lo tau kan dimana Tifani?" Zafran bertanya pada Reza yang sibuk menyuapi Sheila dan Vano bergantian.


"Mana gue tau, kan lo suaminya," jawab Reza tanpa menoleh karena kejahilan Sheila kumat lagi, bayi itu terus mengganggu Vano yang sudah anteng dengan mainannya.


"Yaudah gue pulang dulu," berjalan gontai menuju kuda besinya, Zafran seperti orang yang tak punya arah dan tujuan, dirinya benar-benar terpuruk, merutuki kebodohan nya yang telah membiarkan istrinya pergi dalam keadaan hamil.


Sementara itu, seorang perempuan yang tengah mengandung, tampak duduk seraya menatap pedagang mangga muda, menelan ludahnya beberapa kali, apalagi abang penjualnya memiliki paras yang menawan. Tifani terkejut ketika laki-laki itu berjalan ke arahnya seraya membawa kantong plastik yang sudah pasti isinya mangga.


"Ini buat adek, dari tadi abang perhatiin, kamu liatin mangga ini terus," pedagang itu tersenyum manis.


Tifani tampak malu-malu, namun tangannya tetap menerima pemberian abang tampan itu, rezeki jangan ditolak, begitulah pikirnya. "Makasih ya bang, semoga abang cepet dapat jodoh."


Ucapan Tifani barusan berhasil membuat pedagang itu tertawa, "Saya udah punya istri lho dek, anak pun udah mau lima, tapi wajah saya memang awet muda."


Mata Tifani terbelalak, malu bercampur kaget, dia mengira jika laki-laki itu masih jomblo, mungkin jika iya, Tifani akan menjadikan ayah pengganti bagi anaknya kelak.


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎

__ADS_1


Ambyar dah😂


Yuhuuu jempol mana jempol, kalau sempat nanti aku usahain akan terus update 2 chapter 1 hari, asal jangan lupa daratkan jempol kleyan.


__ADS_2