
Jam dinding menunjukan pukul 09.00 malam !
Setelah puas bergitaran, mereka pun memberes kan dan membersih kan halaman depan rumah tempat mereka makan malam bersama.
“udah hampir jam sepuluh malam nih.
njol, mario ama loe galeh, kalian balik aja gih sono, biar gue ama tesya nemenin mereka tidur disini malam ini.” ucap gadis tomboy itu setelah selesai beberes.
“horeee... kakak berdua mau menemani kami tidur.” sorak naylla girang.
“boleh nggak nih? hehehehe.” tanya gadis tomboy itu sembari mengelus rambut naylla.
“boleh banget kak, kami senang sekali.” jawab laely.
“ya udah kalau gitu kami pulang dulu, sampai ketemu besok di jembatan ya? bye..bye semua.” ucap panjol yang di iyakan sama kedua teman nya mario dan galeh.
“okey... hati-hati kalian ya.” tambah tesya.
Setelah mereka bertiga panjol, mario, gale berlalu meninggalkan kontrak an pintu pun di tutup, dan mereka pun bersiap untuk istirahat tidur malam.
Daniel, Fajar, Tegar juga Radit sudah selesai merapikan dan menyiapkan perlengkapan tidur mereka.
Sementara itu di dalam kamar, Naylla dan Laely yg di temani gadis tomboy bersama tesya temannya juga sudah selesai merapikan tempat tidur dan bersiap untuk istirahat. tetapi mereka masih menyempatkan untuk ngobrol sebentar, mungkin rasa penasaran naylla terhadap dua gadis remaja yang satu tomboy dan satu lagi sangat feminim sehingga banyak bertanya.
“kak andrey sama kak tesya nggak mandi ya?” tanya naylla polos.
“hehehe... kakak nggak bawa perlengkapan mandi nok , jadi besok pagi aja kakak mandi nya di rumah kakak sana. tapi, kakak tadi udah ganti baju atasan kok tadi.” jawab gadis tomboy itu dengan nada santun.
“kak tesya juga nih nggak bawa baju ganti, kan nggak tau klo bakal nginep di sini hehehe.” tambah tesya sembari tersenyum kecil.
__ADS_1
“emang rumah kakak berdua jauh dari sini ya?” tanya naylla.
“kalau jalan kaki cukup jauh, jadi harus naik mobil angkot. kalau sinok mau besok sama ely ikut kerumah kak andrey yuk...nanti kalian berdua kak andrey kenalin sama A.....” gadis tomboy itu menghentikan ucapan nya ketika menoleh kearah ely juga naylla yang ternyata mereka berdua sudah tertidur pulas karena sudah larut malam.
dan juga tesya temen nya.
Malam semakin larut, jam dinding menunjukan pukul 11.30. malam, akhirnya semua sudah terlelap tidur !
*****
Mentari Pagi Mulai Menampak Kan Sinar Nya Yang Cerah Di Area Pemukiman !
“heeeem, kok ada aroma harum telor dadar?” gumam fajar yang mulai membuka kedua mata nya.
“kok kayak ada swara berisik orang masak di dapur ya gar?” tanya daniel yang melihat tegar mulai menggeliatkan badan nya.
“bangun yuk...bangun bangun menu sarapan pagi sudah selesai!”
“kak andrey? heeem harum dan gurih banget aromanya, jadi kakak yang masak?”
“wah... kakak masak apa itu? kok tadi aroma nya kayak telur dadar?” tanya fajar yang sudah berposisi duduk.
“hehehe... ini kakak udah bikin omelet buat sarapan dan masak mie goreng telur untuk bekal makan siang kalian.” ucap gadis tomboy itu.
“omet itu apa kakak?” tanta naylla yang baru keluar dari kamar sembari mengucek ngucek mata nya.
“hahahaha... bukan omet nok, tapi omelet. omelet itu di bikin dari mie instan yang di rebus di buang air nya di campur sama telur terus di goreng jadi kayak gini deh. yaudah kalian bangun semua gih, bersihin diri kalian semua, terus kita sarapan bareng-bareng.” tutur gadis tomboy itu sambil berlalu menuju dapur untuk menyiapkan makanan.
Setelah beberapa saat lamanya mereka Membersihkan diri masing-masing, akhirnya mereka semua sudah siap untuk sarapan bersama.
__ADS_1
“kenapa jadi kak andrey yang sibuk menyiapkan sarapan buat kami? maaf kan kami udah ngrepotin kakak.” ucap daniel di sela-sela menyantap sarapan nya.
“udah nggak pa-pa, nggak ngrepotin kok, kakakw kan udah anggep kalian semua seperti adik-adik kakak sendiri.” jawab gadis tomboy.
“masakan kakak enak banget, kayak masakan nyaaa.....” naylla tidak melanjutkan ucapan nya ia pun berhenti menyantap sarapan nya, wajah nya berubah sedih, matanya berkaca-kaca hampir menitikan air mata.
“sini kakak suapin, biar sinok nggak sedih lagi.” ucap gadis tomboy itu mengalihkan kesedihan naylla.
oh iya... entar kalian berempat, Daniel, Tegar, Fajar, Radit kalian kalau mau pergi, pergi aja. naylla sama laely biar gue ajak kerumah gue dulu, sore kita ketemu di jembatan.” lanjutnya.
“horeee, kita mau ketempat nya kakak andrey ely...
yeeee....beneran kak mau ajak sinok ama ely kerumah kakak ?” kesedihan naylla langsung sirna mendengar ucapan gadis tomboy yang akan membawanya kerumahnya.
“akhirnya kita bisa lihat suasana luar rumah lagi ya nok.” ujar laely yang sudah selesai menyantap sarapan nya dan beranjak ke dapur.
“yaelah kak andrey, kenapa harus bawa-bawa mereka ke rumah kakak segala sih, entar malah ngrepotin kakak.” ujar Daniel dengan nada sungkan.
“eiits... apaan sih loe, dari tadi bilang ngrepotin ngrepotin muluk. ya enggaklah, gue seneng bisa membuat kalian semua bahagia.” ujar gadis tomboy itu sembari membereskan kan perabot yang telah di gunakan untuk sarapan.
“ya udah buruan kita ke jembatan niel, hari ini aku sama radit ikut kamu bantuin di kebun sayur bang tohun kan?” tanya fajar.
“iya.... kalian berdua ikut aku ama tegar kerja di kebun bang tohun. kan sinok ama ely mau di ajak kak andrey. ya udah kita berangkat sekarang.” jawab daniel.
*Setelah selesai mengemas bekal yang mau di bawa, akhirnya mereka berempat pun berpamitan kepada gadis tomboy, tesya laely juga naylla.
Setelah berlalunya mereka berempat , gadis tomboy dan tesya pun bersiap mau membawa naylla juga laely ke tempat tinggal gadis tomboy*.
BERSAMBUNG ☆☆☆
__ADS_1