MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 20


__ADS_3

Rumah Kediaman Gadis Tomboy !


“nah ini rumah kakak, kita udah sampek nok, laely, masuk yuk..” ajak gadis tomboy itu setelah membuka pintu.


“wah besar banget rumah kak andrey ya ely.” ucap naylla.


“iya bener nok, bagus lagi.” jawab laely.


“hahaha kalian bisa aja... ya udah kalian ikut kakak yuk ke ruangan tempat nonton tv.” ajak gadis tomboy itu yang kemudian di ikuti naylla, laely juga tesya.


“kakak kenapa nggak kasih kabar sih kalau nggak pulang semaleman, tidur di jembatan ya? di cariin ayah tuh, panik dia. btw...anak siapa yang loe bawa kak pada kucel gini? ucap seorang gadis belia yang usianya tak beda jauh dengan tesya, kisaran delapan belas tahunan. dia adalah adik dari gadis tomboy itu. namanya Risty, dia berperawakan kecil lebih tinggi dari gadis tomboy, rambut panjang ikal kulit hitam manis memiliki tahi lalat di kening sebelah kiri. dia tidak begitu akrab sama gadis tomboy kakaknya sendiri apa lagi sama teman-teman Gadis tomboy kecuali mario pemuda yang sangat jago main gitar itu.


“bisa sopan dikit nggak sih ngomong nya, iya kakak minta maaf nggak pulang semaleman karna, kakak nemenin mereka juga teman-teman nya yang lain tidur di pemukiman jembatan. kasihan mereka, uwak yang jaga mereka meninggal dunia beberapa hari yang lalu.” tutur gadis tomboy itu sembari mengganti channel televisi untuk di tonton naylla juga laely.


“kasian? terus kakak mau tiap malem nginep di sana? atau jangan-jangan kakak mau bawa mereka untuk tinggal disini?” tanya risty dengan nada tinggi.


“hahaha...terus kenapa kalau mereka semua tinggal di sini? pasti ayah nggak akan keberatan kok. udahlah, capek gue ribut tiap kali bertemu ama elo ris. lagian jam segini napa loe kasih di rumah nggak bantuin ayah di tempat pemulungan ?” ujar gadis tomboy lagi.


“Gila loe kak...inget ya, kalau sampai mereka semua kakak bawa tinggal di sini gue bakal pergi nyusul nyokap di karawang ! ucap ketus adik gadis tomboy itu dan berlalu keluar rumah.


“adik kakak marah ya ada sinok sama ely di sini?” tanya naylla ketakutan.


“enggak kok nok, dia nggak marah emang kayak gitu orang nya. kalian nonton tv aja dulu sini kakak bikinin kalian makan siang. tesya loe mandi dulu gih sana, habis itu gantian gue.” ujar gadis tomboy itu sambil berlalu menuju dapur.


“iya kak.” jawab tesya yang kemudian menuju kamar mandi.


“nok, adik nya kak andrey beda banget ya sama kak andrey yang sangat baik dan sayang sama kita.” ucap laely setengah berbisik.


“iya ely... inok mau pulang ke kontrak an aja. tapi di kontrak an nggak ada tipi ely, tipi kita yang ely sama radit dapat dari tempat pemulungan cuman dua hari hidup terus mati nggak bisa keluar gambarnya lagi.” ucap naylla dengan nada sedih.


“taraaaa... nasi goreng sudah masaaak !” seru gadis tomboy dari arah dapur yang kemudian berjalan kearah naylla juga laely yang sedang asyik menonton televisi.


“heeem..yummy, mau mau mau... hehehehe.” sergah tesya yang baru selesai mandi dan sudah mengganti pakain nya yang dari kemaren dengan pakaian baru yang ada di rumah gadis tomboy itu.


“favorit elo kan?” ucap gadis tomboy itu sembari melirik ke arah tesya. lagi-lagi lirikan yanv sangat teduh dan misterius itu.....? kali ini tesya salah tingkah dengan lirikan gadis tomboy itu. meski penampilan dan pakaian nya masih dari kemaren yaitu kaos oblong celana levis panjang yang depan nya di bagaian lutut sengaja di koyak dan topi terbalik sebagai ciri khasnya belum ganti tak mengurangi kekerenanya.


“hehehe iya kak.” jawab tesya malu-malu dan sedikit salah tingkah.


“ya udah kalian berdua makan nasi goreng nya di temani kak tesya dulu ya, kak andrey mau mandi dulu, bauk acem nih dari semalem nggak mandi hahahaha.” ujar gadis tomboy itu yang berlalu menuju kamar nya untuk menggambil pakaian ganti dan kemudian menuju kamar mandi.

__ADS_1


“heeem enak banget ya ely nasi goreng buatan kak andrey, nggak bikin kita bosen. banyak telur nya lagi, inok suka.” ucap naylla yang dengan lahap nya menyantap nasi goreng buatan gadis tomboy itu.


“hehehe... iya nok enak banget tapi, jangan kita habisin sisain buat kak andrey.” jawab laely yang tak kalah lahapnya dengan naylla.


“eh nggak usah ely, sinok... kak andrey pasti udah nyisain buat dirinya sendiri. karna kak andrey suka nya yang pedes banget hehehe.” tutur tesya.


***Akhirnya mereka bertiga pun sudah selesai menyantap makan siang nya dengan menu nasi goreng buatan gadis tomboy.


Setelah selesai mandi pun gadis tomboy itu juga menyantap nasi goreng buatan nya sendiri yang di tambah cabe sesuai seleranya*** !


*Siang pun berlalu bergeser menjadi sore hari.


Jam dinding di rumah gadis tomboy itu menunjukan pukul 03.00 sore .


Setelah beristirahat sejenak mereka pun bersiap menuju jembatan barelang dua* !


*****


Suasana Sore Jembatan Barelang Di Akhir Pekan.


“semakin sore pengunjung semakin ramai ya niel.” ujar fajar yang kelihatan sudah mulai kelelahan.


“hai...daniel, tegar, fajar dan kau.... radit!” seru panjol.


“ooo bang panjol... iya bang.” jawab daniel.


“hai juga bang panjol, bang mario juga bang galeh.” tambah fajar setelah mereka bertiga mendekat.


“eh... gitar kalian mana, emang hari ini kalian nggak ngamen ya?” tanya mario.


“hehehe... lupa kalau hari ini hari minggu bang, jadi kami mau kerja di kebun tempat bang tohun, eh di tunggu ampek pengunjung pada dateng bang tohun nya nggak nongol - nonggol, ternyata oh ternyata hari ini hari minggu hahahahaha.” jawab daniel sembari tertawa terbahak bahak dan mereka pun ikut tertawa.


“eh kak andrey,kak tesya mana, kok belum nyampek sini sama adik - adik kalian juga.” tanya panjol lagi.


“itu mereka!” seru tegar.


Serempak mereka menoleh kearah yang tegar maksud.


“oh andreytom bidadari tak bersayapku, engkau yang di kirim tuhan turun ke jembatan ini untuk menemani hari - hariku, sehari saja aku tak melihatmu aku sangat merindukanmu.” mendengar lantunan puisi panjol mereka semua tertawa terbahak - bahak .

__ADS_1


“dasar tukang gombal, dari mana aja kalian, ngamen nggak hari ini?” tanya gadis tomboy itu sembari melempar gitar tua nya ke arah mario. dengan sigap mario pun manangkapnya, karna jaraknya tak begitu jauh.


“ngamen donk...gitar nya udah gue balikin ke kosan gue tadi, nih dapet nya.” jawab panjol sembari menyodorkan bungkus permen lusuh yang berisi uang hasil ngamen.


“wih lumayan juga hasil kalian bertiga.” ucap gadis tomboy.


“mas daniel, bang tegar, fajar sama radit dapet banyak juga nggak.” tanya naylla menggikuti ucapan gadis tomboy itu, sehingga membuat mereka semua kembali tertawa.


“Hahahahaha sinok sinok.... !


“kita lanjut ngamen lagi yuk niel.” ajak fajar.


“inok ikut mas daniel ngamen ya?“ tanya naylla.


”boleh donk, yuk...” jawab daniel sembari bangkit dari duduk nya.


“pulang nya beli jagung bakar ya mas daniel?” tanya naylla lagi sambil memainkan kencrengan buatan tegar tadi pagi.


“loh niel, mana gitar kecil kamu?” tanya gadis tomboy itu.


“hehehe... lupa kak, tadi kami pake kencrengan bikinan tegar ini, lumayan dapetnya.” jawab daniel.


“ya udah pake gitar kakak aja dulu.” ucap gadis tomboy menawarkan gitar tua miliknya yang di mainkan mario.


“nggak usah kak, lagi pula aku kurang pandai main gitar besar hehehe...” jawab daniel sambil berjalan menuju grombolan pengunjung.


“ya udah, hati-hati kalian. kami mau ke bawah sana dulu ya.” ucap gadis tomboy itu.


“okey kak” jawab daniel.


*Mereka pun berpencar masing-masing.


Daniel fajar sama naylla kearah grombolan pengunjung sisi kanan.


Sedangkan tegar radit juga laely kearah sebrang jalan yang juga padat pengunjung*.


Sementara itu gadis tomboy dan kawan-kawan nya menuju bawah jembatan yang tak kalah ramai nya di padati pengunjung.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆

__ADS_1


__ADS_2