MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 23


__ADS_3

Musibah Berbuah Kebahagiaan !


Akhirnya, mereka pun selesai membersihkan diri masing-masing.


naylla dan laely yang di bantu sama gadis tomboy


juga tesya akhirnya sudah memakai pakaian yang bersih pemberian gadis tomboy itu.


Dress lengan panjang dan kebawahnya panjang semata kaki warna ungu itu sangat cantik di pakai sama naylla.


“ini baju kakak pas waktu kecil ya?” tanya naylla kepada gadis tomboy yang sedang mengeringkan rambut pirang nya itu memakai handuk tangung warna putih kesukaan nya.


“hehehe iya nok, itu baju lebaran kak andrey tiga belas tahun yang lalu di beli kan sama ayah, tapi kak andrey nggak pernah pakai, cuman pakai sekali pas hari lebaran nya.” terang gadis tomboy itu yang sudah selesai merapikan rambutnya.


“meski agak kedodoran dikit, tapi bagus kok malah hangat di pakai malam hari.” tambah tesya.


“iya bener ke gedean dikit, tapi nggak pa-pa ya nok, ely ? besok kita pergi ke gudang pemulungan ayah, nah di sana banyak baju karungan masih baru dan bagus dari pelabuhan, pasti ada baju anak-anak nya juga. ya sudah sekarang kalian istirahat di ranjang bertiga biar kakak tidur di bawah sini pakai kasur tilam.” tutur gadis tomboy itu sembari membongkar tilam kasur yang biasa di gunakan tidur sama panjol mario juga galeh saat mereka menginap di tempat gadis tomboy itu, yang di taruh nya di bawah kolong ranjang tempat tidurnya.


“tapi kak... inok lapar.” ucap naylla dengan nada ragu dan takut.


“hahaha... ya tuhan, eh iya ya... kalian kan belum makan malam, cuman tadi di jembatan doank. ta udah kalau gitu kita ke dapur yuk, Kira tenggok ada makanan apa di sana. ujar gadis tomboy itu yang kemudian keluar kamar dan menuju dapur dan di ikuti naylla tesya juga laely.


“gimana kalau kita bikin mie instan apa kak?” tanya tesya sesampainya mereka di dapur.


eeeemm...boleh boleh, coba loe cek di kulkas masih ada sayur sawi ama telur nggak? ama cabe ya.” titah gadis tomboy itu sembari mencari mie instan yang biasa di simpan ayah nya di dalam laci dapur.


kemudian dia pun menyalakan kompor dan menaruh panci yang sudah berisikan air di atas tungku kompor.


Setelah mencuci bersih sayur sawi dan memotong nya, proses pembuatan mie kuah pun di mulai dan selang beberapa saat mie kuah telah selesai dan siap di santap.


apaaaa


Sedang lahap-lahap nya menyantap mie kuah Tiba-Tiba.....


Tok Tok Tok !


“eeh kak... denger suara pintu depan di ketok nggak?” tanya tesya kepada gadis tomboy itu memastikan pendengaran nya tidak salah.


“pintu di ketok? siapa tengah malem gini bertamu? tanya balik gadis tomboy itu heran.


Tok Tok Tok !


“tuh kak... terdengar lagi kan?” ucap tesya lagi meyakinkan gadis tomboy itu.

__ADS_1


“ ya udah biar gue yang cek ke depan, kalian di sini aja habisin makanan nya!”ujar gadis tomboy itu sambil bangkit dari tempat duduk nya dan menuju ke depan.


Sesampainya di depan pintu ruang tamu....


“maaf di luar siapa ya?” tanya nya dengan nada ragu.


“gue tom... panjol !” seru suara di luar itu dari balik pintu.


“hah panjol? mau ngapain tuh ngembel tengah malem gini ke sini?” gumam nya.


Tak mau berlama-lama gadis tomboy itu pun membukakan pintu.


“loh kok, kalian semua kesini?” tanta nya heran.


“Daniel, fajar, tegar, radit.... ada apa ini, kok mata kalian sembab gitu.” tanya gadis tomboy itu mulai panik.


“hedueeeh.... bisa nggak sih introgasi nya di dalem aja ? kasian nih mereka pada kedinginan.” ujar panjol yang udah nylonong masuk ke dalam duluan.


“ya udah, ya udah... buruan gih kalian masuk, kita kedapur aja ngobrol nya.” ujar gadis tomboy itu yang buru-buru menutup pintu setelah mereka semua masuk ke dalam rumah nya.


Sesampainya mereka di dapur.


“mas daniel!” seru naylla.


“hehehehe... nggak pa-pa ely, mungkin inok kaget aja mereka semua ada di sini.” ujar gadis tomboy itu sembari menduduk kan dirinya di lantai dan di ikuti yang lain nya.


“sekarang kalian cerita kan, kenapa kalian semua bisa kemari?” tanya gadis tomboy itu tidak sabar dengan jawaban mereka.


“tesya... kalau kalian udah selesai makan, sebaiknya ajak inok juga laely tidur duluan.


kasian mereka udah kelelahan.” ujar mario yang bermaksud supaya naylla juga laely tidak ikut sedih apa bila mendengar kalau kontrak an mereka sudah ludes terbakar.


Setelah di iyakan sama gadis tomboy, tesya pun membawa laely juga naylla ke kamar duluan untuk beristirahat !


“buruan kalian cerita, ada apa ini!” desak gadis tomboy itu sudah tak sabar lagi.


“yaelah... sabar napa tom, ini mereka juga mau nyeritain kali.” sergah panjol.


“kontrak an kami kak....” suara daniel terhenti rasanya dia tidak sanggup untuk bercerita.


“kenapa niel? kontrak an kalian kenapa?” rasa penasaran gadis tomboy itu semakin mengebu.


“ rumah kontrak an yang kami tempati terbakar habis kak!” sergah fajar dengan nada pilu menyayat hati.

__ADS_1


“apaaa? kebakaran ? kok bisa? kapan?” seru gadis tomboy itu histeris dan spontan kaki nya ber diri dari tempat duduk nya.


*Spontan juga panjol berdiri dan membungkan mulut gadis tomboy itu dengan tangan nya .


Gadis tomboy pun kembali ter duduk dengan tubuh lemah lunglai, sehinga bekapan tangan panjol pun terlepas*.


*Akhirnya daniel pun menceritakan apa penyebab rumah kontrak an mereka terbakar.


Sejenak gadis tomboy itu merenung dan menggingat sesuatu*....


“telur rebus...!” seru gadis tomboy itu membuat mereka semua heran dan mencari apa yang di maksud sama gadis tomboy itu.


“mana?” panjol pun berdiri dan memeriksa apa yang di atas kompar. tetapi di atas kompor tidak ada masak apa-apa. bahkan panci yang untuk menebus mie tadi sudah di taruh di tempat pencucian piring.


“gue inget, terakhir gue kan rebus telur dan..... oh my God ! tidak tidak tidak.......!” gadis tomboy itu histeris panik sendiri.


“loe kenapa sih tom? loe jangan bikin kita-kita ikut panik donk.” ucap panjol binggung dengan sikap gadis tomboy itu.


“daniel, fajar, tegar, radit... maafin kakak ya, maafin kakak.” Tiba-Tiba gadis tomboy itu bersimbuh di hadapan mereka berempat dengan air mata yang mulai keluar dari kedua matanya.


“loe kenapa sih kak?” tanya Mario penasaran.


“gue...gue yang.... menye..babkan, keba..karan itu.....gue yang salah.... ini semua salah gue....” ucapan terbata-bata dari gadis tomboy itu membuat mereka semua terkejut.


“apa tom? elo penyebab kebakaran kontrak an mereka? coba elo cerita yang jelas, sumpah gue nggak faham.” ucap panjol terheran heran dengan perkataan gadis tomboy itu.


Gadis tomboy pun mulai bercerita kejadian pagi tadi sebelum dia berangkat ke jembatan.....


Ternyata sebelum berangkat ke jembatan gadis tomboy itu sempat menyalakan kompor untuk merebus telur.


Sangking gugup nya takut kesiangan dia pun lupa menenggok ke dapur lagi dan langsung pergi meninggal kan kontrak an itu !


“apa tom? ya tuhan... ceroboh banget sih loe.” tanya panjol heran dan masih nggak percaya kalau gadis tomboy itu penyebab terbakar nya rumah kontrak an itu.


“iya njol gue salah, gue nyesel kenapa nggak inget sama sekali. kalau lagi ngrebus telur.” ucap gadis tomboy itu dengan suara sendu.


“daniel, tegar, fajar juga radit... sekali lagi maafin kakak ya. tapi kalian nggak usah kawatir, kakak pasti akan bertanggung jawab. kalian boleh tinggal di sini, nanti kakak yang bicara sama ayah kakak. sekarang lebih baik kalian bersihkan diri kalian, kakak akan buatin makanan untuk kalian lalu kalian istirahat.


***Nasi sudah menjadi bubur !


Mau diratapi dan di sesali pun tidak akan mengembalikan semua nya seperti semula dan sedia kala.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆***

__ADS_1


__ADS_2