MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 56


__ADS_3

...ANDREYTOM AND THE GANK SEMAKIN TERSESAT !!!...


...Part dua...


Ada Yang Janggal...........


Arloji di pergelangan tangan kiri gadis tomboy masih setia menemaninya menunjukkan pukul 2.30 Siang. Mereka pun turun ke lobby untuk mencari pengganjal perut. belum sempat mereka mencari makanan tiba-tiba ada dua laki-laki bertopi hitam memakai masker hitam dan memakai pakaian serba hitam pula menghampiri mereka bertiga .


“ Selamat siang! silakan segera kembali ke hotel dan kemas semua barang-barang anda nona.


saya ditugaskan Master David untuk menjemput kalian.” ucap salah satu pesuruh dari Mr David tersebut.


“ tidak usah dijemput seperti ini! nanti kami juga kesana lagi kok kami cuman mau jalan-jalan sebentar. sudah kalian pulang aja dulu, bilang sama bos David nanti kami pasti kembali ke sana. Kalau kalian nggak percaya nanti biar saya sendiri yang kirim pesan sama bos David okey.” ucap gadis tomboy kesal.


“ baik nona... Kalau anda ingin jalan-jalan silakan! kami akan tetap mengawal anda dari kejauhan.”


“ brengsek...! ni orang bener-bener ya, kenapa jadi kaya' gini sih. kenapa gue diperlakukan kaya' gini? terus kenapa pakai di jemput-jemput segala coba? pada ngebuntutin lagi, sumpah nggak suka gue kaya' gini!” umpat kesal gadis tomboy dalam hatinya.


“ Ya udah terserah kalian saja, kami mau cari makan dulu!” ucap gadis tomboy yang kemudian berjalan tanpa memperdulikan mereka.


“ rese banget sih mereka kak? di kintilin kayak gini gimana kita bisa nyaman coba? histalah... nyebelin banget ya Kak!” Gerutu Mario berbisik kepada gadis tomboy.


“ kita udah kaya' buronan aja ya Kak? ke mana-mana dikintilin, heran...!” kesal Galih lirih.


setelah berjalan cukup lama dan jauh dan itu memang disengaja oleh mereka bertiga akhirnya mereka berhenti di sebuah warung makan menjajakan mie ayam bakso dan makanan tersedia lainnya.

__ADS_1


“Dasar kacung...! rasain kalian puter-puterin biar kliyengan tuh kepala hahaha.” ledek gadis tomboy dalam gumamnya.


kurang lebih hampir setengah jam mereka menyantap makanan yang telah dipesan berupa mie ayam dan bakso urat yang Meski Bukan makanan favorit mereka. Kemudian mereka pun melenggang berjalan menuju arah hotel tempat mereka menginap untuk mengemasi barang-barang mereka. sesampainya mereka di lobi hotel.....


“ sebaiknya kalian berdua tunggu di sini saja wahai kisanak... biar kami ke atas mengemasi barang-barang kami. dan kalian tidak perlu ngintilin dan buntutin kami kaya' ekor sapi gini.” ucap gadis tomboy yang sontak saja membuat Mario dan Galih tertawa terbahak-bahak.


😆😆😆😆


tanpa terucap sepatah kata pun, kedua pesuruh Mister David tersebut hanya menatap mereka datar dengan anggukan pertanda mereka menyetujui atas permintaan gadis tomboy yang tidak ingin diikuti ke atas. dan cukup menunggu di lobby bawah.


sesampainya mereka di kamar hotel .....


“ ih sumpah kesel banget nggak sih? kenapa sekarang kita berasa kaya' punya Bodyguard gitu ya Rio Galeh? jadi enggak bebas tauk!” kerutu gadis tomboy kepada Mario dan Galih mengungkapkan kekesalannya.


“ mau tidak mau kita harus hadapi risiko Sebesar apapun bareng-bareng ya Leh, Rio? kalian jangan pernah tinggalin gue.” pinta gadis tomboy yang juga sudah selesai mengemas barangnya kemudian berjalan menuju pintu kamar hotel tersebut dan siap untuk turun ke lobby bawah.


“ yang ninggalin elo tuh siapa Kak, nggak kebalik? hahaha.” ledek Mario yang sudah mengikuti mereka berdua menuju lift hotel tersebut.


sesampainya mereka di lobby Hotel tanpa diminta, kedua pesuruh Mister David itu mengambil paksa tas punggung mereka bertiga, kemudian membawanya ke dalam bagasi mobil sehingga membuat gadis tomboy menggerutu kesal.


“ Ih bener- bener ya Nih orang ! nggak ada sopan- sopan nya main comot aja.” ucap gadis tomboy dengan ekspresi muka ditekuk.


dengan terpaksa mereka bertiga pun akhirnya masuk kedalam mobil yang pintunya sudah dibukakan oleh salah satu pesuruh Mister David tersebut.


Di dalam perjalanan yang cukup jauh itu, di dalam mobil mewah dan cukup besar milik Mr David tersebut, tak seorang pun buka obrolan. Mereka semua diam membisu. Sesekali gadis mencoba memejamkan matanya tetapi tidak tidur. kekesalan dalam hatinya atas sikap pesuruh Mister David yang semena-mena itu masih terasa dongkol dirasakannya .

__ADS_1


akhirnya setelah satu jam lebih, sampailah mereka di istana megah Mister David. Dengan segera mobil mewah itu memasuki pagar besar yang sudah terbuka dengan sendirinya menuju halaman istana Mister David.


Tanpa menunggu perintah dari pesuruh yang membuatnya kesal itu, Gadis tomboy, Mario dan juga Galeh turun dari Mobil kemudian masuk kedalam. Sesampainya mereka di dalam rumah yang bak istana itu mereka kebingungan. Karena ruangan terlalu besar dan banyak lorong. Yang membuat mereka terperanjat, ketika terdengar suara lantang Jam dinding melody yang terletak di sudut ruangan dengan ukuran sangat besar berbunyi sebanyak enam kali. Belum hilang rasa terkejut mereka, terdengar suara yang mengarahkan ke mereka, yang tidak lain adalah suara dari Mister David. Sepertinya Mister David sudah tahu kedatangan mereka bertiga melalui CCTV yang terpasang di setiap ruangan tersebut tanpa sepengetahuan mereka bertiga. Sontak saja suara itu membuat mereka bertiga terperanjat untuk kesekian kalinya. Tetapi segera mereka menguasai diri masing-masing, dan mengikuti petunjuk arah dari Mister David yang hanya terdengar suaranya saja. akhirnya sampailah mereka di sebuah ruangan, di mana pertama kali mereka bertemu dengan mister David!


sesampainya mereka di ruangan itu....


“ Sepertinya kalian lebih nyaman di Hotel itu, dan enggan Kembali ke tempat saya ini.” ucap Mister David setelah mempersilakan mereka bertiga untuk duduk.


“aduh... bukan begitu Bang... Mister Eh Bos ....anu


gimana sih sampai bingung grogi maaf-maaf Bos belibet saya manggilnya.” jawab gadis tomboy gelagapan. dan membuat Mr David tertawa terbaha -bahak .


🤣🤣🤣🤣🤣


Mario dan juga Galeh pun hampir terlepas untuk ikut menertawakan nya. Tetapi terhan ketika gadis tomboy menatap ke arah mereka tajam!


“kamu tidak perlu takut dan gugup. Saya hanya bertanya bukan marah.” ucap Mister David dengan nada suara sangat berwibawa.


Waktu terus beranjak menuju malam Jam dinding ruang pertemuan itu menunjukan pukul tujuh malam. Sudah Saatnya jam makan malam pun tiba. Mr David mengajak mereka bertiga untuk makan malam bersama.


Setibanya mereka di ruang makan, macam-macam menu untuk makan malam sudah tersedia. Beberapa pesuruh dan pekerja lain nya yang sudah terbiasa makan bersama dengan Mr David pun juga sudah berada di ruangan tersebut.


“ Silakan santap menu makanan yang sudah tersedia, yang menurut kalian menu favorit kalian masing-masing! Tidak perlu sungkan maupun ragu.” titah Mr. David.


BERSAMBUNG ☆☆☆

__ADS_1


__ADS_2