
AKIBAT KESALAH PAHAMAN ANDREYTOM AND THE GANK TERPECAH BELAH !!!
Makan malam tanpa tesya........
“Anak-anak ... kita sholat berjama'ah dulu, lalu kita makan malam.” titah ayah sam yang sudah selesai memasak untuk makan malam.
“Baik ayah.........” jawab mereka serempak.
Akhirnya satu persatu dari mereka menggambil wudhu , kemudian mereka kembali ke kamar baru itu untuk sholat isya berjama'ah. kali ini dan seterusnya mereka akan sholat berjama'ah di
kamar baru tersebut!
Setelah selesai menjalankan ibadah sholat isya berjama'ah, mereka ber-enam menghambur menuju dapur untuk makan malam yang sudah di masak oleh ayah sam.
“malam ini.... ayah di bantu kak risty memasak Opor Ayam, Tumis Kacang Panjang Sama Sambal Tomat, dan ini semua hasil kebun yang kita petik tadi pagi, kan siang tadi belum sempat kita masak karena kak tesya membuat menu nasi goreng juga mie goreng.” tutur ayah sam sembari menggangkat opor ayam dari atas kompor ke meja makan yang terletak di ruang dapur itu.
“loooh, si tesya mana yah??” tanya risty sembari menengguk segelas air es.
“tadi sih habis sholat magrib berjama'ah dia pamit mau istirahat di kamar kak andrey kak, kurang enak badan katanya.” jelas fajar.
“bener yang fajar bilang kak... tadi juga pas sholat isya berjama'ah kak tesya nggak ikut.” tambah daniel.
Kruuueekuuukkk......
“kamu laper banget ya dit? ampe' gitu banget suara perut kamu hahahaha......” ledek daniel kepada radit.
Hahahahaha.....
“hehehe.... iya nih niel.” jawab radit malu-malu.
“ya sudah, ya sudah..... kita makan dulu saja tidak
usah nunggu kak tesya. nanti biar Ayah saja yang lihat keadaan kak Tesya di kamar kak Andrey.” ucap ayah sam yang sudah menggambil beberapa piring kemudian membawanya ke meja makan.
Setelah mengambil nasi juga lauk yang sudah tersedia di meja makan itu, mereka semua menyantap makan malam penuh dengan kenikmatan.
*****
Penyesalan tesya....!
Semeantara itu, tesya yang masih terisak dalam posisi sedeku di atas lantai kamar gadis tomboy, mencoba bangkit dari duduk nya itu dengan pegangan tiang penyangga jendela. kemudian tesya membawa tubuhnya yang lemah lunglai, dengan berjalan tertatih menuju ranjang tempat tidur. setelah mendudukan tubuhnya diatas tempat pembaringan tersebut tesya berniat merebahkan tubuhnya tetapi........ tesya melihat sebuah laci lemari kecil yang berada di samping ranjang tidur itu terbuka sedikit, lalu tesya membuka laci tersebut. Diary........
“ini diary kak andrey dari gue kan?” tanya tesya dalam gumamannya.
Tesya meraih diary milik ANDREYTOM pemberiannya itu kemudian di keluarkan dari dalam laci. Perlahan dibukanya sampul diary tersebut ..... Betapa terhenyaknya kedua mata tesya, gambar dirinya dari goresan jari gadis tomboy terpampang di sela goresan tinta hitam ungkapan isi hati seorang Andreytom. Tesya mulai membaca goresan tinta hitam itu penuh rasa penasaran !
...Dear Diary..........
Batam 15 September 2009
Jam 11 Malam.
...Tiga Tahun Yg Lalu, Tepatnya Malem Tahun Baru...
Ada Seorang Gadis Remaja Polos Dan Lugu
Hendak Menggakhiri Hidupnya Di Jembatan Ini.
Pada Waktu Itu Semua Orang-Orang Di Sini Tak
Bisa Menghentikan Niat Nya Itu Selain Gue.....!
Intinya Guelah Pahlawan Kesasar Yg Nyelametin
__ADS_1
Gadis O'on Yg Sekrng Menjadi Tambtn Hati Gue.
Hehehehe Sepertinya Gue Kena Tulah Nih Diary...
Dulu Sebel Sekarang Cinta Mati...... Hahahaha.
Dengan Ijin Ayah Gue Bawa Tuh Bocah Kerumah.
Sumpah Diary... Gue Sebel Banget Waktu Itu.
Kerjanya Nangis Mulu' Dan Nggak Mau Makan.
Dan Nggak Mau Juga Keluar Dari Kamar Gue.
Sebulan Dua Bulan Setahun Dua Tahun Perasaan
Ini Belum Ada Masih Biasa. Tapi Sejak 2 Bulan yg
Lalu, Tepatnya Di Hari Ultah Gue Dya Ngasih Gue
Kado Elo Diary Ke Gue. Ternyata Dya Tau Klo Gue
Suka Nulis. Dan Buat Gue Itu Sangat Romantis.
Nah... Sejak Saat Itulah Gue Sayang Dan Cinta
Sama Tesya! Yuuups... Tesya Satu Nama Yg
Bersarang Di Hati Gue Saat Ini Dan Sampai Akhir
Hayat Nanti Diary......
Selesai membaca lembar pertama kedua dan ketiga isi lembar diary milik gadis tomboy itu, Tesya segera menutup nya. kemudian di peluk sangat erat diary tersebut. isakan tesya kembali memecah ruang kamar yang berlentera samar-samar. Tesya memejamkan mata hingga munculah peristiwa tiga tahun yang lalu, ketika dirinya hendak menggakhiri hidupnya di jembatan barelang kala itu. Tesya melakukan itu pasti ada sebab, pada saat itu usia tesya masih lima belas tahun duduk di bangku SMP kelas tiga. Tesya yang hanya tinggal berdua dengan ayah tiri semenjak ibunya meninggal karena terkena serangan jantung, sering mendapat perlakuan yang tidak senonoh, Hingga pada suatu malam Nafsu birahi ayah tiri yang bejat itu telah merenggut mahkota keprawanan tesya. karena merasa harga diri sebagai seorang wanita sudah tidak ia miliki, hanya matilah dan menyusul ibunya di surga sana solusi Tesya pada waktu itu.
“maafin gue kak........maafin gue................!!!” isakan tesya semakin menyesakkan kalbu.
Toook..
Toook...
Tooook......
Suara ketukan pintu membuyarkan kesedihan tesya.....
“Nak tesya... kalau nak tesya tidak enak badan sebaiknya nak tesya makan malam dulu terus minum obat baru istirahat. besok kita ke klinik terdekat untuk berobat.” ucap ayah sam dari luar pintu kamar.
Tesya terhenyak mendengar suara ayah sam. setelah mengusap air mata yang berderai dari pelupuk matanya dengan selimut, tesya segera memasukan kembali Diary milik Gadis Tomboy ke dalam laci. kemudian tesya beranjak dari ranjang tempat tidur itu dan berjalan menuju pintu, dimana seorang ayah telah menunggu nya....
Kreteeeeek.......
“ayah..........!!” tesya memeluk erat tubuh ayah sam yang berdiri di depan pintu membawa satu piring nasi putih berlaukan Ayam opor, tumis kacang panjang dan tak ketinggalan sedikit sambal tomat.
“kenapa ayah repot-repot gini? tesya bisa kok nanti ke dapur ambil sendiri.”ujar tesya yang sudah melepaskan pelukan nya, dan mengambil piring berisi makanan itu dari tangang ayah sam.
“terima kasih ayah.” ujar tesya kembali.
Ayah sam tersenyum sembari menghusap lembut rambut tesya yang terurai panjang.... kemudian ayah sam memandang wajah tesya yang penuh kesedihan dengan kedua mata yang sembab.
“nak tesya makan dulu, nanti selesai makan temui ayah di kamar. ceritakan semua beban yang mengganjal di hati dan pikiran nak tesya.” ucap ayah sam yang kemudian meninggal kan tesya dengan senyuman.
Setelah berlalunya ayah sam, tesya pun masuk kembali kedalam kamar dengan membawa sepiring nasi beserta lauk-lauknya yang di antarkan oleh ayah sam.
*****
__ADS_1
Kesalah Fahaman Gadis Tomboy Dengan Mario !
Jam dinding di kamar penginapan tempat mario dan galeh menunjukan pukul 9.30 malam. Sedari habis Magrib, mereka tertidur pulas setelah kelelahan main gitar. Mereka pun mencoba membuka kedua mata masing-masing.....
“leh...galeh, banguuun!!” ucap mario yang sudah membuka kedua matanya dan mendudukan bantetnya itu ke dinding atas ranjang tempat tidur.
“jam berapa nih rio? perut gue dah laper banget.” tanya galeh yang juga sudah membuka kedua matanya dan duduk di sebelah mario.
“setengah sepuluh! wih lama juga ya kita ketiduran nya leh? eh tumben banget kak andrey gebrak-gebrakin kita.?” ujar mario sambil bertanya heran.
“iya, ya...... jangan-jangan kak andrey juga ketiduran dan belum bangun? kita samperin kekamarnya yuk rio.” ajak galeh sembari membawa bungkusan di kantong plastik yang berisi nasi dan beberapa lauk masakan padang.
Sesampainya mereka berdua di depan kamar gadis tomboy.....
“kak... kak andrey!! bangun kak makan malam dulu.” panggil mario dari balik pintu.
Galeh mencoba membuka pintu kamar gadis tomboy, dan......
“looh kok tumben nggak di kunci?” gumam mario.
“eiitsss.....buseeet apaan nih!!” seru mario terkejut melihat kamar gadis tomboy berantakan.
“ini kan handpone kak andrey, kenapa hancur gini? terus kenapa isi dalam tas semua di keluarin dan di berserak di lantai gini sih rio?” tanya galeh heran sembari memungguti barang-barang yang milik gadis tomboy yang berserak di lantai di bantu oleh mario.
“udah barang-barang nya biar di sini aja leh... sebaik nya kita cari kak andrey, dan tanya ada masalah apa sebenernya karna nggak biasanya dia sefrustasi ini tanpa kita tau masalahnya.” ujar mario sembari melangkah keluar dari kamar penginapan tempat gadis tomboy istirahat.
Mario yang di ikuti galeh berjalan menuju Resepsionis untuk menanyakan keberadaan kawanya itu.....
“permisi...! mau tanya, apakah ada kawan kami atas nama andreytom melapor untuk pergi kemana gitu?” tanya mario kepada resepsionis seorang perempuan itu.
“atas nama andreytom ya mas? sebentar ya saya cek dulu.” ujar resepsionis perempuan yang berdarah jawa tersebut sambil memeriksa buku daftar tamu penginapan.
Lima detik kemudian.....
“iya mas ini ada atas nama Andreytom, ijin untuk ke kafe dekat pengginapan sini.” jelas resepsionis tersebut.
“kafe ? okey okey..... terima kasih mbak!” ujar mario yang kemudian bergegas keluar dari penginapan itu, dan berjalan menuju sebuah kafe yang tidak jauh dari tempat penginapan, di ikuti galeh dari belakang.
Tiga menit kemudian....
“rio rio...... itu tenggok!!!” seru galeh sambil menunjuk kearah gadis tomboy yang keluar dari sebuah kafe dengan keadaan terhuyung dan hampir terjatuh.
“kak andrey! kak....kak andrey, kakak kenapa?? kok kakak ke kafe ini tanpa ngasih tau gue ama galeh?” seru mario yang kemudian meraih tubuh gadis tomboy yang hampir terjatuh.
“lepasin gue.....!! jangan sentuh gue brengsek!!!” seru gadis tomboy dengan suara lemah yang berusaha menghindar dari pegangan tangan mario.
“loe kenapa sih kak? nggak ada angin nggak ada hujan loe kasar dan nyolot kaya' petir nyamber gini ke gue?? loe ada masalah apa yang kami nggak tau kak, kenapa kamar elo berantakan dan handpone elo hancur? dan kenapa elo juga nggak ngebangunin gue?” beruntunnya pertanyaan mario membuat gadis tomboy tidak bisa meredam dan mengontrol amarahnya.
“emang kenapa? apa semua yang gue lakuin harus atas persetujuan kalian haah? sedangkan elo sendiri tidak pernah jujur sama gue. kalau gue tau dari awal... elo suka sama tesya dan tesya cinta elo perasaan ini nggak bakal tumbuh..!!!” teriak gadis tomboy dengan amarah yang memuncak. sehingga membuat para penggunjung kafe yang baru berdatangan merasa terganggu.
“apa...? gue suka ama tesya dan tesya cinta ama gue? maksud elo apa kak? okey.... emang dulu satu tahun yang lalu gue pernah suka sama tesya dan pernah juga gue ungkapin perasaan gue ini.... tapi apakah elo tau jawaban tesya? dia masih trauma sama sosok Laki-Laki karna kisah kelam nya di masa lalu. semenjak itu gue faham dan mencoba menganggap tesya seperti adik gue yang butuh perlindungan. Dan asal loe tau kak... saat ini gue menaruh hati sama..........
Belum selesai ucapan mario, dua pelayan kafe yang terdiri dari seorang pemuda dan seorang gadis belia berjalan kearah mereka.
Akhirnya salah satu dari pelayan kafe tersebut menegur mereka yang membuat kegaduhan di halaman kafe itu...
“maaf kakak dang abang berdua, tolong jangan membuat keributan di sini, kasihan pengunjung yang lain merasa terganggu. silahkan selesaikan masalah kalian lepas dari kafe ini terima kasih.
“sorry sorry bang.” ujar galeh kepada pelayan yang sudah berlalu dari hadapan mereka.
“rio...sebaiknya kita bawa saja kak andrey ke penginapan, biarkan dia istirahat. besok baru kita tanyakan apa sebenarnya yang sudah terjadi.” tambah galeh mencoba meredam amarah mereka berdua.
Dengan susah payah dan pemberontan di sepanjang jalan, akhirnya mario dan galeh berhasil membawa gadis tomboy pulang ke penginapan....
__ADS_1
Mario juga galeh membaringkan tubuh gadis tomboy yang sudah sempoyongan sudah tak berdaya akibat pengaruh minuman alkohol yang berlebihan di atas tempat tidur penginapan itu. kemudian mereka keluar dan menutup pintu membiarkan gadis tomboy istirahat !
BERSAMBUNG ☆☆☆