MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 40


__ADS_3

MELAMPIASKAN KEKECEWAAN DI MALL BATAM



Tesya segera menyeka air mata nya, ia tidak mau ada orang yang melihat . setelah membereskan barang-barang pemberian dari sahabat-sahabat nya itu, tesya beranjak dari tempat duduk nya kemudian berjalan menuju ruang santai . jam dinding ruang santai menunjukan pukul 1.45. siang. anak-anak yang awal nya nonton televisi satu persatu sudah tertidur pulas. tesya pun ikut istirahat bersama mereka.


Sementara itu mario dan galeh tertidur di kursi ruang tamu. sedangkan ayah sam berada di dalam ruang kamar nya setelah menjalankan ibadah sholat duhur.


Di sebuah kamar tepat di sebelah kamar ayah sam, gadis tomboy terduduk di sebuah kursi kecil yang menghadap ke jendela. di ambilnya sebatang rokok, setelah di sulut ujung rokok mengunakan korek api, ia pun menghisap nya dengan sedikit emosi, kemudian menghempaskan asap rokok dari mulut dengan kasar kearah pintu jendela. sudah separoh batang rokok itu hisap nya tanpa mengenal ampun....


“aaaaagh..... bodoh, bodoh bodooooh......!” seru gadis tomboy sembari melempar puntung rokok keluar jendela.


“seharus gue sadar diri, kalau dia nggak mungkin suka sama gue! tesya cinta nya cuma buat mario bukan gue......!!!” gumam nya pilu.


Tok Tok Tok !?!


Suara ketukan pintu dari luar mengejutkan gadis tomboy yang hilang kendali. seketika ia segera membenahi diri nya dan berjalan menuju pintu....


kreeeeeek....


“inok? laely...? kok kalian udah pada rapi, udah pada cantik-cantik mau kemana?” tanya gadis tomboy sembari menengguk air minum dari dalam sebuah botol.


“kakak lupa ya, pas di jembatan kan kakak yang janji kalau sore ini kakak mau ajak inok sama ely jalan-jalan....” keterus terangan naylla membuat gadis tomboy terkejut!


Uppssss !!


Hampir saja air minum yang belum sempat masuk ke ronga tenggorokan itu di semprotkan nya keluar, langsung seketika masuk juga.


“eeh iya ya....kok bisa kakak lupa sih. maaf ya inok ely, ya udah kalian tunggu di ruang tv, kakak siap-siap dulu.” ujar gadis tomboy yang segera mengambil handuk, baju ganti lalu menuju kamar mandi.


arloji gadis tomboy menunjukan pukul 4.15 sore selepas sholat ashar berjama'ah mereka di izinkan oleh ayah sam untuk pergi jalan-jalan.


“napa elo belum siap-siap sya..? tanya gadis tomboy sedikit cuek.


“inok udah kak.” sela naylla.

__ADS_1


“ely juga udah kak, dari tadi malah.”tambah laely.


“gu gue kirain kak andrey aja yang pergi sama mereka.” jawab tesya gugup.


“terus kalau nggak ikut mau berdua-duaan sama mario gitu??!” tanta gadis tomboy ketus.


“maa maksud kakak apa? tesya nggak faham kak.” tanta tesya menciut.


“udah, udah nggak perlu di pahami.... elo ikut aja buat bantu ngejagain inok ama ely.” ucap gadis tomboy mencoba mengontrol dirinya.


Daniel, fajar, tegar, radit hanya saling pandang melihat gadis tomboy sedikit aneh....


“eisshhh... apa-apaan sih gue ini, harus nya gue nggak sekasar itu ama tesya, dia nggak salah perasaan gue aja yang berlebihan. tesya berhak milih dengan siapa dia bahagia.” gumam gadis tomboy dalam hati.


“kami gini aja nggak pa-pa kan kak? soalnya nggak tau kalau mau di ajak kakak jalan-jalan, baru saja inok yang kasih tau.” tanya daniel sambil menunjukan penampilan nya.


“ eee.. kayak' nya atasan nya kalian harus ganti bau bantal nih hehehe.”


Haaaahaahaa...


“kakak bisa aja, bentar ya kak kami ganti baju dulu.”ujar daniel segera menganti pakain nya.


“loh kalian belum pergi juga toh nduk.”? tanya ayah sam.


“iya ayah ini juga mau berangkat.” jawab gadis tomboy mendekati ayah sam yang kemudian mencium punggung tangannya.


“hati-hati ya nak kalian, jangan terlalu malam pulang nya.” pesan ayah.


“gue ama galeh nggak ikut ya kak, temenin ayah di rumah?” tanya mario.


“lagian siapa yang nyuruh kalian ikut???” jawab ketus gadis tomboy sembari berjalan keluar menuju halaman rumah.


“eh rio, itu kak andrey habis nelen apa sih kok sewot gitu? hehehe... maaf ayah.” tanya galeh ke mario dan sedikit sungkan kepada ayah sam atas candaan nya tetapi ayah sam menanggapinya dengan senyuman.


“iya tuh yah... kesambet apa ya dia?” tambah mario.

__ADS_1


“sudah...sudah biarkan saja, mungkin lagi kurang baik dia. ayah kekamar dulu ya nak rio nak galeh. sebentar lagi kita menunaikan ibadah sholat magrib berjama'ah. ” tutur ayah.


“baik ayah.” jawab mario juga galeh bersamaan.


waktu cepat berlalu. jam dinding ruang tamu menunjukan pukul 6.10 malam. Galeh dan mario segera menuju kamar ayah untuk sholat magrib berjama'ah.


*****


Mall Nagoya Hill !


Setelah sampai di tempat pembelanjaan umum yang super besar dan megah itu , mereka segera turun dari angkutan umum tersebut dan sedikit menyebrang jalan menuju Mall Nagoya Hill . pemandangan yang mungkin baru kali ini di lihat oleh daniel,tegar, fajar, radit, naylla juga laely. Tak heran kalau mereka tertegun berada di mall sebesar dan semegah itu. gadis tomboy yang melihat keterheranan mereka hanya tersenyum pilu.


“yuk kita masuk...!” ajak gadis tomboy sambil menggandeng tangan naylla dan tangan fajar. sedangkan laely di gandeng oleh tesya, sementara Daniel, tegar dan radit berjalan menggikuti mereka dari belakang.


Setelah berada di depan pintu masuk yang terbuat dari kaca tebal juga lebar itu mereka terkejut, karena pintu masuk terbuka dan tertutup sendiri .


“nggak pa-pa nok, ini kakak pegangin kok...hehehehe.” ujar gadis tomboy tersenyum kecil melihat naylla yang ketakutan setelah masuk kedalam, pintu tertutup sendiri tetapi tidak ada orang nya.


“ini juga kak...ely juga sama gitu .”ujar tesya berusaha mencairkan suasana. karena semenjak kejadian siang tadi di dapur, gadis tomboy sama sekali tidak ada mengajak nya ber bicara bahkan sekedar melirik nya saja tidak pernah. tetapi usaha tesya gagal, karena gadis tomboy itu tidak menanggapinya!


“wah... bagus banget kak baju-baju nya.” ujar naylla tertegun, dengan baju anak-anak untuk seusia nya dia, yang sangat bagus dan mahal tentunya di mall tersebut.


“niel, niel tenggok di sana...! kita boleh nggak kak mainan di sana.” tanya fajar.


“inok ama ely pilih aja baju mana yang kalian suka, entar biar di bayar sana kak tesya.” ujar gadis tomboy sembari memberikan beberapa lembar uang lima puluh ribuan tanpa terucap sepatah kata pun.


“yuk kalian ikut kakak tempat wahana permainan yang kalian tunjuk tadi.” ujar gadis tomboy yang sudah berlari kecil menuju sebuah wahana permainan anak dengan bermacam-macam permainan. kemudian di susul oleh Daniel, Fajar, Radit, juga Tegar.


Setelah berlalunya gadis tomboy dan anak-anak Tangguh itu, tesya hanya menghela nafas dalam-dalam kemudian menghembuskan nya dengan pelan.


“sesakit hati itu kah elo dengan sikap gue tadi siang kak? sampai-sampai elo nggak sudi ngomong dan nglihat gue.” ujar tesya lirih di dalam hati.


“kak tesya... inok mau ini berdua sama ely.” pinta naylla sehingga membuyarkan lamunan kepiluan nya atas sikap gadis tomboy.


“i iya nok... kalian mau kembaran ya hehehe? boleh kok, kita cari yang seukuran kalian.” jawab tesya.

__ADS_1


Sementara itu gadis tomboy yang sudah membeli puluhan puluhan coin permainan, sangat terhibur dengan segala wahana permainan nya. sehingga dirinya sedikit bisa mengobati kekecewaan dalam hatinya.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆


__ADS_2