
...KADO SPECIAL FOR RISTY FROM ANDREYTOM!...
Setelah membersihkan diri, gadis tomboy pun mengambil dompetnya dari dalam tas punggung. Ia berniat untuk mencarikan kan sarapan pagi dan beberapa makanan untuk Crastira. karena Ia takut selama dirinya ke rumah Ayah Sam, Crastira tidak ada makanan. sembari melangkah keluar dari pintu penginapan tersebut gadis tomboy menoleh ke arah Crastira yang masih tertidur nyenyak.
15 menit kemudian gadis tomboy pun sudah kembali ke kamar penginapan. setelah masuk ke dalam kamar tersebut, ia masih melihat Crastira tertidur dengan posisi yang sama. gadis tomboy pun bergumam dalam hatinya nya sembari meletakkan sarapan Dan beberapa makanan untuk Crastira di atas meja samping televisi...
“ Ya Tuhan... ini bocah tidur bisa ngebo banget gitu sih tidurnya? dasar perempuan manja!”
setelah selesai memeriksa tas punggungnya gadis tomboy berjalan mendekati ranjangnya yang ditiduri oleh Crastira. kemudian gadis tomboy memegang bahu Crastira yang posisi tidurnya miring kesamping tepat di hadapannya. lalu gadis tomboy mengguncang pelan.
“ bangun, wooi bangun... aku mau pergi sebentar. Aku udah beliin kau sarapan dan beberapa makanan. bangun, dengar nggak..??!” seru gadis tomboy.
“eeeekhhh.....
Mendengar suara gadis tomboy yang bak petir itu, Crastira hanya menggeliat dan membalikan posisi tidurnya membelakangi gadis tomboy, sehingga membuat gadis tomboy kesal.
“heh, kau bener-bener ya....!
gadis tomboy yang kesal karena diabaikan perkataannya meraih tubuh Crastira, yang kemudian mendudukannya dengan posisi setengah duduk, setelah menaruh bantal di papan ranjang tersebut.
“ Aduh... Kasar banget sih kau ini, aku masih ngantuk nih.” ucap Crastira manja sembari mengalungkan kedua tangannya ke leher gadis tomboy yang masih dalam posisi setengah membungkuk itu. dan Crastira setengah menariknya.
“uuuuupps....!
gadis tomboy yang mendapat tarikan mendadak dari Crastira, spontan wajahnya tersungkur di antara gendukan milik Crastira, yang hanya berbalut piyama tipis tanpa pakaian dalam itu. nafasnya terasa tersengal, tetapi ia sangat merasakan kehangatannya. dengan lembut tangan Crastira membelai rambut nya, lalu mengangkat sedikit kepala gadis tomboy itu, kemudian mengecup kening nya dengan lembut.
dengan sedikit gugup gadis tomboy segera memposisikan tubuhnya tegak kembali.
“apaan sih kau ini?? aku sudah mencuci bersih muka aku ini, malah kau tempelin air luir.” gertak tajam gadis tomboy sembari mengusap keningnya.
“hiik..hiik hiiik... Kenapa sih kau masih belaku kasar kepada aku? harus dengan apa aku menghapus semua kesalahan aku, padahal aku sudah berjanji akan membantu kau untuk menjebloskan Jeriko ke penjara. tetapi semua itu butuh waktu bukan? Kenapa kau selalu membentak dan memarahi aku?” ucap Crastira dalam isak nya yang sedikit menuntut gadis tomboy itu.
Gadis tomboy jadi serba salah melihat Crastira nanggis tersedu-sedu. setelah meletakkan tas punggungnya di lantai samping ranjang, ia pun duduk samping Crastira yang menutup wajah nya dengan kedua tangan dan menanggis sejadi-jadinya.
“udah, udah.... cenggeng banget sih! iya iya, aku minta maaf udah kasar tadi. ya habisnya kau buat aku emosi dengan ulah manja kau itu. padahal aku sudah pamit baik-baik mau pulang kerumah bentaran, malah kau cuek gitu.!” ucap gadis tomboy meraih tangan Crastira dan menghapus air matanya .
Mendengar ucapan gadis tomboy, hati Crastira sedikit lega, isaknya pun sudah mereda.Tanpa menjawab sepatah katapun, Crastira memeluk gadis tomboy yang duduk di samping nya itu dengan senyum bahagia.
“buruan bersihkan diri sana! lalu kita sarapan bareng, tadi aku udah beli. habis itu aku akan ajak kau jalan-jalan.” ucap gadis tomboy hendak melepas tangan Crastira yang memeluk dirinya sangat erat itu.
“udah lepasin! aku nggak bisa bernafas ini.” pinta kesal gadis tomboy.
__ADS_1
Bukan nya melepas pelukannya, Crastira sengaja mengoda gadis tomboy dengan mengesek-ngesengkan kedua gundukan nya yang menonjol itu ke dada gadis tomboy.
Gadis -tomboy menghela nafas panjang sembari memejamkan kedua matanya itu. beberapa saat kemudian.....
“Aaarggkkk..... sakit tau...!” pekik Crastira tenhenyak ketika tanpa di sangkanya, kedua tangan gadis tomboy mencengkram bahunya lalu menghempaskan tubuh munggilnya itu kebelakang. tetapi untungnya Crastira terpental ke sebuah bantal yang terletak di papan ranjang itu.
Gadis tomboy beranjak dari atas ranjang, kemudian ia berdiri di samping ranjang tersebut sambil menatap tajam Crastira.
“Terserah kau, kalau kau nggak mau dengerin perkataan aku, mending aku pulang ke rumah ayah aku! dan pintu akan aku kunci dari luar!” kesal gadis tomboy yang kemudian mengambil tas punggungnya dan hendak keluar dari kamar penginapan tersebut.
“iya iya aku denger, kau suruh aku bersihkan diri, lalu kita sarapan bareng, terus kau ajak aku jalan-jalan. bener kan?” jawab Crastira yang juga beranjak dari ranjang tempat tidur nya gadis tomboy itu dan hendak ke kamar mandi, tetapi.....
“Cuuup... jangan marah-marah terus nanti kau cepat tua. hehehehe, canda komandan.” bisik Crastira di telinga gadis tomboy yang di akhiri dengan mengecup pipi orang yang sudah membuatnya nyaman dan bergairah itu, meski terkadang ia takut dengan sikap gadis tomboy.
Gadis tomboy tak dapat berakata-kata. dirinya hanya memandang langkah Crastira yang sudah masuk kedalam kamar mandi itu. Sembari memegang pipinya yang di cium lembut oleh Crastira, gadis tomboy mengelengkan kepalanya searta tersenyum geli dan bergumam...
“hedeeh... dasar, perempuan aneh!”
Sesaat kemudian Crastira sudah selesai Membersihkan diri dan juga sudah mengganti pakaian nya jauh lebih rapi, yang di pilihkan oleh gadis tomboy di pasar malam kemaren malam.
Kemudian mereka berdua segera menyantap sarapan pagi dengan menu Mie Goreng Telur Ceplok juga Bubur Ayam.
Selesai sarapan pagi, mereka pun bersiap untuk keluar jalan-jalan.
*****
Waktu menunjukan pukul sepuluh pagi di Arloji milik Tesya. sudah waktunya Naylla keluar dari ruang kelasnya untuk pulang. Tesya pun segera beranjak dari tempat duduk nya di sebuah kantin sekolahan taman kanak-kanak tersebut, dan berjalan menuju kelas Naylla yang tak jauh dari kantin.
“kak tesya.... coba kakak tenggok, inok bawa apa ini?” tanya Naylla kepada Tesya sangat riang.
“waaah inok dapet hadiah? emang inok menang lomba apa?” tanya tesya sembari mengamati bungkusan yang berisikan peralatan tulis dan satu buah buku berwarna itu.
“selamat pagi... dengan kakak nya Naylla ya?” sapa seorang guru TK yang baru keluar dari ruang kelas tempat Naylla belajar.
“oo iya bu selamat pagi kembali. iya benar bu saya kakak nya Naylla, nama saya tesya. maaf bu sebelum nya, ibu guru fatma nya tidak masuk ya hari ini.?” tanta tesya dengan sopan.
“iya bener kakak nya Naylla, saya bu guru Rima. untuk sementara saya di tugaskan mengajar di sini mengantikan bu guru fatma. ooh ya kakak tesya, adek Naylla ini pinter banget dan cekatan anak nya. dia mengambar Serta mewarnai cepat sekali dan sangat bagus. itu hadiah lomba mengambar adek Naylla hari ini.” tutur ibu guru Rima tersebut.
Tesya tersenyum banga dengan prestasi Naylla. belum ada satu bulan bersekolah, Naylla sudah membanggakan.
Setelah kurang lebih sepuluh menit, Tesya dan Naylla sampai di rumah kediaman Ayah sam dengan boncengan mas andi pekerja ayah sam di tempat pulungan. Di teras depan rumah ayah sam, Mario dan Galeh sedang gitaran.
__ADS_1
“hai... kalian sudah pulang ya, di anterin siapa?” tanya Mario menghentikan petikan gitarnya.
“iya bang, kayak biasanya kami di jemput sama mas andi. kami di turunin di depan, terus mas andi nya langsung ke tempat pemulungan ayah.” tutur Tesya.
“ Kak Tesya inok ganti baju dulu ya.” ucap Nayla sembari ngluyur masuk ke dalam rumah.
suasana rumah sangat sepi Ayah Sam ke tempat pemulungan miliknya sedangkan Risty sudah berangkat kerja dari jam 9 pagi Mario dan ditugaskan oleh ayah Sam menunggu mobil pick up yang mengantar barang-barang bekas dari tempat pemulungan lain.
waktu terus bergulir tepat pukul setengah satu siang, anak-anak tangguh jagoan Ayah sam sudah pada pulang sekolah.
hari ini pacar menunjukkan prestasinya yaitu menang dalam lomba menggambar satu kelas. dengan girangnya dia menunjukkan hasil karyanya itu kepada ayah Sam yang sedang beristirahat siang sebelum kembali lagi ke tempat pemulungan
“ wah wah wah wah... pandainya anak ayah! jangan bangga dulu ya nak, teruslah belajar dan belajar yang giat, supaya kelak kalian semua menjadi anak-anak yang sukses dan hidup kalian bahagia dan tidak susah.” atur Ayah sandi ruang dapur setelah mereka semua menyantap makan siang.
“ Terima Kasih Ayah, ini semua karena Ayah sudah menyekolahkan kami. dan kami janji sama ayah, akan menjadi anak kebanggaan ayah dan tidak mengecewakan ayah.” ucap Daniel terharu.
“ sama-sama nak Daniel. memang Sudah Selayaknya kalian itu menuntut ilmu bukan mencari uang di usia kalian yang masih kecil.” tutur Ayah sama kembali.
setelah menyantap makan siang mereka melaksanakan ibadah salat dzuhur sebelum istirahat siang.
*****
*G**adis Tomboy mencari kado spesial untuk Risty*....
setelah puas jalan-jalan dan mengelilingi Plaza Bengkong Indah, sebelum kembali ke penginapan gadis tomboy mengajak Crastira mencari kado untuk adik perempuan nya.
“wah bagus banget ini. memangnya kau tak berniat juga membelikan nya buat aku? hehehe” ujar Crastira mengoda gadis tomboy.
“memang nya orang kaya seperti anda butuh barang beginian Nona Crastira??!” ledek balik gadis tomboy.
“ih apaan sih, yang kaya kan papi bukan aku.” elak Crastira.
“ya udah, kau pilih aja yang kau suka aku yang bayar.” jawab gadis tomboy menunggu seorang kasir membungkus kado untuk Risty.
“bagus tak ini?” Crastira menggambil sepasang baju Couple untuk pasangan Laki-laki dan perempuan.
“ini kan buat pasangan? kau beliin buat pembunuh itu?” tanya gadis tomboy kesal.
“kenapa kau ngomong gitu? cemburu ya? hehehe. ini buat kita!” ucap lirih setengah berbisik ketelinga gadis tomboy. lalu Crastira pun membawa pakaian itu ke tempat kasir.
Setelah selesai belanja mereka pun kembali ke penginapan.
__ADS_1
BERSAMBUNG ☆☆☆