MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 30


__ADS_3

DEPRESI DAN FRUSTASI NYA SEORANG ANDRETOM !!!


Akhirnya Daniel, Tegar, Fajar, juga Radit sampai di penghujung jalan dekat rumah ayah sam. Tetapi sebelum mereka berjalan menuju halaman rumah ayah sam, mereka di kejutkan ada kendaraan melintas kehalaman rumah ayah sam dan terparkir tepat di depan rumah.


“loh... itu di depan rumah ayah sam kok ada angkutan umum sih.” gumam daniel.


“niel, niel itu kok ada angkutan umum masuk halaman ayah sam?” tanya fajar yang mendadak menghentikan langkah nya.


“ayo coba kita lihat.” ajak radit.


“eeh itu kak andrey kenapa?”seru fajar.


“loh kok di bopong sama bang mario?”tambah daniel.


“kok ada ayah sam sama kak risty juga ternyata?” ujar radit ikut penasaran.


“sampai kapan kalian berdiri di situ dan bertanya-tanya terus?” tanya tegar sembari jalan duluan menuju halaman rumah ayah sam.


sampailah mereka di halaman rumah ayah sam.


ketika mobil angkutan umum itu berlalu mereka pun berniat masuk kedalam rumah, tapi...


“kok ada suara tangisan dari dalam rumah, ayo buruan kita masuk.” ujar daniel yang sudah masuk duluan kedalam rumah.


Sesampainya di dalam rumah, mereka berjalan menyusuri ruang tamu dan mencari Sumber suara yang sempat terdengar dari luar rumah. pandangan daniel terhenti di ruang santai. pemandangan yang sangat mengharukan terlihat di ruangan itu.


Daniel heran sebenarnya apa yang telah terjadi kenapa semua menangis dan kenapa pula gadis tomboy terbaring tak berkutik.


Ayah sam, risty tesya mencoba membangun kan gadis tomboy yang masih tak sadarkan diri itu.


sedangkan naylla dengan laely berada dalam pelukan mario yang berdiri di depan pintu ruang santai tersebut.


“bang mario, ada apa ini bang?” tanya daniel panik.


“mari ikut abang.” jawab mario sembari mengendong naylla dan menuntun laely berjalan menuju ruang tamu.


Sesampainya di ruang tamu, mario menurunkan naylla dan menduduk kan tepat di samping dirinya terduduk lesu.


Dengan rasa berat di hati, mario mulai bercerita tentang tragedi tabrak lari dini hari yang telah merenggut nyawa panjol.


Mario hanya bercerita sebatas logika anak-anak dan tidak berani bercerita yang lebih detail karena takut mereka berasumsi yang bukan-bukan.


“aaa... aa..aapaa bang...? a a a abang panjol kecelakaan daaan....” daniel tak sanggup lagi melanjutkan ucapan nya. butiran bening jatuh dari pelopak mata nya.


air mata berderai dari masing-masing kedua mata anak-anak yang berada di ruang tamu itu.


mereka semua merasakan kehilangan yang mendalam atas kepergian seorang abang panjol.


Meski sosok seorang abang panjol baru berada di dalam kehidupan mereka, tapi satu jasa yang akan di kenang dan tak kan terlupakan adalah, di saat kontrak an mereka terbakar.


bang panjol begitu gigih membantu mereka saat peristiwa beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


bang panjol juga yang membawa mereka bisa berada di rumah ayah sam saat ini.


isak mereka kian menderu dan tak Terbendung kan. mungkin cuma naylla yang tidak faham dengan keadaan ini, dan mungkin juga naylla ikut menangis karena suasana nya benar-benar pilu di rasa.


di saat Daniel dan yang lain belum pulang tadi, naylla sempat bertanya kepada mario tentang panjol, dan jawaban mario. “bang panjol sudah di surga.” jawaban itu menggingatkan naylla pada jawaban nya daniel kala itu yang bertanya uwak kemana dan jawaban nya sama.


“Kenapa kalian sedih dan menangis, seharusnya kita bahagia karena bang panjol kesurga, berarti bang panjol akan pulang bareng uwak.” perkataan polos naylla membuat mereka menghentikan isakan nya dan saling pandang.


“anak-anak.......!“


suara itu mengalihkan pandangan mereka terhadap naylla dan serempak mutar kepala ke belakang.


Dari arah yang membelakangi mereka berdiri Laki-Laki separuh baya dengan mata sembab dan wajah sayu.


Ayah sam berdiri sedikit terbungkuk dengan kedua tangan nya terentang dan senyum di bibir nya yang kelu.


tanpa berfikir panjang lagi dan seolah meraka faham apa yang di isyaratkan Oleh ayah sam,


Satu persatu dari mereka pun berhamburan menuju sosok yang penuh kasih dan jiwa penyabar itu.


Mereka memeluk erat ayah sam seolah-olah ingin berlomba-lomba mengadu, mengeluh, bertanya dan memohon.


Jam dinding ruang tamu menunjukan pukul 6.30 malam !


“ayah... kami semua sayang ayah. terima kasih ayah sudah mau menerima kami untuk tinggal di rumah ayah ini. kami berjanji akan selalu menjaga ayah dan patuh kepada ayah.” lantunan kata yang sangat indah terucap dari bibir daniel. mungkin ayah sam lah cinta kedua mereka setelah uwak.


“ayah juga menyayangi kalian bukan semata-mata karena kesalahan kakak andrey. tetapi ayah tulus menyayangi kalian dari pertama kali kalian menginjakan kaki di rumah ayah ini.


ya sudah, sebaik nya kalian segera mandi karena hari menjelang malam.” ucap ayah sam yang kedua matanya mulai berkaca - kaca.


Gadis tomboy sudah tersadar !


Waktu terus bergulir, jam dinding di ruang santai tepatnya di tembok atas televisi itu menunjukan pukul 9.45 malam.


Daniel dan anak-anak lain nya bersiap untuk beristirahat setelah mereka menyantap makan malam dengan menu nasi goreng telur ceplok buatan ayah sam.


Atas izin ayah sam, malam ini mereka tidur di kamar ayah sam karena ruang santai yang biasa untuk mereka tidur di buat istirahat gadis tomboy, tesya juga risty .


Sementara di ruang santai....


Sayup-sayup terdengar di telinga gadis tomboy isak tangis yang begitu menusuk kalbu. sepertinya bukan isakan satu orang melainkan lebih.


Dengan tenaga yang tersisa , gadis tomboy mencoba mengerak-gerakan tubuhnya yang terbaring di sebuah tilam di ruang santai pelahan lahan.


lengan kiri kanan terasa berat seperti ada yang menahan nya, ia berusaha membuka kedua mata nya.


kemudian kepala nya di iringkan sedikit kekiri guna untuk bisa melirik beban apa yang menimpa lengan nya itu dan memastikan suara isakan yang di dengar nya.


“kak andrey... kakak udah sadar?”


seru tesya yang ternyata tertidur di lengan kiri gadis tomboy itu.

__ADS_1


Sontak saja seruan tesya membangun kan risty yang berada di sisi kanan gadis tomboy dan tertidur di lengan nya.


“kaaak...” lirih risty sembari memandang wajah kakak nya yang seperti sudah tidak ada penghidupan itu. air mata risty kembali berderai.


“kakak nggak bisa seperti ini terus menerus kak, kasian ayah.” tutur risty.


Tanpa memperdulikan ucapan risty, gadis tomboy mencoba untuk bangun dari tilam yang menopang tubuhnya entah dari kapan.


“kakak mau kemana? tubuh kakak masih lemas.” tambah risty.


“kak andrey, biar tesya pegangin tangan kakak ya?” tanya tesya dengan suara serak karena terlalu lama menangis.


Gadis tomboy itu hanya mengelengkan kepalanya, Dan terus mencoba menyangga tubuh nya sendiri tanpa bantuan siapaun.


Setelah akhirnya bisa menguasai dirinya yang mencoba untuk berdiri itu, gadis tomboy yang masih memakai pakaian di kala menonton konser di malam naas dini hari berjalan tertatih - tatih, sampai di kamar milik nya.


dia mencoba membuka pintu kamar nya meski


jari - jari sudah tak berdaya.


sesampainya di kamar, gadis tomboy itu membuka sebuah lemari kayu yang di belikan ayah nya.


Di dalam lemari bagaian bawah terlihat sebuah benda yang di tutup kain hitam.


perlahan kain hitam itu di raihnya sehingga benda yang tak lain adalah sebuah Gitar itu terlihat jelas.


karena kakinya sudah tidak kuat menopang tubuh lemah itu, gadis tomboy terjatuh ke lantai.


Tetapi dia terus mencoba untuk meraih Gitar tersebut. dengan kegigihan nya benda itu pun akhirnya tergapai oleh tangan nya juga.


Lima bulan yang lalu gadis tomboy mendapatkan sebuah Gitar sebagai hadiah ulang tahun nya yang ke 20 th dari sahabat nya yang kini telah tiada untuk selama-lamanya....


“epibede ya tom, semoga panjang umur, sehat selalu dan segera menerima gue hahahaha...” ucap panjol penuh harap di kala itu.


“hahaha ngarep banget sih loe njol, awas kalau nggak kesampaian jangan lompat dari jembatan ya?” ledek Mario yang sontak membuak gelak tawa para sahabat lsin nya di acara yang sederhana itu.


“HaaHaaHaaa.....!


Panjol Dijatmoko sosok yang periang humoris dan pantang menyerah yang kini tinggal nama nya saja yang bisa untuk di kenang !!


Di usapnya lembut benda yang sudah berada di pangkuan nya itu, dan berucap penyesalan di dalam keheningan dan gelapnya malam.....


“bukan kah elo bilang kalau Gitar ini akan jadi saksi kesuksesan kita menjadi Gitaris terkenal dan... bukan kah elo juga bilang.... kita akan naik.. kapal besar menuju Jakarta... untuk bertemu langsung dengan Slank idola kita. tapi.... tapi kenapa elo ingkari janji itu... kenapa gembel...kenapaaaaaaa.....????


tidak, tidak... ini bukan kesalahan... elo... bukan bukaaaaan.... tapi ini salah.... orang yang dengan.... sadis nya menabrak ... elo tanpa mau... bertangun jawab.... aaaaaaaaaaa brengseeeeeek !


***Braaaaaak !


Praaaaaaaang*** !


Suara pekikan histeris gadis tomboy dari dalam kamar itu ternyata, membuat risty dan tesya yang sedari tadi berjaga di depan kamar panik.

__ADS_1


“tesya bangun kan mario yang tidur di ruang tamu. kita harus segera tenang kan kak andrey sebelum ayah terbangun ” perintah risty segera di laksanakan Oleh tesya.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆


__ADS_2