MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 62


__ADS_3

...KEJUTAN DI ULANG TAHUN RISTY !!!...


Firasat Mister David.....


Mr David yang tidak menaruh curiga kepada gadis tomboy Mario juga Galeh, bergegas keluar dari kamar dan segera menuju ke lift untuk turun ke bawah.


Sesampainya di lobby bawah ternyata sudah ada dua pengawal yang menyambut Mister David dengan senyuman dan sapaan ramah. Dengan didampingi dua pengawal tersebut, Mr. David segera masuk ke dalam mobil yang sudah dibukakan oleh pengawal tersebut. kemudian mobil pun melaju sedikit cepat untuk mencari tempat dimana menantunya sudah menunggu dirinya untuk sarapan bersama.


Sepuluh menit kemudian mobil yang membawa bos mafia itu sampai disebuah restoran mewah yang berada di negara Singapura tersebut.


“silakan tuan, kita sudah sampai di restoran yang


tuan maksud.” ucap seorang sopir yang sudah memarkirkan mobilnya di halaman restoran dan segera membukakan pintu untuk Mr. David.


“Terima kasih.” balas singkat Mr. David dengan senyum ringan tersungging di pojok bibirnya. dan kemudian ia pun turun dari mobil itu.


Mr. Davidshon yang di kawal oleh dua bodyguard itu masuk kedalam restoran mewah tersebut dan menuju tempat duduk yang di mana anak mantu dan rekan bisnisnya sudah menunggu.


“Good morning mister David, senang sekali bisa have breakfast with you .” sapa ramah dari salah satu rekan bisnis Mr. David.


“me too Mr Brayns. semoga kita jadi rekan bisnis yang saling membutuhkan dan membantu.” balas Mr David dengan seulas senyum penuh wibawa.


“pagi pa. silakan duduk.” sapa singkat anak mantu Mr. David dengan senyum tipis menutupi kepanikan nya.


“iya pagi kembali. kamu kenapa richo, sepertinya panik begitu? what wrong? tanya Mr. David kepada Jericho yang sedang sibuk buka tutup ponselnya.


“ini loh pa, Crastira sedari tadi saya telepon dan saya kirim sms tak merespon. sudah jam sepuluh begini masa belum juga bangun?” jawab Jericho menantu kesayangan Mr. David itu gelisah.


“kamu sudah mencoba menghubunggi telepon rumah, Jericho?” tanya Mr. David sembari mendudukan dirinya di kursi restoran tersebut.


“belum pa.” jawabnya kembali.


“ ya sudah, kita sarapan saja dulu. tak enak sama Mr brayens yang sudah menunggu lama.” ucap Mr. sedikit sungkan.


“ hehehe... tidak apa-apa Mister David, It's oke.” jawab Mr Brayns dengan senyum tipis.


Dua puluh menit sarapan dan perbincangan telah selesai. setelah dirasa urusannya dengan mister David untuk hari ini selesai, maka Mr Brayns dan satu rekannya pun pamit untuk meninggalkan restoran tersebut.


Mr. David dan menantu kesayangannya belum beranjak dari restoran itu. mereka masih coba menghubungi Crastira dan juga penghuni istananya.

__ADS_1


Beberapa saat panggilan telepon rumah yang berada di ruang dapur pun terangkat.....


“selamat pagi, rumah kediaman tuan besar Davidshon disini. maaf dengan siapa ini?” sapa ramah pelayan di rumah Mr. David itu.


“ iya pagi Bi...Nona Crastira belum bangun untuk sarapan ya? ini saya Jericho.” tanya suami dari Crastira tidak sabaran.


“ooo tuan muda Jericho. iya tuan, pengasuhnya nona Crastira sedang membangunkan.......


Belum selesai pelayan rumah Mr. David itu berbicara kepada Jerichoa, tiba-tiba terdengan suara pengasuh Crastira teriak histeris menuju ruang dapur, sehingga membuat pelayan itu terkejut!


“Noo.... nooona Crastira bi...... dia tidak ada di kamar nya! saya sudah mencarinya kemana-mana tetapi saya tidak menemukan nya. Nona Crastira hilang bi.....


Jerico yang mendengar laporan dari pengasuh Crastira dari balik ponsel terhenyak.


“halo bi .... tolong telepon nya kasihkan sama pengasuh Nona Crastira!” pinta Jericho panik.


“ baik tuan muda.”


“ Halo Sena... ini saya Jericho, ada apa? Kenapa kamu bilang tadi non Crastira hilang, maksudnya hilang bagaimana?” tanya Jericho mengintrogasi.


kemudian pelayan itu pun menjelaskan kepada Jericho, apa yang terjadi dan yang sepenuhnya dia belum pahami. Yang intinya Nona yang diasuhnya sedari kecil itu tidak berada di dalam kamar maupun di luar ruangan nya.


*****


Ruli Bengkong indah........


Minggu yang cerah semua penghuni rumah Ayah sam sedang menyibukkan diri untuk mempersiapkan pesta ulang tahun Risty yang ke-19. Setelah sarapan mereka mengerjakan tugas masing-masing sesuai perintah dari Ayah sam.


“ tengok Mas Daniel Inok bisa!” seru Naylla yang sedari tadi susah payah memumpa balon dan Akhirnya dia berhasil.


“bawa sini nok, biar aku ikat ujung nya.” pinta fajar yang sudah selesai membantu Ayah sam beberes.


wah inok hebat!” puji Laely yang sedang membantu tegar merapikan kardus bungkus minuman gelasan.


Sementara itu tesya yang di bantu oleh risty sedang membuat makanan ringan pelengkap masakan yang sudah di buat sebelum nya, Yang terletak di sebuah meja sudut ruang dapur yang berbentuk persegi panjang itu, dan sudah tersusun rapi.


“Akhirnya hampir selesai juga ya sya.” ucap lega Risty kepada Tesya.


“ Ya iyalah Ris, orang kita ngerjainnya dari habis sholat subuh gitu Hehehe, jeda sarapan bentar sih tadi.” jawab Tesya sembari terkekeh.

__ADS_1


iya ya Sya, nggak terasa. pantesan ini kaki udah terasa keram banget hehehe. emang sekarang jam berapa sih?” ujar Risty sembari melihat arloji yang ada di pergelangan tangan kirinya, yang menunjukan pukul 10.30.


“ bener saja kita udah merasa lelah ya Sya, udah jam setengah sebelas gini.” Gerutu Risty.


“ Ya udah Kita istirahat aja dulu bentar di ruang santai, yang ini kita kerjakan nanti aja sehabis makan siang, kan tinggal ditumis aja, biar masih anget nanti.” balas Tesya Kemudian keluar dari ruang dapur dan hendak menuju ruang santai, tetapi Risty menghetikan langkahnya.


“ kita tengok dulu ke ruang tamu yuk Sya keseruan mereka mendekor.” pinta Risty yang kemudian berjalan duluan menuju ruang tamu.


sesampainya mereka di ruang tamu....


“ Wah bagus banget... kalian memang hebat! kan Acaranya cuman buat kita-kita aja, kok semewah ini sih hehehehe. terima kasih ya semua udah bikin Risty bahagia hari ini.” ujar Risty terharu yang kedua matanya berkaca-kaca.


Selain Risty, Kebahagiaan juga dirasakan oleh keenam anak-anak tangguh itu, yang mungkin tidak pernah menyaksikan peristiwa pesta ulang tahun Bahkan mereka juga tidak pernah tahu kapan mereka dilahirkan.


*****


Menuju Batam.......


Ternyata Crastira masih mengingat ketiga orang yang berada dihadapannya itu. yang ketiganya berpakaian serba hitam serta memakai penutup wajah. tiga-tiganya mengingatkan Crastira pada peristiwa dini hari di jalan pemberhentian angkutan umum batam center, ketika dirinya selesai melaksanakan pesta pernikahan di hotel mewah yang berada di kota Batam Satu bulan yang lalu.


Sadar sandraan nya mengenalinya, Mario bergegas membekap kembali mulut dan hidung Crastira, dengan sapu tangan yang sudah di semprot dengan obat bius cair. tidak menunggu waktu yang lama, kedua mata Crastira tertutup kembali dan tubuhnya lemas tak berdaya.


Singkat Cerita.....Tiga Jam Kemudian!


Setelah melewati perjuangan yang di luar nalar dan logika, akhirnya mereka bertiga yang membawa tubuh tak berdaya Crastira itu, sampai di kota batam tempat di mana mereka di pertemukan dua tahun yang lalu tepatnya di Jembatan Barelang ini.


“Rio dan elo galeh, kalian berdua pulang aja dulu! Gue nggak mau elo telat di acara ultah adik gue. istri pembunuh ini biar gue yang urus, entar gue nyusul.” titah Gadis Tomboy yang tidak bisa di bantah.


Dengan berat hati dan tidak tega meninggalkan gadis tomboy sendirian mengurus Crastira, Mario dan Galeh akhirnya berlalu meninggalkan nya juga. kemudian mereka berdua berjalan mensyukuri jalanan sepi itu untuk mencari tumpangan menuju Ruli Bengkong Indah.


Setelah kepergian Mario serta Galeh, Gadis Tomboy mengandeng tangan Crastira yang masih di bawah alam sadar, karena efek dari pil laknat yang sudah di oplos, menuju kos-kosan Galeh yang terletak tidak jauh dari jembatan tersebut.


Tiga menit kemudian....


Setelah membuka pintu kos-kosan tempat Galeh, Gadis Tomboy bergegas membawa Crastira masuk kedalam dan mendudukan nya di sebuah bangku panjang.


“kalau aja loe tuh seorang laki-laki, udah gue habisin loe waktu itu di tempat elo ama suami elo ngehabisin nyawa temen gue dengan cara tabrak lari bangsat!.” bisik lirih gadis tomboy di telinga Crastira yang membuat hati Crastira tersayat mendengarnya.


Jauh di lubuk hati Gadis Tomboy yang paling dalam sejujurnya dirinya tidak tega melihat putri dari bos mafia itu lemah tidak berdaya. Tetapi alih-alih dendam yang membara lah yang membuat dirinya terpaksa harus menyandra nya.

__ADS_1


BERSAMBUNG ☆☆☆


__ADS_2