MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 31


__ADS_3

Naylla............... Malaikat Kecil Pelipur Lara Hati Andreytom !


Sesampainya mario dan tesya di depan kamar gadis tomboy.......


“buruan kita buka pintu nya bang!” titah risty yang sudah panik dengan keadaan kakak nya di dalam.


Kraaaaaaak !


“nggak di kunci, gelap banget sih.” lirih mario.


Pelan-Pelan pintu terbuka, suasana dalam kamar sangat gelap karena tidak ada penerangan lampu.


mario yang sudah hafal akan kamar gadis tomboy itu segera mencari saklar lampu tersebut.


Setelah lampu di nyalakan kamar pun menjadi terang.


Keadaan di dalam kamar sangat berantakan. banyak benda-benda milik gadis tomboy itu berserak di lantai.


Di pojok depan lemari pakaian, gadis tomboy tergeletak di lantai dengan posisi memeluk sebuah


Gitar tak sadarkan diri.


“kak andrey....!” teriak mario juga tesya bersamaan yang kemudian lari menuju tempat gadis tomboy itu pingsan.


“ya ampun kak....! pekik risty yang kemudian ikut menghambur menuju tubuh gadis tomboy yang tergeletak tak sadarkan diri untuk yang kesekian kalinya itu.


“bang... buruan angkat kak andrey keranjang.” titah tesya kepada mario.


Risty mengambil Gitar yang berada dalam pelukan tak berdaya gadis tomboy itu, kemudian lagi-lagi mario lah yang membopong tubuh gadis tomboy itu ke atas ranjang. karena cuma dia Laki-Laki dewasa selain ayah sam yang mampu melakukan nya.


“kalau perut kak andrey nggak terisi makanan, dia akan terus kayak gini keadaan nya karena nggak memiliki tenaga.” ucap tesya yang berdiri di pinggiran ranjang sembari menatap wajah hilang harapan gadis tomboy dengan sedih.


“lalu... apa yang bisa kita perbuat sekarang?” tanya risty yang duduk di ranjang sebelah kakak nya yang terbaring itu.


“sebenernya, bukan kak andrey doank sih yang shock dengan kepergian panjol yang begitu cepat dan tragis itu. tapi yang gue bener-bener nggak faham kenapa kak andrey sehancur dan sedepresi ini? atau mungkin sebenarnya kak andrey juga punya perasaan yang sama seperti panjol ?” ujar mario sembari menatap kosong jendela yang ada di kamar itu.


“kak andrey suka sama bang panjol? sepertinya musta!” ujar tesya yang tak mengiyakan ucapan mario.


“sudah - sudah... sebaik nya kita keluar aja. biarkan dia istirahat.” tambah risty sembari turun dari ranjang tempat gadis tomboy terbaring dan berjalan keluar kamar.


“tapi.... kak andrey kan belum siuman, apa nggak sebaik nya malam ini kita berdua berjaga di sini risty?” tanya tesya yang membuat langkah risty terhenti.


“tesya bener...sebaik nya kalian berdua temani kak andrey malam ini sampai dia sadar. dan gue akan kembali ke ruang tamu.” ujar mario sembari keluar dari kamar itu .


*Malam semakin larut , setelah mengelar tilam dan memadamkan lampu terang dan mengganti dengan lampu redup akhirnya mereka berdua tertidur pulas di kamar gadis tomboy.


Dingin malam telah tergeser, Dingin nya pagi menyambut dengan cerah*.....


“ kak andrey udah sadar? risty, risty... bangun.


kak andrey udah sadar.” ujar tesya yang sudah bangun duluan dan ke-dua matanya langsung tertuju pada ranjang tempat terbaring nya andreytom gadis pujaan panjol sampai akhir hayat.


Risty berusaha membuka matanya.


“Tesya, Risty... kenapa...kalian aa...ada disini? ma..ma na Gitar gue?” gadis tomboy itu terbangun dan mencoba bicara merangkai kalimat perkata meski terbata-bata .

__ADS_1


“ada kok kak, itu aku simpan di lemari bawah. semalam kakak nggak sadarkan diri lagi.” jawab risty yang mencoba bangun dari tempat tidur nya untuk mengambil sebuah Gitar yang di maksud kakak nya itu.


kemuian memberikan kepada kakaknya yang mencoba mendudukan diri dan menyandarkan kepala nya tegak.


“gue nggak pa-pa... kalian... ti tingalin gue se sendiri.”pinta Gadis tomboy itu dengan suara makin melemah.


Tesya dan risty saling pandang mendengar perkataan gadis tomboy itu.


Tapi mereka tidak bisa menolah atau membantah apa yang menjadi titahnya.


“ya udah kalau gitu aku buatin kakak sarapan biar kakak ada sedikit tenaga.” ucap risty yang kemudian keluar dari kamar dan di susul oleh tesya yang selesai mengemas tilamnya.


*****


Kebahagiaan yang hakiki di kamar ayah.


“jar bangun... itu ayah sedang apa kok kayak gitu?” tanya naylla sembari menguncang-nguncangkan tubuh fajar yang masih lelap tidur di sebelah kanan nya.


“eegh...apa sih nok, masih ngantuk nih.” jawab fajar mencoba membuka kedua matanya.


“ely, mas daniel... coba tenggok ayah sedang apa itu.” naylla berpindah membangunkan laely juga daniel.


anak-anak... kalian sudah pada bangun?” tanya ayah sam yang sudah selesai sholat subuh sembari senyum.


“ayah sedang apa?” tanya naylla, kemudian ia pun beranjak dari ranjang tempat tidur, dan berjalan mendekati ayah sam yang masih berada di atas sajadah samping ranjang sudut kamar.


“ayah tadi sedang apa? ” tanya ulang naylla yang sudah duduk di samping ayah sam.


“ayah sedang sholat nok... ayah ber doa kepada Allah supaya kak andrey di beri kesembuhan, ketabahan juga keihklasan dan semoga kita semua mendapatkan perlindungan nya.” tutur ayah sam sembari membelai lembut rambut naylla.


“Berdo'a itu apa ayah? Allah itu siapa?” tanya naylla polos dan lugu.


Dan ...Allah itu, yang menciptakan kita semua , alam semesta serta yang memberi penghidupan juga maut atau kematian.” tutur ayah panjang lebar dan mungkin sulit untuk naylla faham.


Satu persatu dari mereka duduk di samping ayah sam.


Daniel duduk di samping kanan ayah dengan muka kucel dan mata sedikit terbuka.


Tegar duduk di samping daniel dengan kedua tangan nya di atas kepala dan tangan yang satu mengaruk-ngaruk kepala nya.


Fajar duduk di samping naylla dengan kedua tangan nya mengucek - ngucek kedua matanya.


Radit duduk di samping fajar dengan rambut kriwil yang berantakan sembari membenarkan kancing baju nya.


Laely karena badan nya yang sedikit gemuk dia memilih duduk di dekat ranjang belakang naylla.


“kami mau kak andrey sembuh dan sehat seperti sedia kala ayah.


ayah.. mau tidak ajari kami sholat seperti ayah biar kak andrey cepat sembuh nya?” ujar daniel yang sudah sempurna membuka kedua matanya.


“iya nak daniel, ayah pasti ajari kalian gimana caranya sholat dan berdo'a yang benar. juga cara wudhu nya sekalian.” ucap ayah sam dengan penuh senyuman.


Tidak bisa di pungkiri kalau sejujur nya mereka tidak faham dengan penjelasan ayah sam, itu terlihat jelas dari raut wajah mereka.


Dan itu sangat wajar, karena semasa hidupnya uwak hanya mengajarkan mereka bagaimana caranya tetap bertahan hidup di kota batam yang keras dan sedikit kejam.

__ADS_1


“nak daniel tolong buka jendela nya ya, Sepertinya matahari mulai terbit.” titah ayah sam.


“baik ayah.” jawab daniel yang sudah berjalan menuju jendela kamar ujung ranjang sebelah kanan.


Akhirnya satu persatu dari mereka keluar dari tempat ayah sam untuk Membersihkan diri , sarapan dan mungkin ber aktifitas .


*****


Bubur ayam untuk andreytom dari suapan naylla


“Selamat pagi kak tesya, heeemm... bau apa nih harum banget?” sapa naylla ketika ia masuk kedapur, setelah mandi dan ganti Dress warna pink bunga-bunga pemberian dari ayah sam dengan rambut yang di ikat kanan kiri oleh laely.


“ hehehe pagi juga inok...ini kakak lagi masak bubur ayam buat kak andrey.


waaah cantik banget sih, jadi gemes deh.” jawab tesya yang sudah selesai membuat bubur ayam untuk gadis tomboy.


“kak tesya, boleh nggak inok bawakan bubur nya buat kakak andrey?” tanya naylla.


“boleh-boleh aja... tapi ini panas banget nok.


eee gimana kalau kak tesya yang bawa, inok ikut kakak ke kamar nya kak andrey.” ujar tesya yang sudah siap membawa sarapan gadis tomboy ke ruang kamar nya.


Sesampainya di depan kamar gadis tomboy...


“nah tolong sinok bantu kak tesya buka pintu donk.” titah tesya.


Kraaaaaaak !


“selamat pagi kakak...” sapa naylla sesampainya di samping ranjang gadis tomboy.


“I i iya.. pa pagi juga i nok...”jawab Gadis tomboy terbata-bata tiada daya dengan posisi setengah ber baring di tempat tidurnya pandangan nya menerawang jauh ke luar jendela.


“maaf ya kak kalau inok sudah menganggu kakak, ini kak tesya udah buatin kakak bubur ayam.” ujar naylla.


“te terima ka kasih tesya, si nok..... ta taruh sa ja di meja.” jawab gadis tomboy semakin melemah.


“jangan di taruh kak, nanti kalau dingin nggak enak. sini kak tesya yang pegangin sinok yang suapin. kata uwak, kalau kita sakit nggak boleh malas makan dan minum obat supaya cepat sembuh dan bisa mencari uang lagi.” ucapan polos naylla membuat gadis tomboy terhenyak dan tesya terharu.


Gadis tomboy memandang wajah naylla penuh bangga. anak seusia naylla sudah berfikir layak nya orang dewasa dan selalu mengigat dengan cerdas.


“teri ma kasih i inok... iya ka ka kakak mau di suapin.” ucap gadis tomboy dengan senyum penuh haru bangga.


Dengan di bantu tesya, naylla mulai memberi suapan kepada gadis tomboy itu.


satu suap... naylla menari berputar-putar di depan gadis tomboy dan tesya.


dua suap... naylla menyanyi lagu yang mungkin cuma naylla yang faham hehehe... meski tidak faham mereka sangat bahagia terutama tesya. berkat naylla ia bisa melihat senyum seorang andretom yang sejati nya memang gadis ceria. dan sedikit mengobati keterpurukan nya.


Akhirnya bubur ayam pun termakan habis oleh gadis tomboy berkat suapan malaikat kecil naylla


pak paak paak !


Suara tepukan tangan dari sebrang pintu mengejutkan mereka bertiga. pandangan mereka pun tertuju sama sosok yang tak asing lagi yaitu ayah sam.


“sinok naylla pintar sekali ya , menyuapi kak andrey sampai habis.” ucap ayah sam dengan senyum khas nya.

__ADS_1


Risty, mario serta kelima anak-anak Tangguh yang berdiri di depan pintu ikut bahagia dengan kembali nya senyum seorang andreytom !!!


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆


__ADS_2