MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 65


__ADS_3

...KEMURKAAN Mr. DAVID !...


...Part Dua...


Amarah Mr David tidak sampai di situ saja, ia memberi perintah kepada kedua pengawalnya itu untuk memberi pelajaran kepada penjaga yang lalai dalam bertugas. kemudian Mr. David pun masuk kedalam Rumah yang bak istana itu dengan angkara murka yang membara.


jam dinding ruang utama Mr. David menunjukkan pukul 11.30 malam. seisi rumah yang sudah beristirahat itu dibuatnya terbangun dengan lengkingan suara Mr. David lewat pengeras suara.


“ kalian saya gaji bekerja untuk melayani menjaga putri saya!! sekarang putri saya hilang kalian enak enak tidur dengan nyenyak??! saya akan beri kalian hukuman, mulai malam ini kalian berdiri di halaman depan sana sampai putri saya kembali,!” ucap tegas Mr. David yang membuat para penghuni rumah bak istana itu gemetar ketakutan. lalu satu persatu dari mereka berjalan menuju halaman depan sesuai perintah Mr. David.


Sesampainya di ruang kamar nya, Mr. David mencoba menghubunggi nomer gadis tomboy tetapi Keterangan dari operator bahwa nomer gadis tomboy tidak dapat di hubungi.


Kemurkaan Mr. David semakin meledak. seketika barang yang tersusun rapi di atas meja samping ranjang tempat tidur nya itu menjadi sasaran tangan nya yang kekar itu.


“pesan SMS tidak di balas, di telepon malah tidak bisa di hubungi. kemana kamu Andreytom?” gumam Mr. David seraya menduduk kan tubuhnya di atas sofo besar di ruang kamar nya itu.


sejenak mata Mr. David tertuju ke sebuah box bekas tempat ponsel, yang pernah ia berikan kepada gadis tomboy beberapa minggu yang lalu terletak di meja depan sofa itu.


“loh ini kan charger ponsel itu! jangan-jangan habis pula batrey ponselnya Andreytom.” gumam lagi Mr. yang belum menaruh curiga terhadap penculikan putri kesayangan nya itu.


****


Perasaan Crastira terhadap Andreytom........

__ADS_1


Tepat tenggah malam, Gadis Tomboy dan Crastira sampai di sebuah Hotel penginapan bengkong indah. Setelah cek in dan menerima kunci dari resepsionis penginapan tersebut, gadis tomboy dan Crastira berjalan menuju kamar yang sudah di sebutkan nama dan nomernya itu. Setelah membuka pintu kamar penginapan tersebut, mereka pun segera masuk kedalam. ruang kamar tersebut sedikit luas. di dalamnya terdapat dua buah ranjang tempat tidur ukuran single dan sebuah kamar mandi.


Setelah menaruh tas punggungnya di atas ranjang, dan mengambil pakaian ganti yang tadi di belinya di pasar malam dekat penginapan tersebut, gadis tomboy berniat membersihkan diri. tetapi Tiba-tiba Crastira menghadang nya dari depan.


“tunggu! sebenarnya apa mau kau? dari dalam perjalanan kamu tak ada berkata sepatah katapun ke aku. kau cuekin aku seperti ini! kenapa kau bawa aku ketempat ini dan ken......


belum selesai Crastira berbicara, gadis tomboy menyibak pelan bahu Crastira sambil berkata....


“ kau tunggu di ranjang situ sampai aku selesai mandi. setelah itu kau mandi lalu istirahat!” titah gadis tomboy yang sudah sampai di depan kamar mandi dan hendak masuk. dan lagi-lagi Crastira menghalanginya dengan memeluk gadis tomboy belakang.......


“please.... jangan perlakukan aku seperti ini. aku tidak biasa di bentak apalagi di kasar.” ucap Crastira sambil mengeratkan pelukannya.


dengan perasaan kesal gadis tomboy melepas pelukan Crastira dengan kasar lalu membalikan tubuhnya sehingga wajah mereka berhadapan kembali.


kecupan lembut bibir Crastira menghentikan ucapan gadis tomboy. lalu Crastira mengalungkan kedua tangannya ke leher gadis tomboy. seperti orang yang kecanduan, dan tanpa rasa takut Crastira ******* bibir gadis tomboy dengan lembut dan penuh nafsu. Lagi Dan lagi gadis tomboy dibuatnya tak berdaya, meski tak membalas ******* Crastira tetapi ia begitu menikmati sentuhan lembut bibir gadis yang telah bersuami itu dengan hangatnya.


“aku mau mandi dulu! badan aku terasa lengket semua. kau tunggu di ranjang dulu sana sambil nonton tv, baru giliran kau yang mandi, lalu istrirahatlah malam udah semakin larut!” Titah gadis tomboy dengan suara rendah setelah mendorong kecil tubuh Crastira ke belakang.


Kemudian gadis tomboy pun segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Crastira yang tidak sempat jatuh itu tersenyum bahagia karena gadis tomboy tidak lagi membentaknya, dan nada suaranya jauh lebih lembut. lalu ia berjalan ke arah ranjang dan mendengarkan saran gadis tomboy, untuk menunggunya selesai mandi sambil menonton televisi.


sepuluh menit kemudian gadis tomboy pun sudah selesai membersihkan dirinya. lalu ia pun keluar dari kamar mandi dan menuju ranjang tempat tidur nya. gadis tomboy tersenyum tipis melihat Crastira tertidur dengan posisi setengah duduk menghadap kearah televisi yang masih menyala itu. gadis tomboy mendekati ranjang Crastira, kemudian ia duduk disamping nya.


“wajah elo nggak ada mirip-mirip nya sama bos mafia itu! kok bisa sih orang selicik itu menjadi orang tua elo? gumam gadis tomboy di dalam hatinya.

__ADS_1


gadis tomboy terhanyut dalam lamunan nya, sehingga dirinya tidak menyadari kalau Crastira terbangun dan memandanggi wajahnya dengan senyum tersungging di sudut bibirnya. jari-jari Crastira menyentuh jari-jari milik gadis tomboy itu, sontak saja gadis tomboy terperanjat dan reflek berdiri seketika.


“apaan sih? bukan nya aku suruh kau untuk nunggu aku sampai selesai mandi dengan menonton tv? kenapa malah tidur?”Gerutu gadis tomboy sembari berlalu menuju ranjang tempat tidur nya yang bersebelahan dengan ranjang Crastira.


“aku tak biasa mandi tenggah malam gini, boleh tak aku ganti baju saja?” tanya Crastira dengan suara memohon.


“ ya udah suka-suka kau ajalah! Aku mau tidur duluan. Kalau kau nanti lapar makan saja itu ada makanan di dalam tas aku.” ujar gadis tomboy yang sudah merebahkan tubuhnya di atas ranjang Dan siap untuk memejamkan kedua matanya.


hanya memakan waktu tiga menit saja Crastira sudah selesai mengganti bajunya dan membersihkan muka serta menggosok gigi. Crastira pun keluar dari kamar mandi. Ia berjalan mendekati ranjang tempat gadis tomboy beristirahat. diliriknya jam dinding yang berada di atas ranjang tersebut yang sudah menunjukan pukul dua dini hari.


tiba-tiba Ingatan Crastira tertuju pada peristiwa dini hari, saat suaminya menabrak tubuh Panjol yang hendak menyeberang sampai melayang dan kemudian terbantai ke aspal jalan di area pemberhentian angkutan umum Batam Center. tubuh Crastira mendadak menggigil ketakutan kakinya lemas tak berdaya. Crastira pun merebahkan tubuh nya di sebelah gadis tomboy yang sudah tertidur dengan nyenyak itu.


perlahan-lahan Crastira memeluk tubuh gadis tomboy untuk menghilangkan ketakutan nya. gadis tomboy yang sudah sangat kelelahan sama sekali tidak bergeming dan tidak merasakan jika sedang dipeluk oleh Crastira dengan erat.


Keesokan paginya, gadis tomboy berniat untuk bangun, Tetapi dia merasakan ada sesuatu yang berat di pinggangnya. dengan tangan kanannya gadis tomboy meraba pinggang nya tersebut, dia mendapatkan sebuah tangan memeluknya erat. betapa terperanjatnya gadis tomboy ketika melihat tangan itu ternyata milik Crastira.


“Ngapain kau di sini? Kau kan punya ranjang tempat tidur sendiri, kenapa tidur di tempat ranjang aku?” tanya gadis tomboy kesal.


Tetapi Crastira tidak merespon pertanyaan dari gadis tomboy karena Ia terlalu lelap dalam tidurnya.


Gadis tomboy beranjak dari ranjang tempat tidur nya itu, ia biarkan Crastira yang masih tidur nyenyak, lalu ia pun melangkah menuju kamar mandi.


Pagi ini gadis tomboy berniat pulang kerumah ayah sam untuk memberikan kado ulang tahun untuk Risty adik perempuan nya yang belum sempat sempat dibelinya.

__ADS_1


BERSAMBUNG ☆☆☆


__ADS_2