MENITIH SENJA DI UFUK BATAM

MENITIH SENJA DI UFUK BATAM
MENITIH SENJA DI UFUK BATAM SET : 22


__ADS_3

Kebakaran di kontrak an !


“tidaaaaaaak!” pekik radit dengan tangisan histeris.


“kenapa kontrak an kita bisa kebakaran niel?” tanya fajar dalam tangisan nya.


“pak RT, kenapa kontrak an kami bisa kebakaran ?” tanya daniel dalam isak nya.


“bapak kurang tau pasti kenapa kontrak an kalian bisa kebakar. tapi menurut salah satu warga yang sempat melihat ada kobaran disini, api itu dari arah dapur kalian sekitar jam lima sore.” terang bapak RT pemukiman itu.


“dari arah dapur? jam lima sore?aneh.” lirih daniel.


“sebaik nya kalian ikut kerumah bapak saja dulu nanti kita......” belum selesai pak RT pemukiman memberi penjelasan Tiba-Tiba...


“tegar.....!”


Tanpa diduga tegar yang sedari tadi diam tapi ikut merasakan kesedihan yang lainnya, Tiba-Tiba berlari kearah kontrak an yang terbakar ludes dan hanya menyisakan tumpukan atap seng yang basah dengan guyuran air warga pemukiman yang berusaha memadamkan si jago merah yang telah melalap habis kontrak an tempat daniel dan yang lain tinggal.


Dengan sigap tegar mulai membongkar gundukan seng yang telah basah dan berserak itu satu persatu .


“tegaaaaar!”seru daniel yang kemudian berlari kearah tegar.


“anak-anak.... kalian mau apa? awas hati-hati! seru pak RT.


Tapi mereka mengindahkan seruan pak RT pemukiman itu.


“eh mereka mau ngapain, kita samperin kesono yuk.” ajak panjol.


Mereka Berempat pun berhambur menuju kearah daniel dan tegar, mengikuti ajakan panjol.


“bang... tolong bantuin singkirkan atap-atap seng ini !” seru daniel.


“okey..okey baik. Rio, loe dari arah sana, gue tarik dari sini, fajar radit kalian dari arah tempat daniel.” perintah panjol.


Akhirnya Atap - atap seng itu sudah tersingkirkan semuanya, dan ternyata.....


“masih ada niel!” seru tegar.


“alhamdulillah!” seru daniel balik.


“haah kaleng roti?” gumam panjol binggung melihat daniel tegar Membersihkan kaleng biskuit yang berukuruan besar itu dari puing-puing reruntuhan.


“meskipun sudah hangus, mudah-mudahan isinya tak terbakar ya niel.” ujar tegar.

__ADS_1


“emang isinya apa sih itu?” tanya panjol penasaran.


“bantuin angkat kesana dulu yuk bang.” pinta daniel kepada mario juga panjol.


“wiiih ternyata berat juga nih kaleng, gue kirain isi nya kerak nasi goreng hehehe.” ujar panjol.


“hiiis... elo ya njol, bisa-bisanya ngelawak. mereka lagi kena musibah, gembel....!”. sergah mario sambil menyambar topi panjol yang kemudian di posisikan terbalik.


Ternyata kaleng berisikan banyak uang peninggalan uwak itu masih bisa terselamatkan !


“hisyalah... ternyata isinya harta karun, banyak amat nih duit? untung nggak ada yang nyomot, mungkin mikirnya cuman kaleng hangus kali ya.” celoteh panjol sendiri setelah kaleng berhasil di buka.


“kalian terlalu ceroboh !”


Seru seseorang dari arah belakang.


“ibu darsih?” guman daniel melihat dari ke jauhan swara itu lalu mendekat .


“bulan lalu dan bulan ini aja belum di bayar, malah kontrak an nya kalian bakar.” ucap sinis seorang wanita separuh baya yang ternyata pemilik dari kontran yang selama ini mereka huni


”apa maksud ibu menuduh mereka membakar kontrak an milik ibu? jelas-jelas ini musibah.” ucap pak RT.


“apa ? pak RT bilang ini musibah? jelas-jelas penyebab kebakaran itu dari arah dapur. pasti sebelum mereka pergi ke jembatan lupa mematikan kompor!” ucap pemilik kontrak an itu masih dengan nada ketus.


“maaf buk, kami sangat sedih dengan musibah ini.dan kami nggak tau mau tinggal dimana setelah ini. tapi saya akan bayar tunggakan yang dua bulan.” ujar daniel sambil menggulurkan beberapa lembar uang kertas dari dalam kaleng yang berjumlah dua ratus ribu.


“malam semakin larut, ini sudah jam sepuluh sebaiknya kalian ikut bapak kerumah untuk sementara waktu, kalian tadi juga di tunggu-tunggu sama bude janah.” ujar pak RT.


“nggak usah pak terima kasih.” jawab daniel.


“sebaiknya kita kerumah kakak tom-tom aja. ” sergah panjol.


“kakak tom-tom siapa bang panjol?” tanta fajar heran.


“hehehe kak andrey maksudnya.” jawab penjol sembari tersenyum geli.


“tapi bang...” belum selesai jawaban daniel mario menyergahnya.


“udah nggak usah tapi, tapi.... kita harus buruan ke rumah nya kak andrey, keburu nggak ada akses kendaraan kalau terlalu malam.” ujar mario.


“nah bener tuh yang di bilang bang mario, buruan kita keluar dari pemukiman ini dan mencari angkot menuju rumah tom-tom. ” sergah panjol lagi.


“maaf dan terima kasih ya pak RT kami harus pergi kerumah kak andrey temen saya, karena di sana ada adik-adik perempuan saya.” pamit daneil setelah selesai memasuk kan uang satu kaleng biskuit besar peninggalan uwak kedalam tas punggung yang di bawa tegar.

__ADS_1


lalu daniel minta tolong panjol untuk membawakan tas punggung itu karena tegar merasa berat membawanya.


“ya sudah kalau itu mau kalian, hati-hati ya kalian semua. kalau butuh bapak kalian datang saja kesini.” tutur pak RT.


Dengan Berat hati mereka pun meninggal kan kontrak an atau pemukiman tempat dimana uwak mengasuh mereka selama bertahun - tahun


yang sudah terbakar dan menyisakan puing-puing reruntuhan dan luka yang menyayat !


*****


Di rumah kediaman Gadis tomboy !


“heduuh.. nyampai juga kita akhirnya, ini gara-gara nggak dapet-dapet angkot jadi kemaleman deh.” gerutu gadis tomboy sesampainya di tempat tinggalnya.


“iya bener kak, setiap ada angkot yang lewat pasti pada penuh.” timpa tesya.


“iya bener, tuh tenggok mereka berdua dah pada kecapek an. yuk ely, inok kita langsung masuk aja.”


gadis tomboy pun membuka pintu dan segera menyuruh naylla laely dan tesya masuk.


“heeem... nggak kurang malem pulang nya?


masih loe bawa balik kerumah lagi nih bocah-bocah kak? bener- bener loe ya kak.” sergah risty ketus yang Tiba-Tiba muncul dari


dalam kamar nya,kemudian dia berlalu menuju kamar nya lagi dan menutup pintu secara kasar, membuat laely dan juga naylla terkejut menciut di belakang gadis tomboy itu.


Braaaak !


“ Risty ! bener-bener loe ya....” seru gadis tomboy itu sembari mau melangkah menyusul adik nya yang tak ada sopan santun nya itu.


“udah kak udah, please....” cegah tesya yang dengan spontan menarik lengan gadis tomboy itu.


Dan Tiba-Tiba dari sebuah kamar sebelah kamarnya risty, keluar Laki-Laki paruh baya berperawakan tinggi sedikit kurus dengan rambut cepak yang sudah mulai keluar ubannya berpakain kaos lengan panjang dan memakai sarung


Berjalan keluar mendekati gadis tomboy yang berada di ruang tamu.


Laki-Laki itu tak lain ayah dari gadis tomboy itu.


“ada apa ini, sudah selarut ini masih saja kalian membuat kegaduhan, lah ini anak siapa yang kamu bawa pulang malam-malam begini nak.”


“ee, i... ini yah, mereka adiknya temen aku.” jawab gugup gadis tomboy itu.


“apa mereka tidak di cari orang tua nya kamu bawa pulang nak?” tanya ayah gadis tomboy itu lagi yang kemudian mendudukan diri di kursi ruang tamu.

__ADS_1


“yah, besok aja ya aku jelasin nya. mau bersihin mereka sama mau mandi, udah malem banget ini mereka udah kelelahan. ayah istirahat aja lagi sana.” tutur gadis tomboy itu sembari berlalu dari hadapan ayah nya menuju kamar nya yang kemudian di ikuti oleh naylla laely juga tesya.


BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆


__ADS_2