
...HADIAH DARI AYAH SAM UNTUK JAGOAN TANGGUH !...
kebanggaan Mister David Terhadap Andreytom And The Gank !
akhirnya mereka bertiga sepakat untuk bersatu menjalankan tugas dari Mister David yang imbalannya cukup besar serta bonus yang sangat menjanjikan ! Malam semakin larut Mereka pun segera merebahkan tubuhnya untuk beristirahat di ranjang masing-masing.
pukul 02.45 dini hari, gadis tomboy terjaga dari tidurnya. ia segera beranjak dari ranjang tempat ia beristirahat kemudian menghampiri Mario dan Galih yang masih tertidur pulas..........
“ Mario, Galih.. bangun! sudah waktunya kita menuju Bar Cafe, jangan sampai orang suruhan Mister David datang duluan. Jadi kita harus sampai sana terlebih dahulu!” ucap Gadis tomboy Lirih.
Akhirnya nya Galih juga Mario pun terbangun. setelah membasuh mukanya masing-masing mereka bertiga pun segera keluar dari kamar tersebut dan turun ke lobi bawah yang dilanjut jalan menuju Bar Cafe yang buka 24 jam itu.
15 menit kemudian...
“ ini ada titipan dari si bos. hati-hati kalian untuk menyerahkan kan barang pesanan Tuan Hendrik jangan sampai salah orang atau ketahuan. untuk alamatnya nanti akan di kirim oleh si Bos.Tunggu saja pesan dari si Bos di ponsel kamu!” ujar lelaki muda yang berperawakan tinggi sedikit kurus dengan berpakaian serba hitam sepatu hitam topi hitam serta penutup wajah warna hitam pula.
setelah menyerahkan bungkusan titipan dari Mr. David orang suruhan itu segera pergi dari hadapan gadis tombol Mario juga Galih tanpa berpamitan terlebih dahulu. dengan hati-hati gadis tomboy segera memasukkan barang tersebut ke dalam tas punggungnya lalu segera meninggalkan Bar Cafe.
sesampainya mereka di dalam kamar hotel.....
“ Kak sebenarnya gue nggak yakin dengan apa yang kita kerjakan saat ini. sampai kapan kita akan sudah perbuatan ini kak? Kenapa kita jadi kaya' gini?” tutur Mario pelan dengan raut wajah sendu.
“ ini semua gara-gara elo! elo sendirilah penyebab nya bodoh!” umpat gadis tomboy dalam hatinya.
“ Woi Kak... malah bengong!” tegur Maria dengan kecilkan bahu gadis tomboy.
belum sempat gadis tomboy menjawab pertanyaan Mario, tiba-tiba ponselnya berbunyi. dengan segera gadis tomboy meraih ponselnya kemudian melihat Siapa yang mengirim pesan dan ternyata pesan dari Master David.
^^^Mr. Davidshon^^^
^^^segera pergi ke alamat yang saya kirim ini sekitar pukul 5 pagi, kamu naik taksi saja! ongkosnya saya taruh di dalam bungkusan ini. bungkusan ini berlapis dua. kamu buka lapisan pertama dan jangan sampai merobek lapisan yang kedua. ingat sampai gagal! kalau sampai gagal kamu harus membayar nya dengan nyawa kamu!^^^
seketika gadis tomboy melempar ponsel itu di atas ranjangnya membuat Mario dan Galeh ternganga . sesaat kemudian gadis tomboy segera menguasai dirinya kembali dan meraih ponsel tersebut Lalu memasukkan nya ke dalam tas punggung sembari meraih bungkusan yang dimaksud oleh Master David. gadis tomboy segera membuka bungkusan lapisan pertama dan betapa terperanjat nya kedua mata gadis tomboy melihat satu gepok uang 50-an itu.
“ Rio... Galeh, Coba kalian tengok ini uang sebanyak ini buat kita untuk tugas yang berbahaya pula. nanti pukul lima pagi kita harus segera meluncur ke alamat yang sudah dituliskan oleh si Bos.
“ karena sudah terperosok, maka sanggup nggak sanggup kita harus menjalankan tugas itu dengan penuh hati-hati, kalau kita tidak mau mati sia-sia atau kena tembak timah panas polisi!” ujar Mario.
“ satu jam lagi kita meluncur ke alamat yang udah dikirim oleh si Bos!” ucap gadis tomboy.
__ADS_1
kerucuk krucuk krucuk.....
“ hahaha hobi banget sih Kak cacing perut elo demo?” ucap Mario sambari tertawa.
“ gimana kalau sambil menunggu satu jam kita cari sarapan dulu, kali aja ada menu sarapan di pagi buta gini!” ajak gadis tomboy yang segera memakai tas punggung kembali dan siap untuk turun ke bawah.
Sesampainya di lobby hotel mereka bertiga berjalan ke arah kiri jalan, untuk menuju ke salah satu gerobak yang stand by di pinggir trotoar. ternyata gerobak tersebut menjajakan menu sarapan pagi yaitu bubur ayam. setelah memesan dan menunggu beberapa saat mereka segera menyantap sarapan tersebut dengan lahap nya. Setelah selesai sarapan dan membayar nya mereka segera menuju pangkalan taxi kemudian meluncur ke alamat yang dikirim Master David melalui ponsel.
setengah jam kemudian sampailah mereka ke alamat yang dimaksud Master David. Dan ternyata alamat tersebut menuju ke sebuah bangunan tua, yang sepertinya sudah lama terbengkalai dan tidak berpenghuni. Setelah membayar Taxi yang sesuai dengan argo, Mereka kemudian turun dengan wajah heran dan bingung.
“ ini kan bangunan tua kosong lagi, kasih ke siapa barang itu Kak di sini?” tanya Mario terheran-heran.
“ gue juga nggak tahu nih Rio, nggak mungkin kan sopir taxi itu menyasar kan kita? tadi gue udah sebut alamatnya sesuai yang dikirim si Bos kok.” jawab gadis tomboy itu.
“ udah udah... kita jangan ribut sini. nanti kalau ada yang lihat kita bahaya! sebaiknya kita segera menuju ke dalam gedung tua itu,siapa tahu sudah ada orang yang menunggu kita di sana.” saran Galeh yang sudah berlari duluan menuju ke dalam gedung tersebut yang kemudian disusul oleh Mario juga gadis tomboy.
ternyata benar saja Apa yang di bilang oleh Galeh waktu di luar gedung tadi. dan memang di dalam gedung itu sudah ada dua orang yang menunggu kedatangan mereka untuk mengambil barang pesanan Bos mereka dari Master David .
“ serahkan ini ke bos kalian, dan tolong lempar barang pesanan Bos kami ke sini !” seru lelaki salah satu dari mereka berdua.
dengan Sigap Mario menerima t**as kecil dari lelaki itu. Dan dengan cepat pula gadis tomboy mengambil barang dari tas punggung kemudian segera melempar ke arah laki-laki tersebut.
tanpa balik bertanya dan banyak berkata gadis tomboy Mario juga kali segera meninggalkan gedung tua tersebut. Mereka berlari kecil menuju jalanan depan, Dan ternyata memang benar ada sebuah mobil Toyota hitam sudah menunggu mereka. tanpa disuruh mereka segera masuk ke dalam mobil yang sudah dibukakan pintunya oleh salah satu anak buah Bos David.
setelah dua puluh menit, sampailah mobil Toyota Hitam yang ditumpangi gadis tomboy Mario dan Galeh, disebuah bangunan mewah bak istana berpagar besi besar dan tinggi kokoh menjulang ke atas. setelah pagar raksasa itu terbuka dengan sendirinya mobil Toyota hitam itu memasuki bangunan yang bak istana mewah itu. Mobil Terhenti Di halaman depan yang sangat luas itu. kemudian mereka bertiga dipersilahkan untuk turun dan masuk ke dalam rumah tersebut.
“ masuklah! Bos sudah menunggu kalian di dalam.” ucap anak buah Mr David yang mempersilahkan mereka untuk masuk dengan membukakan pintu ruangan tersebut.
dengan ragu gadis tomboy Mario dan juga Galih masuk ke ruangan itu terlihat di ujung ruangan sebuah meja besar Beberapa kursi yang tersusun sangat rapi. di ujung meja ada satu kursi sangat besar menjulang tinggi, di sana terduduk seseorang yang membelakangi mereka bertiga. kemudian sosok tersebut memutar kursinya sehingga kursi pun menghadap ke arah mereka bertiga kemudian memberikan senyum ramah.
“ Silakan duduk. terima kasih kalian sudah menjalankan tugas dengan rapi semoga kedepannya kalian menjadi pengedar yang hebat.” ucap Master David dengan Tatapan yang tajam dan senyum yang ramah.
Mereka bertiga hanya saling pandang dan membalas senyum ramah Mr. David. Mario dan Galeh segera duduk di kursi mewah yang tersusun rapi memanjang di hadapan Mr. David yang di tenggahnya menjulang meja kayu besar serta panjang berukir emas. Sedangkan Gadis Tomboy yang masih berdiri segera meraih tas punggung nya, kemudian mengambil tas kecil yang berisikan puluhan juta uang itu dan di serahkan kepada Mr David.
*****
Dua Rak Buku Untuk Jagoan Tangguh Kesayangan Ayah Sam...........
Satu minggu sudah Andreytom Putri pertama dari Ayah sam tidak pulang ke Ruli Bengkong Indah. Dan itu membuat kesediaan Ayah sam sangat pilu. tetapi ayah tidak mau kepiluan itu berlarut-larut, apalagi sampai membuatnya jatuh sakit dan merepotkan anak-anaknya sehingga beliau lebih memilih memikirkan satu hal untuk jagoan- jagoan tangguhnya yakni pendidikan. ayah sam membelikan dua rak buku bekas dan baru untuk Daniel Tegal Fajar dan Radit !
__ADS_1
kebahagiaan yang tak terhingga buat keempat jagoan tangguh itu karena ilmu adalah hadiah paling berharga melebihi apapun! Selepas sholat subuh berjama'ah Tadi, mereka memilih tidur kembali karena diluar cuaca mendung dan hampir hujan. Jam dinding kamar baru itu menunjukkan pukul 6 pagi. lalu satu persatu dari mereka mulai membuka kedua matanya. Daniel yang sudah bangun kemudian turun dari ranjangnya dan berjalan menuju rak buku yang ada di samping pintu kamar tersebut lalu disusul oleh Radit.
“ Daniel kamukan sudah bisa membaca nanti kau ajari kami membaca juga ya.” pinta Radit
“ iya Dit kita sama-sama belajar. Aku juga belum begitu pandai lah membaca, makanya selagi ada kesempatan kita belajar membaca ya. lagi pula hari ini kan kata ayah Pulungan tidak datang, jadi kita punya banyak waktu untuk belajar.” ujar Daniel yang sibuk memilih-milih buku yang hendak dibacanya.
“ Aku juga mau niel!” seru Fajar yang baru turun dari anak tangga ranjang.
“ Nah... untuk kalian yang mau belajar membaca, pertama kalian harus hafalin dulu ini nih. kalian hafalin A B C dulu.” ujar Daniel sembari menyodorkan satu buah buku yang di sampul depan bertuliskan mari belajar membaca.
“ Ayah baik banget ya niel.” ujar Fajar yang sibuk membuka-buka isi dalam buku yang disodorkan oleh Daniel.
“iya beruntung banget kak andrey dan kak risty punya ayah kaya' ayah sam.” jawab Daniel.
“kita juga beruntung Daniel.” tambah radit.
“hehehe iya dit... Aku kan belum selesai ngomong.” jawab Daniel sembari terkekeh.
“ Hai Tegar turun sinilah kau.. tak pengen pandai kah kau ini? Kenapa cuma melihat dari atas sana turunlah turun hahaha.” Serka Fajar diimbangi dengan gelak tawa yang diikuti oleh Daniel juga Radit
“ Apalah kau ini fajar! Tunggu sebentar, aku buka mata aku dulu.” jawab Tegar yang masih bermalas-malasan di atas ranjang.
“ Halah alasan saja lah kau ini tegar. emang mata kau berapa lama kali bukanya? hahaha.” jawab Fajar yang terus meledek Tegar.
“ Sudahlah Fajar janganlah kau ledek dia terus nanti dia malah tidak mau belajar.” tutur Radit.
“ Selamat pagi anak-anak... kalian lagi asyik membaca ya? kita sarapan dulu yuk, setelah sarapan ada yang mau ikut Ayah memetik sayur di kebun belakang lagi tidak? dan kalian bisa melanjut membacanya nya lagi setelah makan siang. terus istirahat sebentar baru sorenya baca lagi setelah sholat ashar.” ucap Ayah Sam yang sudah berdiri di depan pintu.
“ Iya Ayah...”
“ Mau dong Ayah”
“ baik ayah...”
“ikut yah!”
akhirnya mereka pun mengikuti Ayah Sam yang sudah jalan duluan ke dapur untuk sarapan.
BERSAMBUNG ☆☆☆
__ADS_1