
Nonton Konser Musisi Idola Di Stadion Tumenggung Abdul Jamal Batam Centre !
Hujan masih setia menguyur kawasan Ruli bengkong indah tempat tinggal gadis tomboy itu hingga sore hari meski tinggal menyisakan rintik-rintiknya.
Jam dinding menunjukan pukul 03.00 sore !
“terakhir kita nonton tivi kapan ya niel di rumah kontrak an? udah lupa aku.” tanya fajar di kala mereka menonton televisi bersama di rumah gadis tomboy.
“udah lama banget sih, dan itu pun tivi radit yang dapet dari pemulungan kan dit?” tanya daniel kepada radit yang sedang asyik menonton televisi sambil ngemil jajan pemberian ayah gadis tomboy.
“mas daniel kapan kita pulang ke kontrak an?” tanya naylla dengan polos nya yang ternyata belum tau kalau kontrak an tempat tinggal mereka di lalap si jago merah .
Mereka Saling pandang ! mereka binggung bagaimana caranya memberi penjelasan kepada naylla tentang rumah kontrak an tempat tinggal mereka yang sudah ludes terbakar.
“oo itu nok, kemarin kontrak an nya di minta sama yang punya. jadi e daniel tegar fajar sama radit malam-malam datang ke mari.” tutur gadis tomboy terpaksa berbohong yang Tiba-Tiba sudah berada di depan pintu tepat nya di belakang mereka.
Seperti nya dia akan pergi ke suatu acara karena tampilanya sangat rapi.
Gadis tomboy itu memakai kaos setengah oblong warna hitam berlambangkan hati bersinar di dada kirinya, sorban batik kecil yang dililitkan di bagaian leher. tidak ketinggalan topi warna putih kesayangan nya yang di pakai dengan arah terbalik serta celana levis panjang dengan ciri khas berlubang di bagaian lututnya.
“di minta siapa kak, kan itu rumah punya uwak. nanti pulang dari surga uwak pasti marah dan nyariin kita kak.” ? ujar naylla dengan polos nya dan wajah sedikit tegang.
Sebenarnya gadis tomboy itu sangat binggung dengan imaginasi naylla yang di usianya tak akan faham meskipun di jelaskan panjang lebar.
“sini inok duduk di pengakuan kakak.” titah gadis tomboy itu yang sudah menduduk kan diri nya di kursi tua sebelah pintu pojokan ruangan.
dengan penuh kasih gadis tomboy itu membelai rambut naylla. dia berusaha membuat naylla faham dengan berkata perkataan yang mudah di terima logika anak seusia naylla.
__ADS_1
“sinok suka nggak tinggal di tempat kakak? jadi.... sinok nggak usah kejembatan lagi untuk kerja. sinok bisa bantuin ayah di tempat pemulungan mini punya ayah. malam nya bisa nonton tivi, terus kalau hari minggu kita ke jembatan buat beli jagung manis.gimana inok mau?”
sepanjang gadis tomboy memberi penjelasan dan pengertian kepada naylla, ternyata di depan pintu ruangan itu tepatnya di belakang mereka sudah berdiri ayah gadis tomboy, mario, panjol, tesya. dan juga risty yang baru muncul dengan tangan di lipat di dada, dan seperti biasa dia selalu pasang wajah jutek !
“iya kak inok mau...! yeeeeee....” seru naylla gembira. kemudian dia pun turun dari pangkuan gadis tomboy itu dan loncat - loncat girang di lantai.
*****
“tom... udah reda tuh hujan nya, Buruan kita ke Batam centre keburu malem nih, entar bejubel penonton nya nyampei sana.” ujar panjol kepada gadis tomboy setelah mereka berada di ruang tamu dan menuju pintu depan.
“iya iya... yaelah njol, nggak sabaran banget sih loe.” jawab gadis tomboy yang sedang memakai sepatu warna putih bermark Jordan itu.
“eh mario, loe jadi pinjem Handpone abang elo kan?” tanya gadis tomboy selesai memakai sepatunya.
“jadi donk kak.” jawab mario
“loh kok tesya belum bersiap - siap sih?” tanya mario heran.
“halah palingan juga konser norak yang band nya berpenampilan amburadul itu, apa istimewanya coba?” sergah risty dari balik pintu.
Mereka mengidahkan perkataan risty karena mereka tau bagaimana sifat nya. kalau semakin di tanggapi hanya akan memperkeruh keadaan dan buang-buang waktu !
“ya udah kami pergi dulu ya tesya, nitip anak-anak!” seru gadis tomboy itu sembari berlalu meninggalkan halaman rumah menuju area pemulungan milik ayah nya, karena waktu dia mau pamit sang ayah sudah pergi.
Tesya yang sedari tadi berdiri dan mengiringi langkah mereka dengan kedua matanya dari kejauhan, hanya membalas dengan senyuman dan lambaian tangan sebagia perwakilan mengiyakan pamitan mereka. tetapi Tiba-Tiba panjol yang sudah berjalan duluan menolehkan kepala ke belakang ke arah tesya dan berkata dengan candaan khasnya....
“tesyaaa...loe nggak mau kasih kiss bye sama abang mario? biar gue jadi saksi, entar kalau gue pergi jauh nggak ada yang nyeksiin keburu di samber Gadis jutek , gigit jari loe hahahaha....” ujar panjol yang kemudian mengejar gadis tomboy dan mario yang sudah jauh di depan.
__ADS_1
Karena sudah terbiasa di ledek sama panjol, tesya pun tak heran dan mengabaikan ucapan panjol. kemudian dai masuk kedalam dan menutup pintu.
Di balik pintu tersenyum geli apa bila teringat akan ucapan panjol. dengan melenggangkan kaki nya tesya pun berjalan meuju ruang santai tempat anak-anak menonton televisi.
*****
Sesampainya di tempat pemulungan milik ayah gadis tomboy.
”ayah kami pamit dulu ya.” ucap gadis tomboy sembari meraih tangan sang ayah yang kemudian mencium punggung tangan nya dan di ikuti oleh mario juga panjol.
“hati-hati kalian ya... ingat, jangan pulang larut malam.” pesan ayah.
“ baik ayah terima kasih, kami pergi dulu ya yah.” pamit panjol sembari memeluk erat Laki-Laki paruh baya yang sudah di anggap seperti ayah nya sendiri .
“hahahaha kamu ini seperti mau pergi jauh saja pakai memeluk ayah, panjol panjol. kamu orak lagi sakit to njol, kok mukane pucat banget.” tanya ayah heran.
“woooy panjol gembel, lama banget sih loe. tadi aja di rumah mburu-mburu orang suruh cepet-cepet, eh serang dia yang lelet. ngapain pake peluk-peluk ayah segala kayak mau pergi tak kan kembali aja. ucap gadis tomboy.
”***pergi tak kan kembali ? kayak judul lagu hahaha” seru mereka ber tiga yang di andingi dengan gelak tawa.
Setelah berjalan beberapa saat keluar dari Ruli tempat tinggal gadis tomboy itu, akhirnya sampailah mereka di jalan besar tempat pemberhentian angkutan umum.
Setelah menunggu kurang lebih sepuluh menit angkutan umum yang menuju batam centre pun menghampiri mereka. tanpa menunggu lama mereka pun segera masuk ke dalam angkutan umum yang hampir penuh penumpang itu.
Setelah kurang lebih satu jam perjalanan sampailah mereka ketempat yang di tuju yaitu Stadion Tumenggung Abdul Jamal.
Setelah turun dari angkutan umum itu mereka berjalan menuju bangunan besar nan megah itu . di depan bangunan tersebut tertulis kan***...
__ADS_1
BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆