
Menghilangnya Andreytom Di Malam Tahun Baru !
Pagi yang cerah tanpa mendung nan indah .
Daniel yang tanpa di sadari sarapan dengan porsi lebih pagi ini meresa tidak nyaman di bagian perut nya.
yeah....di dapur memang sangat banyak makanan pagi ini, itu semuanya sisa buat acara tahlian tujuh hari nya Panjol Dijatmoko.
“makanan pagi ini bener-bener sangat lezat semua dan banyak banget sampai-sampai aku nggak sadar udah makan melewati batas.” ujar daniel berusaha bangkit dari tempat duduk nya.
Hahahahaha !
Gelak tawa di dapur terhenti ketika gadis tomboy sudah berada di pintu dapur dengan senyum khas tersunging di bibir nya.
“kak andrey... kakak mau sarapan apa? ely ambilin buat kakak ya?” dengan ramah laely menawarkan makanan buat gadis tomboy.
*dengan masih tersenyum kelu di bibirnya, gadis tomboy yang sangat tidak terurus penampilan nya mengelengkan kepala. Bagaimana mungkin dirinya memakan makanan yang sudah dibuat acara duka yaitu tahlilan tujuh hari sahabatnya itu.
Setelah mengambil satu gelas air minum gadis tomboy berlalu dari dapur tanpa sepatah kata*.
“padahal beberapa hari ini kita udah bisa bikin kak andrey tersenyum bahkan tertawa juga bicara. tapi semalem kak andrey kenapa ya niel sama pagi ini?” tanya fajar yang sudah selesai mencuci piring bekasnya sarapan.
“entahlah jar aku juga binggung.”jawab daniel yang sudah mulai nyaman perutnya dan berjalan menuju tempat cucian piring.
*****
Sementara itu di teras depan mario , tesya juga galeh sedang berbincang-bincang mengenai gadis tomboy dan panjol.
“nggak terasa... satu minggu sudah panjol pergi dari kita semua ya sya? pergi takan kembali .” ucap mario kepada tesya saat mereka duduk di teras depan setelah selesai menyantap sarapan pagi.
“bener bang, semalem tahlilan malem tujuh hari nya bang panjol di sini, dan itu bener-bener membuat kak andrey yang beberapa hari ini sudah mulai tenang mendadak histeris. apa karena satu kesalahan akan membuat seseorang menyesal sepanjang usia bang?”
ujar tesya sembari menyeka butiran bening yang tanpa terasa menetes dari ujung kelopak matanya.
“gue paham gimana perasaan kak andrey, tak akan terlupakan kejadian malam itu sya...” ucap mario menatap jalanan depan yang membuatnya teringat kecelakaan maut yang sudah merenggut nyawa sahabat nya itu. tabrak lari yang begitu kejam, sadis. nyawa manusia di ukur setara dengan nyawa binatang. begitu tidak berharga dan tanpa pertanggung jawaban.
tanpa terasa jari-jari mario tergenggam erat menjadi sebuah kepalan yang siap melayangkan bogem mentah.
“gue sangat menyesal karena nggak bisa ikut dengan kalian, karna memang badan gue mengigil kepala sangat berat waktu itu. maafin gue ya yo, sya.” ucap galeh dengan wajah penuh penyesalan.
“sama leh... gue juga nggak bisa ikut waktu itu karna gue juga nggak enak badan dan terlebih anak-anak itu sendirian mereka.” tambah tesya dengan mimik wajah sedih.
Praaaaaaaaaang !!!
Seketika mereka bertiga terhenyak mendengar suara benda pecah dari arah pintu belakang mereka. dengan cepat mereka menoleh kebelakang .
Ternyata selepasnya dari dapur gadis tomboy itu tidak langsung ke kamar nya melainkan mendengarkan pembicaraan mereka.
“kak andrey...!” seru tesya.
Mereka segera beranjak dari tempat duduk nya kemudian menghampiri gadis tomboy itu yang masih berdiri terpaku.
“ayo kak, tesya antar kakak ke kamar, kakak istirahat dulu aja ya. bang rio, galeh tolong kalian bereskan pecahan gelas nya.” ujar tesya sembari memapah tubuh gadis tomboy menuju kamar.
“mulai detik ini juga, kalian jangan ada yang bahas tentang bang panjol atau sekedar menyebut nama nya di rumah ini!” suara tegas risty membuat mario dan galeh terperanjat. tetapi mereka faham apa maksud dan kekawatiran risty.
Setelah membereskan pecahan gelas yang berserak sepanhang ruang tamu, mario dan galeh bergegas meninggalkan rumah ayah sam menuju tempat tinggal mario.
*****
Di ruang santai
“kita ke tempat pemulungan duluan yuk niel, ayah masih mandi kaya'nya belum lagi saparan.” ujar fajar yang sudah selesai bersiap dan masih duduk sejenak di kursi pojok ruang santai.
“yuk... banyak tumpukan karung yang berisikan botol kaleng dan hasil pulungan milik penimbang lain nya kemarin yang belum kita pilihi.” tambah daniel yang segera beranjak dari tempat duduk nya.
__ADS_1
“mas daniel inok ama ely ikut lagi yaa? kan baru satu kali aja ikut nya.” pinta naylla.
“nggak usah nok, sinok sama ely temenin kak andrey aja gih sana di kamar, hibur dia biar cepet sembuh.” tutur daniel yang kemudian berjalan keluar dari ruang santai menuju pintu ruang tamu untuk ke tempat pemulungan.
“ya udah nok, kita ke kamar nya kak andrey yuk.” ajak ely.
Sesampainya di kamar gadis tomboy...
Toook Toook Toook !
“kaak... boleh kami masuk?”
Terdengar suara ketokan dan permintaan masuk yang tidak asing di telinga gadis tomboy maupun tesya.
“iya nok, masuk aja nggak di kunci kok pintu nya.” jawab tesya dari luar kamar.
Kraaaaak !
Setelah pintu terbuka mereka berdua pun segera masuk....
“kak andrey sudah sarapan?” tanya laely setelah mendekat kesamping ranjang gadis tomboy.
Gadis tomboy hanya mengeleng kan kepala dan semakin erat memeluk sebuah Gitar.
“sebentar ya kak, ayo ely.” ucap naylla sembari menarik lengan laely keluar dari kamar.
Ternyata mereka menuju dapur.
“nah udah jadi nok, yuk kita kasih kak andrey.”
“iya ely... semoga kakak suka ya, nanti kita beli lagi di warung sebelah rumah.”
Ternyata mereka berdua membuat kan gadis tomboy itu segelas sereal yang di belinya kemaren di warung sebelah rumah ayah sam.
Sontak tesya dan gadis tomboy terkejut, Gadis tomboy yang di bantu tesya menarik tubuh nya ke atas agar bisa bersandar di ampingan ranjang.
“si si nok, ely....” ucap gadis tomboy itu terharu.
kedua gadis kecil itu lagi-lagi yang membuat nya tersenyum dan terharu. dia nggak menyangka mereka perhatian dan se cerdas itu tanpa ada yang kasih perintah.
“di minum ya kak, di habisin .” ucap laely sambil menyodor kan sereal hangat untuk gadis tomboy.
“te terima ka sih ely.” setelah menerima segelas sereal dari laely gadis tomboy segera meminum nya sampai habis.
“horeeee.... enak kan kak?” tanya mereka dengan sorak gembira.
Ternyata benar, sesaat kemudian tubuh gadis tomboy merasa lebih hangat dan ber energi.
“asalamu' allaikum.... wah wah gadis-gadis ayah sedang apa nih.” tanya ayah sam dari arah pintu yang kemudian masuk dan berjalan mendekati mereka.
“wa'allaikum salam ayah, ini ayah lagi-lagi sinok sama ely berhasil membuat kak andrey tersenyum lagi.” jawab tesya.
Ayah sam tersenyum haru, sejujurnya ayah sam tidak sanggup melihat putri nya itu terpuruk berkepanjangan sehingga membuat kedua matanya berkaca-kaca. tetapi ayah sam mencoba untuk menahan jangan sampai menangis di hadapan gadis tomboy dan yang lain. Sesaat kemudian ayah sam pamit untuk pergi ke tempat pemulungan.
*****
Waktu begitu cepat berlalu....
Tidak terasa jam dinding di tempat pemulungan menunjukan pukul 04.00 sore waktu nya Daniel dan yang lain pulang ke rumah.
“Gar, Jar, Dit... ini malam tahun baru, izin ayah ke jembatan barelang yuuk... kalian tunggu di sini ya biar aku aja yang tanya ayah di tempat penimbangan sana.” ucap daniel.
“eh iya ya.... pasti banyak kembang api nya kaya' tahun lalu ya gar?” sergah fajar gembira.
“tapi... boleh tak sama ayah? jembatan kan jauh banget dari sini.” timpa tegar.
__ADS_1
“pasti di ijinkan, beta percaya itu.” jawab radit.
“Gimana niel?” tanya fajar tak sabar dengan jawaban ayah.
“jawaban ayah....” daniel tidak melanjutkan perkataan nya dan tertunduk sedih.
“yeah... pasti nggak boleh kan niel.” fajar menjatuhkan tubuhnya di atas tumpukan kardus lemas.
“ya sudah tak apa-apa kalau tak boleh. kita pulang saja, setelah mandi kita bisa istirahat dan nonton tivi.” tutur tegar.
“ boleeeeeh....! ayah mengijinkan kita ke jembatan barelang......” seru daniel sembari melempar topi kesayangan nya itu ke atas udara lalu menangkap nya kembali.
“beneran nih ? iyeeeees......” seru fajar .
*Ke-empat bocah tangguh itu akhirnya pulang meninggalkan area pemulungan milik ayah sam .
Sesampainya di halaman rumah ayah sam*....
“loh, itu kak tesya, kak risty, inok sama ely kenapa mereka mondar mandir di teras?”ujar daniel heran.
“kak tesya , kak risty, kakak ber-dua kenapa panik gitu?” tanya fajar.
“kak andrey......” lirih naylla.
“kak andrey kenapa nok?” tanya daniel ikut panik.
“kak andrey ilang dari kamar nya.” jawab risty datar.
“ilang? maksudnya kak andrey.....” daniel menghentikan ucapan nya.
“daniel, fajar, tegar, radit... siang tadi kami ketiduran di depan tivi. terus sore jam 3 pas kami mau mengantar sereal ke kamar nya, kak Andrey udah nggak ada. kami cari kemana - mana nggak ada semua.” terang tesya panik.
“sebelum ayah pulang kita harus menemukan nya. kalau sampai ayah pulang nggak andrey nggak ada pasti ayah tambah stres kepikiran.” ucap risty.
“apa mungkin pergi sama bang mario juga bang galeh ?” tebak daniel.
“jangan - jangan mereka ke jembatan barelang dua tenggok kembang api, ini kan malam taon baru kak.” sergah fajar.
“jembatan barelang??!” seru risty dan tesya saling pandang.
“beta rasa seperti itu kakak....” sela radit.
“ya udah kakak nggak usah pada panik kak, kebetulan kami mau main ke jembatan dua dan kami juga sudah ijin ayah. siapa tau kak andrey memang di sana bersama bang mario juga bang galeh.” terang daniel yang kemudian ijin masuk untuk bersih - bersih diri yang di susul fajar, tegar, dan radit.
*****
Tempat pemberhentian angkutan umum batam centre !
“kiri bang!” pinta gadis tomboy yang kemudian turun dari angkutan tersebut.
Hari semakin gelap, lampu penerang jalan belum keseluruhan di nyalakan.
Ternyata gadis tomboy pergi ke tempat pemberhentian angkutan umum batam centre tempat kecelakaan maut panjol. gadis tomboy melirik arloji nya yang menunjukan pukul 6.30 malam. dengan langkah gontai dia menyusuri trotoar jalan raya itu dan berhenti di sebuah bangku tempat menunggu angkutan.
Gadis tomboy yang berpakain rapi seperti biasa nya menatap tengah jalan di mana kala itu tubuh panjol tergeletak di sana.
style *khas gadis tomboy, kaos oblong celana panjang lutut robek topi terbalik serta sandal jepit lusuh.
kemudian dia bangkit dari duduk nya dan berjalan kearah yang di pandang nya sedari tadi*.
“malam ini.... adalah malam tahun baru, tepat tanggal dan bulan kelahiran elo njol. hari gue mencoba kuat dan datang kesini untuk menjengguk elo. untuk ngucapin Happy birthday ke elo gembel..... untuk kasih kado yang udah gue siapin buat elo. malam ini gue berjanji dan bersumpah,akan membalaskan semua apa yang elo udah alami. orang yang udah memperlakukan elo bak binatang harus menerima apa yang udah elo rasakan.” ucap panjang lebar gadis tomboy dan berakhir dengan tangisan histeris dan sujud simpuh serta Gitar pemberian dari panjol di angkat tinggi ke atas supaya langit menjadi saksi janji dan sumpah nya.
Orang-orang yang melintas di jalan itu terheran melihat tingkah gadis tomboy
BERSAMBUNG ☆☆☆☆☆
__ADS_1