
ANDREYTOM AND THE GANK SEMAKIN GANAS !!
...Part Dua...
Setelah perjalanan kurang lebih dua jam akhirnya mereka ber-tiga sampai di tempat yang di tuju ....
“kiri...kiri... kiri bang!” mendadak gadis tomboy memberhentikan mobil angkutan umum yang melaju di atas kecepatan normal itu secara tiba-tiba....
Ciiiiiiiiiiit!!!
“Alamak! macem mana pulalah kau ini nya??! masih depan sana pangkalan, kenapa mendadak memberhentikan abang di sini?” seru sopir angkutan umum tersebut, sambil mengerem mobilnya dan meminggirkannya dengan wajah garang.
“heeh bang... harus nya di perempatan tadi abang belok kiri lalu lurus belok kanan jalan, di situ pangkalan yang kami maksud!!! kenapa abang malah lurus, muter lagi ...belok lagi, maksud abang apa???”
kesal gadis tomboy yang kemudian keluar dari angkutan itu menyusul galeh juga mario yang sudah turun terlebih dahulu, dan pintu mobil pun di tutupnya dengan kasar. setelah ongkos di bayarkan kepada sopir angkutan umum dengan nominal sesuai yang di janjikan, tetapi sopir tersebut meminta lebih ke gadis tomboy . ia pun berlalu dengan rasa dongkol dan ngedumel di dalam hati juga sanubari, bahkan sampai keluar mulut sebagai umpatan kekesalan nya......
“gila ya tuh sopir!! hampir dua jam loh kita di puterin nggak jelas... kenapa kita bisa ketiduran barengan gitu sih rio galeh???”
“sorry kak, gue juga nggak tau kenapa bisa ketiduran gitu.” ujar galeh.
“iya sumpah... rasa-rasanya kaya' di sirep tidur gitu.” tambah mario ikut kesal.
Ketika mereka ber-tiga sedang menggungkapkan kekesalan nya kepada sopir angkutan tadi, tiba-tiba terdengar bunyi sirine mobil polisi dari kejauhan, tepatnya dari arah depan mereka berjalan. secepat kilat mereka pun memutar balik arah jalan mereka dan segera bersembunyi di rerimbunan ujung jalan tersebut.
Terlihat dari balik dedaunan juga ranting tempat mereka bersembunyi, melintas sebuah mobil polisi yang identik dengan warna abu-abu, dengan livery polisi yang tertulis di bagian kap mesin mobil di samping badan mobil . Selepas kepergian mobil polisi tersebut, mereka seperti faham bahwa aksi nya sudah tercium polisi di waktu dini hari.
“rio, galeh... mereka udah lewat, untung kita belum beraksi. berarti ada untung nya juga kita di puter-peterin hampir dua jam sama tuh sopir.” ujar gadis tomboy lirih.
“kira-kira mereka balik lagi nggak ya kak?” tanya mario was-was.
“sebaiknya kita siap-siap dari atas sana kak, sekarang! kita nggak punya banyak waktu keburu pagi.” ujar galeh yang sudah keluar dari rerimbunan, dan berlari menyebrangi jalan menuju bukit kecil gelap nan lebat yang berada di kiri jalan tersebut.
Tanpa menunggu lama, gadis tomboy juga mario segera menyusul galeh menyebrang jalan, kemudian naik ke atas bukit kecil untuk menyiapkan segala sesuatu nya yang di butuhkan saat beraksi. kali ini mereka harus super hati-hati, karena polisi sedang patroli memburu mereka Pelaku Pembegalan Mobil Mewah !
“kali ini kita harus waspada dan siaga, karna polisi sudah curiga tempat ini.” peringatan dari gadis tomboy.
__ADS_1
Arloji di tangan kiri gadis tomboy sudah menunjukan pukul 12.45 malam.
Dingin, sunyi, dan sepinya malam tak mereka rasakan. hanya dendam membara dan membabi buta yang ada di benak dan pikiran mereka atas satu nyawa yang terenggut paksa tanpa pengakuan dosa.
Dan hukum kemana?
Keadilan dimana?
Mereka tak peduli... karna hanya rakyat jelata yang berduka, hanya nyawa seorang pengamen jalanan bukan pejabat atau kalangan petinggi yang punya martabat dan kekuasaan .
kepuasan mereka saat ini jika bisa mendapatkan target mangsa sesuai ekspetasi mereka, apalagi sampai bisa menyiksanya, sungguh kepuasan tersendiri bagi mereka ber-tiga. Dan ketika melihat mobil polisi patroli malam ini, nyali mereka serasa di tantang.
dan semuanya itulah yang ada dibenak dan pikiran mereka saat ini, Tanpa mengenal ampun!!!
Selang beberapa saat, dari kejauhan terlihat sebuah mobil sedan BMW C240 Blue Color melintas sangat pelan, Kemudian berhenti di pinggiran trotoar . Dalam hitungan detik, pintu sebelah kanan di buka dan keluarlah sang pengemudi mobil tersebut, seorang laki-laki muda tinggi tampan berbalut hem putih stelan jas hitam sepatu kulit sepadan, yang di susul dari pintu depan sebelah kiri seorang gadis cantik nan menawan berbalut kan gaun putih bersanggulkan bunga melati di atas kepala yang sudah tak rapi lagi....
“malam ini harusnya menjadi malam kebahagian kita, tapi semua jadi hancur berantakan karena keegoisan dan kecerobohan papa kamu!!!” seru laki-laki itu meluapkan kekesalannya.
Gadis tomboy, mario juga galeh mengendap pelan mendekat kearah mereka di balik rerimbunan bukit!
Jalanan sangat sepi! Arloji di tangan kiri gadis tomboy sudah berputar ke jarum pendek di angka satu dan jarum panjang di angka tiga puluh lima. mereka terus mendekat kesumber swara pasangan pengantin yang mungkin belum sempat malam pertama.....
“kenapa kau selalu menggungkit hal itu??? aku sudah rela membakar mobil itu untuk menghilangkan jejak supaya tidak tercalak polisi! sudah jangan ungkit lagi! biarlah jalanan ini menjadi kenangan pahit yang sangat mengerikan di kala itu. kita akan tinggalkan pulau batam kita akan menghabiskan masa tua kita di Singapore!” ucap pelan Lelaki muda itu yang hampir tak kedengaran oleh telinga mereka ber-tiga.
“apa yang mereka bahas kak?” tanya galeh berbisik. lalu kembali mendengarkan percakapan mereka dengan seksama......
“bang sebaiknya kita tinggal kan tempat ini! jangan sampai kebodohan kita ini di lihat orang. dan jangan sampai pula uang puluhan juta kita sia-sia untuk membungkam dan membungkus rapat kasus dua minggu yang lalu! bang.... ra.. ra rasa-rasanya, tubuh aa aku masih...bergetar menggingat pe..peristiwa dini hari ii itu!” ucap gadis itu terbata-bata.
“tunggu tunggu tunggu...aapa, maksud pembicaraan mereka? Membungkam dan membungkus kasus rapat-rapat ... dua minggu yang lalu.... peristiwa dini hari! Rio, Galeh... ja jangan-jangan mereka......???” umpat gadis tomboy mencoba memperjelas percakapan pasangan pengantin itu yang di dengarnya kepada mario juga galeh.
“nggak salah lagi, bangsat.... bajingan!!! ayo kak....galeh, sekarang!” ternyata mario juga bisa mendengar dengan jelas apa yang di ucapkan pengantin perempuan itu.
“cukup! masuk mobil.... kita harus tinggalkan tempat ini untuk selama-lamanya! anggap ini yang terakhir kalinya kita melintas jalan ini, karna di depan sana..... aaah sudahlah kita putar balik saja. kita nggak boleh melintasi jalan itu, buruan naik!” perintah laki-laki itu. baru saja kaki mereka melangkah tiba-tiba......
“mau kemana kalian?” suara lantang gadis tomboy.
“Dasar bangsat...bajingan kalian!!” maki mario.
__ADS_1
Andretytom And The Gank Beraksi!
Dengan memakai pakaian aksi mereka yang serba hitam, dan tak ketinggalan cadar penutup yang hanya terlihat kedua buah mata mereka, ketiga nya siap menyergap. dengan kilat bak seribu bayangkan yang berayun di atas ratusan ranting-ranting , terambing pesat dan terhempaskan di hadapan pecundang ****** pelenyap nyawa manusia.
“sii siiiapa kalian?” tanya pengantin lelaki itu.
“nggak usah banyak tanya!!! serahkan barang-barang kalian, semua!” titah sang penguasa jalan raya setiap dini hari itu AndreyTom And The Gank.
Tugas pun berbagi, gadis tomboy menyekap pengantin perempuan, mario bagian pengantin lelaki sedangkan galeh mengeledah isi mobil mereka dan menguras kemudian di masukan kedalam sebuah tas punggung besar .
lalu galeh kembali kemereka dan membantu mario.
“jangan kalian pikir gue tuli dengan apa yang sudah kalian bicarakan tadi, dasar Pembunuh!!! katakan sekali lagi atau, nasib kalian bakal sama seperti orang yang sudah kalian hilangkan nyawanya, di jalan depan sana area pangkalan dini hari secara sadis dan kalian tinggalkan begitu saja bangsat!!” maki dan amarah mario hilang kendali pelampiaskan hilangnya sebuah nyawa seorang sahabat yakni Panjol Dijatmoko!
“aaa apa maa maaksud kalian? ka kalian ini siapa?” tanya pengantin lelaki itu panik.
kepanikan pengantin lelaki itu membuat kecurigaan Andreytom And The Gank tidak salah lagi,kalau dialah orang yang mereka cari selama ini! di tambah tubuh pengantin lelaki itu bergetar ketakutan. sekuat mungkin pengantin lelaki itu berontak dari cekalan mario juga galeh yang sangat kuat dan tiada ampun itu.
Sedangkan gadis tomboy membekap pengantin perempuan yang terus menangis dan memohon-mohon untuk di lepaskan karena mereka salah orang...............
“hahahaha.... apa, loe bilang gue salah orang?
heh, pendegaran kami masih normal bodoh!” gertak gadis tomboy, yang sesekali menarik rambut gadis pengantin itu, sehingga sanggul melati yang menghiasi separuh rambut gadis pengantin itu terlepas.
“aa aaaauuu sakit.” rintih gadis pengantin itu.
“hai...jangan kau sakiti istri ak.....” seru pengantin lelaki yang kemudian langsung di bungkam mulutnya oleh galeh dan mario.
“diam bangsat! tidak usah mengatur-ngatur kami.” ujar mario sembari melayangkan bogem mentah kewajah tampan pengantin lelaki berdarah minang itu yang membuat nya meringgis kesakitan.
“wooy...itu mereka!! brandal begal mobil-mobil mewah itu.........!!!” seru salah satu warga mengisaratkan ke warga yang melintas di jalan itu. jalanan sepi hanya satu dua orang saja yang merespon seruan seorang warga itu.
Secepat kilat Mario mengoreskan senjata yang untuk menodong ke lengan pengantin lelaki yang berbalut jas tebal, hingga jas tersebut sobek dan melukai sedikit kulit pengantin lelaki itu. kemudian di tendangnya lelaki itu kebelakang sampai terhuyung.
“kabuuuuuuur!!! seru gadis tomboy yang sekonyong-konyong melempar tubuh munggil gadis pengantin kearah depan dan terbentur ke mobil mewah milik pasangan pengantin itu sendiri .
BERSAMBUNG☆☆☆☆
__ADS_1